Tag: Zinedine Zidane

  • Zinedine Zidane Jadi Pelatih Baru PSG?

    Zinedine Zidane Jadi Pelatih Baru PSG?

    TIKTAK.ID – Belakangan ini ramai beredar isu mengenai Zinedine Zidane bakal menjadi pelatih baru Paris Saint-Germain (PSG) untuk menggantikan Mauricio Pochettino pada musim ini.

    Untuk diketahui, kontrak Pochettino bersama PSG memang masih tersisa satu tahun. Walaupun pelatih asal Argentina tersebut mengaku yakin kalau PSG tidak akan melepasnya, namun rumor Zidane melatih Les Parisiens tetap muncul.

    Kabar mengenai Zidane akan menjadi pelatih baru PSG, kali pertama diungkap oleh Daniel Riolo, jurnalis RMC Sport. Sekadar informasi, Riolo juga yang pertama menyatakan Lionel Messi akan bergabung dengan PSG tahun lalu.

    Manajemen PSG pun disebut-sebut tengah mempertimbangkan untuk merekrut Zidane yang sudah tidak melatih sejak meninggalkan Real Madrid pada 2021 silam.

    Mengutip AS, Zidane diklaim telah mengatakan siap menerima tawaran dari PSG, karena pelatih terbaik dunia pada 2017 tersebut memiliki ambisi untuk melatih Timnas Prancis setelah menangani PSG.

    Sebetulnya rumor soal Zidane menjadi pelatih baru PSG telah muncul sejak Neymar dan kawan-kawan dikalahkan oleh Madrid pada babak 16 besar Liga Champions, Maret lalu.

    Sementara itu, dukungan Zidane untuk melatih PSG juga muncul dari dalam negeri. Bahkan Presiden Prancis, Emmanuel Macron menyampaikan harapannya agar Zidane dapat melatih klub besar di Ligue 1. Dia lantas menilai profil klub yang cocok dengan Zidane adalah PSG.

    “Tidak, saya belum berbicara dengan Zidane. Namun saya mengagumi dia, sebagai pemain dan pelatih. Dia berhasil menang tiga kali Liga Champions bersama Real Madrid. Hal itu sesuatu yang diinginkan klub-klub Prancis. Jadi saya ingin dia kembali untuk mempromosikan Prancis,” tutur Macron, seperti dikutip CNN Indonesia dari Marca.

    “Saya berharap, demi dampak positif sepak bola Prancis dan Prancis, Zidane dapat kembali dan melatih klub besar Prancis, itu akan hebat,” imbuh Macron.

    Namun kabar Zidane akan jadi pelatih PSG langsung dibantah oleh penasihat Zidane, Migliaccio. Pada Fabrizio Romano, Migliaccio menegaskan bahwa kabar merapatnya Zidane ke PSG tidak berdasar.

    “Semua rumor mengenai kesepakatan dengan PSG ini tidak berdasar. Baik Zinedine maupun saya tak dihubungi langsung oleh pemilik PSG,” jelas Migliaccio.

    “Saya satu-satunya yang diizinkan berbicara untuk Zidane dan mewakilinya. Mulai hari ini,” sambungnya.

  • Pemilik Man Utd Lebih Suka Zidane Dibanding Conte

    Pemilik Man Utd Lebih Suka Zidane Dibanding Conte

    TIKTAK.ID – Keluarga Glazer sebagai pemilik Manchester United disebut-sebut lebih menyukai Zinedine Zidane daripada Antonio Conte sebagai pengganti Ole Gunnar Solskjaer.

    Untuk diketahui, saat ini nasib Solskjaer dalam pertaruhan. Pasalnya, Man United kalah dengan skor 1-2 dari klub Swiss, Young Boys pada laga pertama babak grup Liga Champions, Rabu (15/9/21) dini hari WIB.

    Kekalahan tersebut pun menjadi yang ketujuh bagi Man Utd dari 11 pertandingan Liga Champions selama di tangan Solskjaer, sejak ia menggantikan Jose Mourinho. Namun petinggi Setan Merah tampaknya tidak dapat menerima hasil buruk tersebut di Liga Champions. Hal itu karena saat ini Man United memiliki skuad terbaik.

