Tag: wakil Gubernur DKI

  • Sebut Ada Provokasi, Ketua DPRD DKI Polisikan Pembuat Soal ‘Anies-Mega’

    Sebut Ada Provokasi, Ketua DPRD DKI Polisikan Pembuat Soal ‘Anies-Mega’

    TIKTAK.ID – Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi, melaporkan guru pembuat soal yang mencatut nama Gubernur DKI, Anies Rasyid Baswedan dan Mega ke Polda Metro Jaya. Ia mengaku menempuh langkah itu agar menjadi peringatan bagi tenaga pendidik dalam menyampaikan ilmu.

    Politikus PDIP tersebut mengklaim langkahnya membuat laporan ke Polda Metro Jaya bukan tindakan berlebihan. Ia menjelaskan, hal ini justru dipicu akumulasi insiden di dunia pendidikan DKI. Ia memaparkan, mulai dari ajakan kepala sekolah untuk tidak memilih calon ketua OSIS yang non-Muslim, hingga penggiringan karakter tokoh publik dalam soal.

    “Bukan berlebihan, karena ini sudah terjadi dua kali, dulu masalah OSIS, dan sekarang ini. Mungkin Pak Gubernur juga enggak tahu masalah ini, tapi dia dibenturkan dengan Ibu Mega yang notabene Presiden kelima,” ujar Pras, seperti dilansir Liputan6.com, Selasa (15/12/20).

    Baca juga : Habib Rizieq Tak Mau Makan Makanan Rutan, Apa Alasannya?

    Menurut Pras, niatnya melaporkan guru itu semakin bulat lantaran nama Mega dalam soal itu dinilai identik dengan Megawati Soekarnoputri yang merupakan Ketua Umum PDIP, yakni tempat Pras bernaung di dunia politik.

    “Saya sebagai kader PDI Perjuangan, karena itu menyebut Ketua Umum saya, jadi jangan sampai bergulir di media sosial, kemana-mana. Ini berarti provokasi,” ucap Pras.

    Seperti telah diberitakan, sempat beredar foto soal ujian sekolah yang mencantumkan nama Anies dan Mega. Foto soal tersebut pun kemudian tersebar melalui aplikasi pesan dan media sosial.

    Baca juga : Genap 14 Hari Berlalu, Bagaimana Kondisi Terkini Anies Baswedan yang Terpapar Virus Corona?

    Sementara itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan telah menyelidiki foto soal ujian tersebut dan sudah mengonfirmasi pada kepala sekolah dan guru yang membuat soal ujian.

    Halaman selanjutnya…

  • Ditanya Cara Atasi Banjir, Cawagub DKI Nurmansjah Malah Jawab Begini

    Ditanya Cara Atasi Banjir, Cawagub DKI Nurmansjah Malah Jawab Begini

    TIKTAK.ID – Dua Calon Wakil Gubernur (Cawagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria dan Nurmansjah Lubis, melakukan kunjungan ke fraksi-fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI dalam beberapa hari terakhir.

    Anggota DPRD dan wartawan pun sering bertanya, program apa yang akan dilakukan jika mereka terpilih menjadi orang nomor dua di DKI Jakarta. Saat ditanya soal penanganan banjir di DKI Jakarta, Nurmansjah berseloroh jika banjir datang orang harus pindah.

    “Ya gampang, strategi kalau banjir pindah saja ente, saya juga kelelep,” ujar Nurmansjah usai mengunjungi Fraksi PKB-PPP di Gedung DPRD DKI, dilansir Kompas.com, Rabu (5/2/20).

    Baca juga: Terlibat Insiden Penjebakan PSK di Padang, Andre Rosiade Ngaku Siap Dilaporkan ke MKD

    Menurut pria yang akrab disapa Ancah itu, Jakarta memang tak pernah lepas dari masalah banjir dan macet.

    “Ya namanya negara maju, Ibu Kota yang sangat maju tiga hal, yaitu banjir, macet, dan sampah. Itu semua komisi D,” sergahnya.

