Tag: Tuduhan Korupsi

  • Wali Kota Rio de Janeiro, Brasil Ditangkap Polisi dengan Tuduhan Korupsi

    Wali Kota Rio de Janeiro, Brasil Ditangkap Polisi dengan Tuduhan Korupsi

    TIKTAK.ID – Polisi di Rio de Janeiro telah menangkap Wali Kota kota itu, Marcelo Crivella atas tuduhan penyuapan, Selasa (22/12/20).

    Dilansir dari BBC, Marcelo merupakan seorang pendeta evangelis yang terpilih pada tahun 2016. Dia ditangkap di rumahnya di sebuah kondominium di Barra da Tijuca, bagian barat Rio, saat fajar sebagai bagian dari penyelidikan dugaan skema penyuapan di Balai Kota Rio.

    Usai ditangkap, dia mengatakan kepada saluran televisi lokal bahwa dia adalah pejabat yang paling memerangi korupsi di kota tersebut dan dia mengharapkan keadilan.

    “Saya berjuang melawan segala hal yang ilegal. Pemerintahan saya yang paling banyak bertindak melawan korupsi di Rio de Janeiro,” kata Marcelo.

    Politisi konservatif berusia 63 tahun itu mencalonkan diri kembali sebagai Wali Kota Rio tahun ini, tetapi kalah dari mantan Wali Kota sayap kanan, Eduardo Paes.

    Marcelo membantah tuduhan penyuapan itu, mengatakan dia tidak bersalah dan menjadi sasaran “penganiayaan politik”. Dia membantah mengetahui dugaan suap yang dibayarkan ke Balai Kota Rio.

    Wali Kota, yang masa jabatannya akan berakhir pada 31 Desember ini, telah menyaksikan popularitasnya mulai merosot sejak ia menjabat pada 1 Januari 2017. Dalam beberapa bulan terakhir, warga Rio bahkan menuduhnya salah menangani epidemi virus Corona.

    Dia juga mendapat penentangan karena pandangan evangelis dan konservatifnya yang menyebabkan pemotongan dana untuk parade kebanggaan LGBT kota itu. Namun, dia menghindari parade karnaval Rio yang terkenal yang setiap tahun menarik jutaan pengunjung.

    Kabar penangkapannya pada fajar itu disebut sebagai bagian dari operasi yang dijuluki “Hades” mengejutkan warga Rio.

    Polisi juga menahan salah satu penasihatnya serta seorang tokoh bisnis senior Rio, menurut sebuah laporan.

    Operation Hades sendiri sedang menyelidiki tuduhan bahwa perusahaan diminta membayar suap untuk mendapatkan kontrak dari Balai Kota Rio.

    Penyelidik menuduh bahwa kantor di Balai Kota yang dijuluki “Kantor Pusat Penyuapan” mengawasi penerimaan suap.

    Brasil telah terperosok dalam skandal penyuapan di tingkat tertinggi politik dan bisnis selama bertahun-tahun, dan penangkapan politisi tingkat tinggi atas tuduhan penyuapan bukanlah hal yang aneh.

    Pada bulan Oktober, Senator Chico Rodrigues, sekutu Presiden Jair Bolsonaro, ditangkap dalam keadaan yang tak lazim. Media Brasil melaporkan dia telah ditangkap dengan setumpuk uang kertas yang disembunyikan di antara pantatnya, dan pengacaranya bersikeras tidak ada korupsi yang dilakukannya.

  • Menteri Kesehatan Zimbabwe Diseret ke Pengadilan atas Tuduhan Korupsi Alat Tes Corona

    Menteri Kesehatan Zimbabwe Diseret ke Pengadilan atas Tuduhan Korupsi Alat Tes Corona

    TIKTAK.ID – Menteri Kesehatan Zimbabwe, Obadiah Moyo menghadapi tuntutan korupsi terkait dengan kontrak pengadaan alat tes dan peralatan untuk menangani virus Corona, tulis BBC.

    Dia ditangkap pada Jumat (19/6/20), setelah ada desakan kuat dari pihak oposisi dan viralnya permasalahan ini di media sosial. Dia menghadapi tuntutan terkait kontrak pengadaan alat tes dan peralatan untuk menangani virus Corona dengan nilai kontrak sebesar 20 juta dolar Amerika atau sekitar 285 miliar rupiah.