    Seperti dilansir CNN Indonesia, kembali beredar rumor mengenai Solskjaer sudah dekat dengan pintu keluar Man Utd. Pelatih asal Norwegia itu memang sudah bersama klub sejak akhir 2018 sebagai pelatih interim. Namun sejak dilantik sebagai pelatih tetap pada Maret 2019 hingga saat ini, Solskjaer tidak kunjung memenangkan gelar.

    Lantas nama pelatih asal Italia, Antonio Conte, dikabarkan bakal menjadi calon kuat pengganti Solskjaer, bila memang dipecat Man Utd. Terdapat pula nama mantan pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane.

    Akan tetapi, mengutip Calciomercato, keluarga Glazer selaku pemilik Man Utd mengklaim lebih senang jika The Red Devils mendapatkan Zidane ketimbang Conte. Sebab, Zidane mempunyai rapor juara di Spanyol dan Liga Champions. Dia juga memiliki permainan menyerang, sehingga dinilai lebih cocok dengan komposisi skuad MU saat ini.

    Tidak hanya itu, Zidane pun dekat dengan sejumlah bintang Man United seperti Cristiano Ronaldo, Raphael Varane, dan Paul Pogba. Kemudian syarat lain yang telah dipenuhi oleh Zidane sebagai calon pelatih Man United yaitu pelatih asal Prancis tersebut sarat juara, baik di level klub maupun ketika masih menjadi pemain.

    Lebih lanjut, di luar Conte dan Zidane, pelatih Leicester City Brendan Rodgers juga diketahui masuk dalam bursa calon pengganti Solskjaer di MU. Rodgers dianggap memiliki permainan yang disukai oleh manajemen dan suporter Man Utd.

  • Zinedine Zidane Resmi Mundur, Ini Nama Calon Pelatih Baru Real Madrid

    Zinedine Zidane Resmi Mundur, Ini Nama Calon Pelatih Baru Real Madrid

    TIKTAK.ID – Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, dikabarkan telah resmi mundur, meski kontraknya masih tersisa satu tahun.

    Meski Madrid belum secara resmi mengumumkan kepergian Zidane, namun nama sejumlah calon pelatih pengganti Zidane sudah muncul.

    Seperti dilansir CNN Indonesia, berikut ini tiga calon pelatih baru Madrid pengganti Zidane:

    1. Antonio Conte
      Conte disebut-sebut merupakan salah satu kandidat kuat pengganti Zidane di Madrid. Menariknya lagi, rumor Zidane sudah mundur dari Madrid muncul beberapa jam usai Conte resmi mundur dari Inter Milan.

    Jika dibandingkan dengan dua kandidat yang lain, Conte memiliki pengalaman lebih lengkap. Pelatih berusia 51 tahun ini sempat sukses melatih di Liga Inggris bersama Chelsea dan pernah melatih Timnas Italia.

    Conte pun sukses membawa Chelsea menjadi juara Premier League pada 2017 dan menjadi juara Piala FA di tahun berikutnya.

    1. Massimiliano Allegri
      Perlu diketahui, Allegri sudah tidak melatih sejak meninggalkan Juventus pada 2019 silam. Mantan pelatih AC Milan dan Cagliari tersebut pun pernah dihubungkan melatih Madrid dan sejumlah klub Premier League dalam beberapa musim terakhir.

    Allegri sempat menjadi kandidat kuat pengganti Zidane, saat meninggalkan Madrid pada 2018 silam. Kini, pelatih berusia 53 tahun itu pun kembali menjadi calon pengganti Zidane di Los Blancos.

    Meski begitu, ternyata bukan hanya Madrid yang dikabarkan menginginkan Allegri. Sebab, ia juga dikabarkan berpeluang menjadi pengganti Andrea Pirlo di Juventus dan Conte di Inter Milan.

