TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Rezim Zionis Danai Kelompok Anti-Muslim, Anti-Palestina dan Pro-Israel di AS dan Seluruh Dunia

Rezim Zionis Danai Kelompok Anti-Muslim, Anti-Palestina dan Pro-Israel di AS dan Seluruh Dunia

By William Putra Wijaya
6 September 2020
757
0
Rezim Zionis Danai Kelompok Anti-Muslim, Anti-Palestina dan Pro-Israel di AS dan Seluruh Dunia

TIKTAK.ID – Rezim Zionis Israel dilaporkan membiayai kelompok anti-Muslim di Amerika Serikat untuk melawan para pegiat pro-Palestina dan gerakan Boikot, Divestasi, Sanksi (BDS) dengan cara memberi dana hibah kepada mereka.

Dilansir Middle East Monitor, Jumat (4/9/20), menurut dokumen yang diperoleh oleh majalah Yahudi-AS, Forward, melalui permintaan Undang-Undang Kebebasan Informasi mengungkapkan bahwa Kementerian Urusan Strategis Israel telah mengirim dana sebesar US$40 ribu atau sekitar Rp589,2 juta ke organisasi Zionis Kristen yang bermarkas di Tennessee.

Organisasi itu berada dalam daftar pantauan Pusat Hukum Kemiskinan Selatan (SPLT) dan dinilai masuk ke dalam kategori kelompok penebar kebencian.

SPLT adalah sebuah organisasi advokasi hukum nirlaba AS yang mengkhususkan diri pada hak asasi manusia dan litigasi kepentingan masyarakat. Organisasi itu telah menyusun daftar dari kelompok-kelompok anti-Muslim.

Dalam daftar itu, banyak di antaranya merupakan pendukung setia rezim Israel.

“Kelompok-kelompok ini sering memperdagangkan teori konspirasi yang melibatkan infiltrasi Pemerintah oleh ekstremis Islam. (Mereka) memperingatkan bahwa sistem hukum AS sedang ditumbangkan oleh hukum Syariah dan secara umum menggambarkan Muslim sebagai potensi ancaman teroris,” ujar SPLT.

Kelompok Zionis Kristen Amerika, Proklamasi Keadilan bagi Bangsa-bangsa (PJTN), termasuk dalam 40 atau lebih kelompok anti-Muslim. PJTN melakukan lobi untuk menentang ajaran Islam di sekolah-sekolah AS.

PJTN menyatakan bahwa anak-anak telah diindoktrinasi ke dalam agama Islam. Ini berdasarkan petisi di situs webnya yang memprotes “Kurikulum Akses Islam di sekolah-sekolah AS”.

Majalah Forward melaporkan bahwa hibah kepada PJTN adalah bagian dari dorongan yang lebih luas oleh Kementerian untuk mendukung kelompok-kelompok pro-Israel yang memerangi gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi (BDS) di AS.

Persetujuan dana dari rezim Israel untuk PJTN menyoroti hubungan antara kelompok pro-Israel dan meningkatnya kebencian anti-Muslim secara global selama dua dasawarsa terakhir.

Upaya ini sering digambarkan sebagai “industri Islamofobia”. Jumlah kelompok yang menebar kebencian terhadap umat Muslim dan Islam juga telah meningkat secara eksponensial sejak serangan teror terhadap Gedung Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) di New York pada 11 September 2001.

Sebuah makalah yang ditulis oleh Hilary Aked pada 2015 menyimpulkan bahwa ada “keterkaitan yang tak terbantahkan” antara Zionisme sayap kanan dan Islamofobia.

Makalah tersebut berusaha mengidentifikasi sumber meningkatnya kebencian anti-Muslim di seluruh dunia dan menemukan pendanaan terkait Israel dari donor “industri Islamofobia” menjadi faktor yang berkontribusi secara dominan.

TagsAmerika SerikatAnti-MuslimAnti-PalestinaBerita Dunia Hari IniIsraelPro-Israelrezim ZionisYahudi

Related articles More from author

  • Digerebek Polisi, Senator Brasil Sembunyikan Uang dalam Celana
    Internasional

    Digerebek Polisi, Senator Brasil Sembunyikan Uang dalam Celana

    16 Oktober 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Meski Mengecam, Namun Jerman Mengaku Masih Butuh Rusia
    Internasional

    Meski Mengecam, Namun Jerman Mengaku Masih Butuh Rusia

    11 Maret 2022
    By William Putra Wijaya
  • Johan Carlson
    Internasional

    Politisi dan Pejabat Swedia Ramai-ramai Tertangkap Basah Langgar Protokol Kesehatan

    30 Januari 2021
    By William Putra Wijaya
  • Dinobatkan sebagai Pemenang Pemilu AS, Joe Biden: Kini Saatnya Membuka Halaman Baru
    Internasional

    Dinobatkan sebagai Pemenang Pemilu AS, Joe Biden: Kini Saatnya Membuka Halaman Baru

    16 Desember 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Sekitar 20 Tentara India Tewas Akibat Bentrok dengan China di Perbatasan
    Internasional

    Sekitar 20 Tentara India Tewas Akibat Bentrok dengan China di Perbatasan

    17 Juni 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Beijing Sebut UU Keamanan adalah Hadiah Ulang Tahun ke-23 Hong Kong
    Internasional

    Beijing Sebut UU Keamanan adalah Hadiah Ulang Tahun ke-23 Hong Kong

    2 Juli 2020
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Polisi Belum Periksa Munarman Soal Temuan Benda Mencurigakan di Depok
    Nasional

    Polisi Belum Periksa Munarman Soal Temuan Benda Mencurigakan di Depok

  • Dituding Sengaja Atur Penetapan 1 Ramadan, Begini Bantahan PBNU
    Nasional

    Dituding Sengaja Atur Penetapan 1 Ramadan, Begini Bantahan PBNU

  • Habib Rizieq Datangkan Refly Harun sebagai Saksi Ahli dalam Sidang Kasus Kerumunan
    Nasional

    Habib Rizieq Datangkan Refly Harun sebagai Saksi Ahli dalam Sidang Kasus Kerumunan

  • Houssem Aouar
    Olahraga

    Dibidik Liverpool dan Juventus, Lyon Tegaskan Houssem Aouar Tak akan Hengkang

  • Sudah 3 Minggu Isolasi Tak Kunjung Sembuh, Epidemiolog Sebut Kemungkinan Anies Baswedan Stres
    Nasional

    Sudah 3 Minggu Isolasi Tak Kunjung Sembuh, Epidemiolog Sebut Kemungkinan Anies Baswedan Stres

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.