    Kontrak itu didapat dari perusahaan Drax Consult yang terdaftar di Hongaria pada dua bulan lalu. Kesepakatan dagang itu diduga dilakukan tanpa persetujuan hukum dari otoritas pendaftaran pengadaan Zimbabwe.

    Pekan lalu pengusaha Delish Nguwaya, yang diyakini sebagai wakil Drax di Zimbabwe, telah ditangkap sehubungan dengan kasus tersebut. Dua orang lainnya yang terkait dengan kontrak itu juga telah ditangkap.

    Masyarakat mulai bertanya-tanya bagaimana seorang pengusaha yang kontroversial, yang gagal melewati proses skrining berbulan-bulan sebelumnya berhasil mendirikan perusahaan baru. Kemudian mendapat kontrak jutaan dolar untuk memasok obat-obatan dan peralatan yang beberapa di antaranya berharga sangat tinggi.

    Moyo hadir di pengadilan dengan mengendarai mobil mewah dan pengawalan para pembantunya. Selama persidangan, dia didakwa dengan beberapa tuduhan penyalahgunaan jabatan dan diperintahkan untuk menyerahkan paspornya.

    Pengadilan tidak menahan Moyo setelah memberikan jaminan. Awalnya, menurut media setempat, para jaksa menentang pembebasan Moyo, namun selanjutnya setuju dengan memberikan jaminan.

    Dia diperkirakan akan muncul kembali di pengadilan pada akhir Juli.

    Peristiwa ditangkapnya seorang menteri di negara itu merupakan peristiwa yang langka. Seorang Juru Bicara Pemerintah menggambarkan penangkapan itu sebagai cerminan komitmen Pemerintah untuk memberantas korupsi dan sekaligus menegaskan bahwa tak ada yang kebal hukum di negara itu.

    Namun sejarah pengadilan mengatakan lain. Sejak Emmerson Mnangagwa berkuasa, Zimbabwe telah menyaksikan sejumlah besar kasus korupsi tingkat tinggi, namun banyak dari kasus itu yang berakhir dengan pembebasan.

    Sejak itu, Pemerintah membatalkan semua kontrak dengan Drax, kata surat kabar Herald yang dikelola Pemerintah.

    Zimbabwe mengonfirmasi memiliki hampir 500 kasus Corona, dengan empat kematian, namun jumlah kasus sebenarnya diperkirakan lebih tinggi dari itu.

    Negara ini juga menghadapi krisis ekonomi terburuk lebih dari satu dekade dan ada peningkatan kemarahan publik atas layanan yang buruk dan maraknya kasus korupsi.

  • Gerakan Minta Ahok Mundur Kian Santer, Luhut: Justru Ahok yang Temukan Masalah di Pertamina

    Gerakan Minta Ahok Mundur Kian Santer, Luhut: Justru Ahok yang Temukan Masalah di Pertamina

    TIKTAK.ID – Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan heran dengan adanya gerakan massa yang menuntut Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok untuk mundur dari jabatannya.

    Luhut mengatakan justru Ahok merupakan sosok yang tepat mengisi jabatan Komisaris Utama Pertamina. Sebab, ia menyatakan banyak kejanggalan di perseroan itu yang mulai dibenahi.

    “Ahok dituduh korupsi? Kalau saya boleh cerita, justru Pak Ahok itu yang menemukan banyak sekali masalah-masalah yang harus diperbaiki di dalam Pertamina,” ujar Luhut dalam agenda Coffee Morning yang berlangsung di Kantor Kemaritiman dan Investasi, Jakarta, Selasa (25/2/20), dikutip dari Kompas.com.

    Baca juga: Mangkir Rapat Bahas Banjir di DPR, Anies, Ridwan Kamil dan Wahidin Dicap Tak Punya Hati

    Mantan perwira Koppasus itu pun mengaku bersyukur dengan adanya Ahok mengisi jabatan di Pertamina.

    Ahok sendiri telah melakukan gebrakan di Pertamina. Salah satunya, telah merintis jalan menghentikan laju mafia migas, yang merugikan negara dan membuat negara terus menggantungkan diri pada impor BBM.

    Hal ini dilakukan Ahok dengan cara mendorong sistem transparansi dengan cara membuka data-data terkait pengadaan impor BBM Pertamina sehingga kini bisa diakses oleh publik.

    Halaman selanjutnya…