    1. Raul Gonzalez
      Raul dianggap merupakan opsi terakhir, bila Madrid gagal mendapatkan Conte atau Allegri. Legenda Madrid tersebut kini melatih Real Madrid Castilla. Ia bahkan sudah menjadi pelatih tim akademi Madrid sejak 2018.

    Raul disebut-sebut dapat dengan mudah diterima oleh pendukung Madrid, karena memiliki sejarah panjang dengan klub Ibu Kota itu. Raul adalah pemain jebolan Madrid dan meraih banyak sukses sebagai pemain di El Real di sepanjang 1994 sampai 2010.

    Akan tetapi, jika dibandingkan dengan dua kandidat lainnya, Raul yang paling tidak difavoritkan. Pasalnya, pria berusia 43 tahun ini tidak mempunyai pengalaman melatih secara profesional di level teratas.

  • Didesak Lengser dari Real Madrid, Zinedine Zidane Menolak

    Didesak Lengser dari Real Madrid, Zinedine Zidane Menolak

    TIKTAK.ID – Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, diketahui menolak meninggalkan klubnya, meski tekanan agar ia lengser tengah santer berhembus. Zidane mengatakan enggan menyerah untuk membangkitkan El Real.

    Sebelumnya, Madrid telah bertandang ke Estadio Alcoraz markas Huesca untuk bertanding dalam LaLiga, Sabtu (6/1/21) malam WIB. Pada laga tersebut, El Real kemungkinan besar akan dapat kembali didampingi oleh Zinedine Zidane.

    Pelatih asal Prancis tersebut pun sudah bisa kembali memimpin latihan Madrid, setelah dinyatakan negatif Covid-19.

    Zidane sendiri sempat positif Covid-19, yang mengakibatkan ia tidak bisa berada di tepi lapangan dalam dua laga terakhir.

    Seperti dilansir Detik.com, Zidane langsung memikul tugas berat di laga kontra Huesca nanti. Pasalnya, Zidane dituntut agar dapat membangkitkan Los Blancos yang hanya sekali menang dalam lima laga terakhir.

    Perlu diketahui, saat ini posisi Madrid turun ke peringkat ketiga, akibat digusur oleh Barcelona. Sebenarnya Madrid meraih poin yang sama dengan El Barca, yakni 40 angka. Namun mereka kalah di selisih gol. Selain itu, Sergio Ramos dkk juga terpaut 10 angka dari Atletico Madrid pada puncak klasemen.

    Akibat situasi sulit tersebut, beredar isu mengenai sejumlah pihak meminta Zidane dipecat. Meski begitu, tampaknya tekanan itu tidak lantas membuat Zidane ciut.

    Zidane pun menyatakan bahwa dirinya tidak akan menyerah begitu saja dengan situasi ini. Ia berjanji akan berusaha lebih keras untuk membawa Madrid kembali ke jalur kemenangan. Untuk itu, lanjutnya, Madrid wajib meraih tiga angka di laga kontra Huesca.

    “Saya tidak mengetahui apa yang nanti akan terjadi, tapi kami pantas menyelesaikan musim dengan skuad saat ini,” jelas Zidane, mengutip Marca.

    “Terdapat banyak kabar yang beredar mengenai pergantian pelatih dan sebagainya. Namun saya tidak paham karena saya orang yang beruntung. Jika orang ingin saya pergi, maka saya tidak akan pergi, begitu pula para pemain,” ucap Zidane.

    “Selain itu, ada banyak kabar soal situasi yang tidak mengenakkan ini. Kami tidak dalam kondisi terbaik kami, itu memang benar, tetapi kami sudah bertekad untuk mengubah situasi,” imbuhnya.

  • Real Madrid Kalahkan Atletico Madrid, Zidane Tokcer di Derby Madrid

    Real Madrid Kalahkan Atletico Madrid, Zidane Tokcer di Derby Madrid

    TIKTAK.ID – Real Madrid diketahui berhasil mengalahkan Atletico Madrid pada pertandingan pekan ke-13 Liga Spanyol. Hasil tersebut pun membuktikan bahwa pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane memang tokcer di Derby Madrid.

