TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Turki Dituduh ‘Palsukan’ Angka Harian Kasus Covid-19

Turki Dituduh ‘Palsukan’ Angka Harian Kasus Covid-19

By William Putra Wijaya
3 Oktober 2020
478
0
Turki Dituduh ‘Palsukan’ Angka Harian Kasus Covid-19

TIKTAK.ID – Pemerintah Turki dituduh menyembunyikan kondisi sebenarnya wabah virus Corona negara itu setelah Menteri Kesehatan mengungkapkan bahwa angka Covid-19 harian yang diterbitkan oleh kementeriannya hanya mencerminkan pasien dengan gejala dan tidak semua kasus positif.

Menteri Fahrettin Koca mengakui pada konferensi pers Rabu (30/9/20) malam, bahwa sejak 29 Juli, Turki telah melaporkan jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit atau di rumah mereka. Hitungan itu tidak termasuk kasus positif tanpa gejala, katanya. Dia mengabaikan pertanyaan tentang jumlah kasus virus Corona positif baru per hari, dan indikator utamanya.

“Kami berbicara terkait orang dengan gejala. Kami berikan ini sebagai jumlah pasien harian,” katanya kepada wartawan, seperti yang dilaporkan The Associated Press.

Pengungkapan itu menyebabkan protes di media sosial, dengan orang-orang meminta Pemerintah untuk mengungkapkan penyebaran sebenarnya dari virus Corona di antara populasi 83 juta jiwa di negara itu. Tagar yang menanyakan “#BerapaJumlahKasusnya?” dalam bahasa Turki menjadi tren pada Kamis (1/10/20) di Twitter.

Pengakuan Menteri tersebut disampaikan setelah seorang legislator oposisi, Murat Emir mengklaim bahwa jumlah sebenarnya dari infeksi baru setiap hari di Turki adalah 19 kali lipat lebih tinggi daripada angka harian yang dilaporkan oleh Pemerintah Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan.

Koca membantah klaim tersebut, dan bersikeras bahwa semua informasi yang diterbitkan pada tabel yang menunjukkan jumlah virus Corona harian di Turki adalah “benar.”

Pada Kamis ini, Emir meminta Koca untuk berhenti mengeluarkan data virus Corona harian dengan mengatakan, “Tidak ada yang percaya. Tidak memiliki nilai ilmiah. Tidak ada yang menganggapnya serius.”

“Pemerintah berjuang melawan angka-angka itu alih-alih memerangi wabah,” katanya.

Asosiasi Medis Turki, yang selama berbulan-bulan menuduh Pemerintah tidak melaporkan kasus yang sesungguhnya, menyerukan transparansi. Kelompok itu mempertanyakan data harian virus Corona setelah Pemerintah pada 29 Juli lalu mengubah kata-kata penghitungan dari “kasus” menjadi “pasien.”

“Anda gagal memimpin proses secara transparan. Anda menyembunyikan kebenaran. Anda gagal mencegah penyebaran,” kata kelompok itu.

Sebnem Korur Fincanci yang mengepalai asosiasi men-tweet: “Kebenaran adalah hak kami”.

Pemerintah pada hari Rabu melaporkan 1.391 “pasien” virus Corona baru dan 65 kematian. Sejak pandemi dimulai, Turki mengatakan 318.000 penduduk telah terinfeksi dan 8.195 orang meninggal dunia.

Para ahli mengatakan jumlah yang dilaporkan di semua negara mengecilkan jumlah sebenarnya dari pandemi, karena pengujian yang terbatas, kasus yang terlewat, gangguan data oleh beberapa Pemerintah dan faktor lainnya.

TagsAngka HarianBerita Dunia Hari IniFahrettin KocaKasus Covid-19Turki

Related articles More from author

  • Presiden Erdogan Mendatangi Gedung Putih
    Internasional

    Babak Baru Akhir Perseteruan Erdogan-Trump

    15 November 2019
    By William Putra Wijaya
  • Ribuan Orang Ikuti Pemakaman Korban Demonstrasi Kudeta Militer di Myanmar
    Internasional

    Ribuan Orang Ikuti Pemakaman Korban Demonstrasi Kudeta Militer di Myanmar

    23 Februari 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Setelah 240 Hari, Australia Bebas dari Kebakaran
    Internasional

    Setelah 240 Hari, Australia Bebas dari Kebakaran

    5 Maret 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Dua Orang Alami Efek Samping Usai Terima Vaksin Covid-19 di Inggris
    Internasional

    Dua Orang Alami Efek Samping Usai Terima Vaksin Covid-19 di Inggris

    10 Desember 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Demonstrasi Terus Berkobar Meski Presiden Sri Lanka sudah Kabur
    Internasional

    Demonstrasi Terus Berkobar Meski Presiden Sri Lanka sudah Kabur

    19 Juli 2022
    By Bagas F Sinaga
  • Tiga Spa di AS Diserang, Delapan Orang Tewas
    Internasional

    Tiga Spa di AS Diserang, Delapan Orang Tewas

    18 Maret 2021
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra-PDIP Turun, PKS Justru Naik
    Nasional

    Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra-PDIP Turun, PKS Justru Naik

  • Battle of Satria Dewa: Game Tempur Online Citarasa Indonesia
    Teknologi

    Battle of Satria Dewa: Game Tempur Online Citarasa Indonesia

  • Cak Imin Sebut Jokowi Bolak-Balik Tanyakan Soal Perkembangan Pencapresan
    Nasional

    Cak Imin Sebut Jokowi Bolak-Balik Tanyakan Soal Perkembangan Pencapresan

  • JATAM Sebut Pengawalan Kemah Jokowi Berlebihan dan Kuras Dana Negara
    Nasional

    JATAM Sebut Pengawalan Kemah Jokowi Berlebihan dan Kuras Dana Negara

  • TKD Prabowo-Gibran Optimis Raup 55 Persen Suara di DKI
    Nasional

    TKD Prabowo-Gibran Optimis Raup 55 Persen Suara di DKI

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.