    Ancah sempat menjadi anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta pada periode 2014-2019. Salah satu tugas Komisi D yakni mengurusi masalah banjir di DKI Jakarta.

    Halaman selanjutnya…

  • Sudah Setahun Lewat, Sampai Kapan Anies Sendiri Tanpa Wagub?

    Sudah Setahun Lewat, Sampai Kapan Anies Sendiri Tanpa Wagub?

    TIKTAK.ID – Jika dihitung sejak pengunduran diri Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, maka sudah genap 16 bulan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjomblo memimpin Ibu Kota. Namun pemilihan wakil gubernur masih belum juga ada titik terang.

    Pemprov dan DPRD DKI Jakarta sebenarnya telah menyepakati dua nama calon wagub, yaitu Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu, yang dipilih melalui fit and proper atau uji kelayakan dan kepatutan. Keduanya merupakan kader dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

    Baca juga: Blunder Anies Baswedan, dari Rencana Wisata Halal hingga Izin DWP 2019

    Proses pemilihan Wakil Gubernur DKI Jakarta sempat tertunda akibat adanya pergantian anggota dewan baru yang dilantik pada akhir Agustus 2019. Pemilihan itu akan kembali dilanjutkan setelah APBD DKI 2020 telah disahkan.

    Saat proses pembahasan anggaran di DPRD Jakarta, sempat ada isu Partai Gerindra juga menyodorkan sejumlah nama kandidat wagub ke PKS pada 17 Oktober. Keempat orang itu yakni Dewan Penasihat Gerindra Arnes Lukman, Waketum DPP Gerindra Ferry J Yuliantoro, Wasekjen DPP Gerindra Ariza Patria dan Sekda DKI Jakarta Saefullah.

    Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta M Taufik mengatakan surat pengajuan kandidat itu ditandatanganinya bersama Sekretaris DPD Gerindra Husni Thamrin, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, dan Sekjen Gerindra Ahmad Muzani.

    Baca juga: Jokowi Singgung Tips Atasi Banjir DKI, Sindir Anies?

    Halaman selanjutnya…

  • Sandiaga Uno: Pengangguran di DKI 6 Bulan Terakhir Naik 50 Ribu Jiwa

    Sandiaga Uno: Pengangguran di DKI 6 Bulan Terakhir Naik 50 Ribu Jiwa

    TIKTAK.ID – Eks Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno mengungkapkan angka pengangguran di Jakarta meningkat sekitar 50 ribu jiwa sejak Juni hingga November 2019. Sandiaga menilai mayoritas penganggur berasal dari lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

    Pengusaha sekaligus politisi tersebut mengatakan meningkatnya jumlah pengangguran di Ibu Kota akibat ketiadaan penyesuaian antara kurikulum pendidikan dengan kebutuhan dunia usaha.

    “Banyak keluhan bahwa anak-anak setelah lulus SMK ini banyak yang nganggur karena tidak tersambungnya skill yang dimiliki,” ujar Sandiaga saat memberikan pelatihan keterampilan kerja kepada siswa SMKN 51 Cipayung, Jakarta Timur, dilasir Tempo.co, Rabu (4/12/19).

    Baca juga: Benarkah Erick Thohir Masih Ngarep Sandiaga Uno Mau Bantu BUMN?

    Sandiaga melanjutkan, seharusnya terdapat kesinambungan antara skill dan industri yang memberikan lapangan pekerjaan.

    Kemudian, ia menyebut program Oke Oce menjadi salah satu alternatif mengurangi pengangguran. Bahkan, klaim dia, Oke Oce dapat menambah lapangan kerja.

    “Harapannya, kegiatan Oke Oce di SMK ini adalah langkah awal kita untuk mengurangi pengangguran,” tukasnya.

    Oke Oce merupakan program kewirausahaan One Kecamatan, One Center of Entrepreneurship. Program tersebut diusung Sandiaga saat menjabat wakil Gubernur DKI Jakarta.

    Baca juga: Belum Reda Heboh Ahok, Muncul Kabar Sandiaga Uno Bakal Jadi Bos BUMN

    Halaman selanjutnya…