    Sebelumnya, laga panas tersaji di pekan ke-13, ketika Real Madrid menjamu Atletico Madrid di Estadio Alfredo Di Stefano, pada Minggu (13/12/20) dini hari WIB. Namun kedua tim itu datang dalam kondisi berbeda.

    Real Madrid sempat menjadi sorotan akibat terseok-seok di liga dan Liga Champions. Hal itu sebelum Real Madrid mengemas dua kemenangan di dua laga terakhirnya melawan Sevilla dan Borussia Moenchengladbach.

    Sedangkan Atletico Madrid masih belum terkalahkan di 11 laga terakhir, sejak dilumat Bayern Munich dengan skor 0-4. Pasukan Diego Simeone pun sedang memimpin klasemen Liga Spanyol.

    Seperti dilansir Detik.com, pertandingan pada Minggu dini hari itu rupanya menjadi milik Real Madrid. Pasukan Zidane sukses melesakkan dua gol kemenangan melalui masing-masing Casemiro dan bunuh diri kiper Atletico Madrid, Jan Oblak.

    Untuk Zidane sendiri, kemenangan ini bukan hanya membawa Real Madrid terus membaik dari laga ke laga. Melainkan pelatih asal Prancis tersebut juga bisa membuktikan bahwa dirinya tokcer di laga derby.

    Opta menyebut Zidane tak terkalahkan di tujuh laga Derby Madrid melawan sang rival sekota. Rinciannya yakni tiga kemenangan dan empat hasil imbang diraihnya.

    Catatan tersebut lantas membuat Zidane menyamai capaian pelatih Real Madrid sebelumnya, yaitu Luis Molowny, yang melakukannya pada periode Maret 1974 hingga Februari 1986.

    Sementara bagi Real Madrid, tambahan tiga poin itu akan mengantarkan mereka naik ke posisi tiga klasemen Liga Spanyol dengan perolehan 23 poin dari 12 laga. Di sisi lain, Atletico masih memimpin dengan 26 poin dari 11 laga.

    Perlu diketahui, Zidane melewati musim 2019/2020 dengan gelar La Liga, namun gagal di Liga Champions. Pada musim 2020/2021 pun masih berjalan sulit bagi Zidane, karena Madrid kalah dua laga beruntun, lawan Cadiz dan Shakhtar.

    Setelah itu beredar rumor mengenai pemecatan Zidane. Akan tetapi, Real Madrid berhasil bangkit dengan menang 1-3 dari Barcelona.

    Tidak sampai di situ, kabar pemecatan Zidane kembali mencuat usai kalah dari Shakhtar. Meski begitu, Zidane kembali selamat akibat menang atas Sevilla, Gladbach, dan lolos ke babak 16 Besar Liga Champions.

  • Pertandingan Lawan Sevilla Tentukan Nasib Zidane

    Pertandingan Lawan Sevilla Tentukan Nasib Zidane

    TIKTAK.ID – Pertandingan antara Real Madrid melawan Sevilla diketahui menjadi laga krusial bagi pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane. Pasalnya, kekalahan akan membuat nasib Zidane kian di ujung tanduk atau bahkan dipecat.

    Perlu diketahui, di ajang Liga Spanyol sendiri, Madrid belum pernah menang lagi dalam tiga laga terakhir. Mereka dibantai Valencia dengan skor 1-4 dan keok 1-2 dari Deportivo Alaves. Kemudian satu laga melawan Villarreal berakhir imbang 1-1.

    Oleh sebab itu, pertandingan melawan Sevilla menjadi salah satu penentuan nasib Zidane yang belakangan dispekulasikan masa depannya. Sebab, pada Liga Champions, Los Blancos pun terancam gagal masuk ke 16 besar, setelah kalah dengan skor 0-2 dari Shakhtar Donetsk.

    Mengutip CNNIndonesia.com, dalam ajang melawan Sevilla, di atas kertas Zidane bisa selamat atau setidaknya memperpanjang napas. Apalagi secara statistik, dalam enam pertemuan terakhir, Madrid menang empat kali, dan Sevilla telah dua kali. Pada dua pertemuan di musim lalu, Madrid juga selalu meraih kemenangan atas Sevilla.

    Akan tetapi, bermain di kandang sendiri dapat menjadi keuntungan bagi Sevilla. Dalam empat laga kandang mereka di Liga Spanyol, Sevilla telah tiga kali menang.

    Meski begitu, Madrid juga memiliki catatan impresif di laga away. Dari enam laga, Madrid berhasil menang tiga kali, dua seri, dan sekali kalah.

    Saat ini Madrid berada pada posisi keempat klasemen sementara dengan perolehan 17 poin. Mereka lebih unggul satu poin atas Sevilla yang berada di bawahnya.

    Lebih lanjut, masa depan Zidane terus dispekulasikan menyusul hasil buruk Madrid, terutama di Liga Champions yang mereka terancam gagal lolos ke 16 besar. Lantas muncul sejumlah nama pengganti, seperti Mauricio Pochettino dan Raul Gonzalez.

    Sementara itu, Zidane sendiri menyadari posisinya sebagai pelatih Real Madrid tidak akan selalu terjamin. Namun dia mengaku yakin bisa mengembalikan performa Karim Benzema dkk.

    “Saya tidak pernah berpikir kalau saya tidak tersentuh. Baik sebagai pemain, pelatih, atau pribadi,” terang Zidane dalam konferensi pers jelang pertandingan, seperti dikutip Detik.com dari Marca.

    “Saya di sini untuk bertahan sampai hari terakhir karena ini adalah posisi saya. Memang wajar kalau ada kritik, tapi itu tidak akan mengubah apa yang saya pikirkan,” imbuhnya.

  • Real Madrid Kritis di Liga Champions, Zidane Tak Mau Mengundurkan Diri

    Real Madrid Kritis di Liga Champions, Zidane Tak Mau Mengundurkan Diri

    TIKTAK.ID – Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane menyatakan bahwa dirinya tidak akan mengundurkan diri usai di matchday kelima Liga Champions, pada Rabu (2/12/20) dini hari WIB.

    Perlu diketahui, ini merupakan kekalahan kedua yang dialami oleh Los Blancos di babak penyisihan Grup B. Namun uniknya, dua kekalahan tersebut terjadi karena tim yang sama, yakni Shakhtar Donetsk. Hasil negatif di Ukraina lantas membuat Madrid memasuki masa kritis di Liga Champions. Karim Benzema dkk bahkan terancam gagal melaju ke babak 16 besar.

    Oleh sebab itu, situasi ini kemudian menghadirkan tekanan kepada Zidane untuk meninggalkan jabatan pelatih utama di Madrid. Akan tetapi, pria asal Prancis itu menegaskan tidak akan mundur. Sebab, ia mengaku optimistis bisa membawa Madrid lolos dari fase gugur.

    “Saya tidak akan mengundurkan diri, hal itu tidak perlu,” ujar pria berusia 48 tahun ini, seperti dikutip CNN Indonesia dari Marca.

    “Ini merupakan final hari ini. Kami sudah mempersiapkannya dengan baik, tetapi bola tidak masuk ke gawang. Meski begitu, kami masih memiliki satu pertandingan untuk dimenangkan. Jadi mari beralih ke laga berikutnya,” imbuh Zidane.

    Real Madrid sendiri kini berada di posisi ketiga dengan raihan 7 poin dan hanya kalah head to head dari Shakhtar Donetsk yang menempati peringkat kedua. Sedangkan puncak klasemen masih dihuni Borussia Monchengladbach dengan 8 poin, dan Inter Milan yang berada di dasar klasemen masih memiliki kans lolos karena mengantongi 5 poin.

    Untuk itu, Madrid juga harus berhasil mengalahkan Monchengladbach di matchday keenam. Dengan begitu Madrid dapat memastikan diri lolos melaju ke babak 16 besar Liga Champions.

    “Saya optimis, meski ini adalah momen yang sulit. Tapi kami harus memiliki karakter dan harga diri. Hasil ini memang memalukan karena kami tidak pantas mendapatkannya. Tapi kami harus memenangkan laga berikutnya. Kami pun akan tetap percaya dan bertarung habis-habisan. Saya meyakini hal itu,” tutur Zidane.

  • Jelang El Clasico Lawan Barcelona, Zidane Janji Benahi Kerusakan Real Madrid

    Jelang El Clasico Lawan Barcelona, Zidane Janji Benahi Kerusakan Real Madrid

    TIKTAK.ID – Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane berjanji akan segera membenahi kerusakan yang terjadi pada skuad arahannya, menjelang El Clasico melawan Barcelona, Sabtu (24/10/20).

    Los Blancos sendiri sempat menuai dua kekalahan beruntun jelang melawan Barcelona. Setelah kalah dengan skor 0-1 dari Cadiz di La Liga, kemudian Madrid secara mengejutkan takluk dengan skor 2-3 dari Shakhtar Donetsk di kandang sendiri.

    Oleh sebab itu, Zidane berjanji akan bertanggung jawab membenahi kelemahan skuad arahannya sebelum bertemu musuh bebuyutannya, Barcelona, Sabtu (24/10/20) di Stadion Camp Nou.

    “Saya merasa dapat memperbaiki masalah ini dan saya akan mencobanya. Begitu juga dengan para pemain, kami akan berusaha mencari solusi dan akan menemukannya. Saat ini kami harus mempersiapkan diri untuk pertandingan hari Sabtu [tandang ke Barcelona],” ujar Zidane, seperti dilansir CNN Indonesia dari Marca.

    Sebelumnya, Madrid mendapat kejutan dari tim tamu sejak babak pertama. Shakhtar Donetsk berhasil unggul dengan skor 3-0 lewat gol Tete, bunuh diri Raphael Varane, dan Monor Solomon.

    Madrid pun baru bisa mencetak gol balasan pada babak kedua, melalui aksi Luka Modric dan Vinicius Junior. Untuk itu, tuan rumah harus menelan kekalahan setelah tak mampu memanfaatkan peluang yang tercipta.

    Lantas Zidane pun menilai kebobolan tiga gol di babak pertama telah merusak segala rencana yang telah disiapkan. Untuk memperbaiki hal itu, ia berjanji untuk membenahi masalah di skuad Madrid, sekaligus meminta suporter Madrid untuk tetap tenang.

    “Saya tidak mau menanggapi apa yang dikatakan orang-orang. Apalagi kami akan tampil kembali kembali pada Sabtu pukul empat sore dan akan bermain, sehingga yang kami butuhkan sekarang yakni ketenangan,” tutur pelatih asal Prancis itu.

    Di sisi lain, mantan Presiden Madrid Ramon Calderon, menyebut Zidane bukanlah pihak yang paling bertanggung jawab atas kekalahan Madrid. Sebab, ia menilai Madrid sudah salah besar menjual pencetak gol ulungnya, Cristiano Ronaldo, yaitu pemain yang sudah mencetak 450 gol selama sembilan musim. Tidak hanya itu, ia mengatakan Plus El Real tidak belanja pemain di musim panas.

    “Real Madrid merupakan satu-satnya klub besar Eropa yang tidak belanja pemain pada musim panas, dan mereka akan membayarnya untuk itu,” tutur Calderon kepada Desafio Nacex, dikutip Detik.com dari AS.

  • Jelang Musim Baru, Zinedine Zidane Kesal Hazard Kegemukan

    Jelang Musim Baru, Zinedine Zidane Kesal Hazard Kegemukan

    TIKTAK.ID – Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane kesal terhadap kondisi kebugaran Eden Hazard setelah kembali dari Timnas Belgia meski tidak bermain pada UEFA Nations League.

    Sebelumnya, Hazard tidak bermain satu menit pun untuk Belgia dalam pertandingan UEFA Nations League melawan Denmark dan Islandia. Manajer Roberto Martinez mengungkapkan bahwa Hazard tidak cukup fit untuk ikut bertanding.

    Berdasarkan laporan di Spanyol, menyebutkan bahwa El Real cukup frustrasi dengan kondisi Hazard yang overweight itu. Apalagi, akhir pekan ini Liga Spanyol sudah kickoff.

    Dengan kondisi itu, Hazard pun dinilai tidak cukup fit untuk tampil di laga perdana La Liga menghadapi Real Socieded pekan depan. Eks Chelsea tersebut juga diprediksi akan membutuhkan dua hingga tiga minggu untuk mengembalikan kebugarannya.

    Diketahui setelah kembali dari Timnas Belgia, Hazard dilaporkan kelebihan berat badan. Seperti dikutip CNN Indonesia dari Daily Mail, berat badan pria berusia 29 tahun itu naik sebanyak tujuh kilogram.

    Oleh sebab itu, hampir dipastikan Zidane lebih memilih Vinicius Junior untuk menjadi starter melawan Socieded. Selain itu, Hazard juga diprediksi lebih banyak memulai pertandingan dari bangku cadangan, meski dia dibeli mahal dari Stamford Bridge.

    Namun ini bukan pertama kali Hazard dalam kondisi overweight saat pramusim Real Madrid. Pada 2019, Zidane juga sempat murka dengan kondisi Hazard itu.

    Perlu diketahui, Hazard dibeli 160 juta Euro atau setara dengan Rp2,8 triliun pada 2019/2020. Meski begitu, performa Hazard jauh dari kata menggembirakan bagi tim pelatih dan Dewan Madrid.

    Sejak didatangkan dari Chelsea di musim lalu, Hazard hanya bermain sebanyak 22 kali di semua ajang dengan sumbangan sebanyak 1 gol. Ia juga banyak mengalami cedera di musim lalu, di antaranya masalah pada pergelangan kakinya.

    Walaupun Hazard dianggap sebagai salah satu pemain terbaik di dunia, namun Presiden Florentino Perez tidak peduli dengan status itu.

    Selain masalah kebugaran, manajemen dan pelatih Madrid juga kesal dengan sikap Hazard yang sempat mangkir dari pemusatan latihan pramusim di Valdebebas. Ketika itu, hanya kiper Thibaut Courtois yang datang tepat waktu pada Jumat (4/9/20).

    Manajemen Madrid pun berencana menempatkan nama Hazard pada daftar jual di musim depan jika tidak bisa berubah dan meningkatkan performanya.

  • Ini Kata Zidane Soal Hukuman Berat yang Menimpa Manchester City

    Ini Kata Zidane Soal Hukuman Berat yang Menimpa Manchester City

    TIKTAK.ID – Hukuman berat yang diterima Manchester City membuat banyak orang berkomentar, salah satunya adalah Zinedine Zidane. Seperti diketahui, City dikabarkan mendapat hukuman berupa larangan bermain di Liga Champions selama dua musim ke depan.

    Melalui Adjudicatory Chamber of UEFA’s Club Financial Control Body (CFCB), UEFA mendakwa Manchester City karena melanggar aturan Financial Fair Play (FFP). Pelanggaran tersebut dinilai cukup berat, sebab mereka akan absen selama dua musim di Liga Champions.

    Sebenarnya Zidane sendiri tidak memiliki keterkaitan dengan Manchester City, terlebih soal hukuman tersebut. Akan tetapi, hukuman tersebut jelas akan berdampak pada penampilan mereka di Liga Champions musim ini. pada babak 16 besar Liga Champions, mereka akan berhadapan dengan Real Madrid.

    Baca juga: Selain Dilarang Tampil 2 Musim di Kompetisi Eropa, Manchester City Juga Terancam Pengurangan Poin Premier League

    Pelatih asal Perancis tersebut menyatakan hukuman tersebut memang berat, namun ia tidak ingin buka mulut lebih panjang. Menurutnya, yang paling penting adalah skuatnya bisa tampil dengan maksimal ketika berhadapan dengan jawara bertahan Premier League tersebut.

    “Jujur, saya benar-benar tidak tahu apa yang akan berubah atau apa yang akan terjadi setelahnya. Saya hanya bisa berkata kepada Anda tentang sepak bola dan pertandingan yang akan kami mainkan,” buka Zidane pada laman resmi klub.

    Halaman selanjutnya…