Tag: Soundtrack Film

  • Tak Hanya Bintangi Film ‘Star Syndrome’, Gilang Dirga Dipercaya Isi Soundtrack

    Tak Hanya Bintangi Film ‘Star Syndrome’, Gilang Dirga Dipercaya Isi Soundtrack

    TIKTAK.ID – Pelawak Gilang Dirga memerankan sosok vokalis bernama Jay dalam film terbarunya yang bertajuk “Star Syndrome”. Namun selain menjadi tokoh utama, Gilang Dirga juga dipercaya untuk mengisi original soundtrack film tersebut berjudul “Simpang Siur” ciptaan Denny Chasmala.

    Lagu itu dibawakan oleh Jay and The Others yang berisi Gilang Dirga, Thomas GIGI, Hendy GIGI, Randi Nidji, dan Denny Chasmala. Denny Chasmala menyebut lagu “Simpang Siur” bercerita mengenai kepribadian musisi di Tanah Air yang lupa diri ketika sudah berada di puncak karier.

    “Sejujurnya gue baru baca ceritanya, itu mencerminkan kehidupan kita sebagai musisi,” ungkap Denny Chasmala setelah perform di Taman Literasi, Blok M, Jakarta Selatan, pada Rabu (31/5/23), seperti dilansir Kapanlagi.com.

    “Musisi yang pernah naik, naik banget, lalu tiba-tiba drop, drop banget. Ini 90 persen mewakili cerita tersebut,” imbuh pria yang akrab dipanggil Dencas itu.

    Untuk diketahui, dalam film “Star Syndrome”, grup band The Others hadir sebagai diri sendiri. Thomas GIGI menyatakan keterlibatan dalam film tersebut karena ajakan sahabat.

    “Gue tuh nggak bisa akting, namun karena teman dekat saja jadi mau. Kalau bukan temen ya gue bingung dong. Jadi ya ini murni karena bantu teman,” terang Thomas GIGI.

    Tak hanya lagu “Simpang Siur” yang dibawakan Jay and The Others, soundtrack di film “Star Syndrome” juga diisi oleh Batman dari Goodnight Electric dan lagu “Hey Kamu” yang dinyanyikan oleh Sweet Judgment (Tissa Biani, Maisha Kanna). Adapun Didit Saad dari duo Stars and Rabbit memproduseri lagu “Labirin” yang dinyanyikan Kezia Aletheia.

    “Star Syndrome” sendiri merupakan film layar lebar perdana yang digarap oleh komedian Soleh Solihun. Film ini menceritakan perjuangan seorang vokalis yang pernah terkenal untuk kembali ke masa kejayaannya.

    Akan tetapi, sang vokalis baru menyadari kalau dunia musik saat ini sudah berubah jauh dari masa kejayaannya dulu. Menariknya lagi, 80 persen aktris dan aktor yang terlibat dalam film ini berlatar belakang sebagai musisi.

    Bahkan adegan manggung dalam film ini diambil secara langsung live di lokasi saat para pemain mulai memainkan peran mereka masing-masing. Gilang Dirga pun sengaja mengambil kursus gitar karena harus bisa memainkan alat musik secara live di film ini.

  • Yura Yunita Ceritakan Perjalanan Pulang ke Sang Pencipta Lewat Lagu ‘Jalan Pulang’

    Yura Yunita Ceritakan Perjalanan Pulang ke Sang Pencipta Lewat Lagu ‘Jalan Pulang’

    TIKTAK.ID – Visinema Pictures bakal meluncurkan film perdana di 2023 berjudul “Jalan yang Jauh Jangan Lupa Pulang (JJJLP)”. Film karya sutradara Angga Dwimas Sasongko ini dijadwalkan tayang perdana di bioskop mulai 2 Februari 2023 mendatang.

    Visinema Pictures pun menggandeng penyanyi Yura Yunita sebagai pengisi soundtrack dari film yang dibintangi oleh Sheila Dara Aisha, Rio Dewanto, Rachel Amanda, Ganindra Bimo, Jerome Kurnia, hingga Lutesha tersebut. Soundtrack yang berjudul “Jalan Pulang” itu ditulis sendiri oleh Yura Yunita dan suaminya, Donne Maula, bersama pemilik Intellectual Property (IP) NKCTHI, Marchella FP.

    Produser film “JJJLP”, Tersi Eva Ranti mengungkapkan bahwa pihaknya memilih Yura sebagai pengisi soundtrack karena mampu mewakili suara perempuan.

    “Karena Yura adalah penyanyi bagus dan sangat dalam kalau bikin lagu. Yura juga bisa mewakili suara perempuan sesuai cerita film ini dan lagunya menginterpretasikan konsep kembali ke diri sendiri,” terang Tersi dalam keterangan resminya pada Kamis (19/1/23), seperti dilansir Okezone.com.

    Sementara itu, Yura mengatakan senang dapat bekerja sama dengan sutradara film “JJJLP”, Angga Dwimas Sasongko dalam menggarap soundtrack film tersebut. Wanita berusia 31 tahun ini mengeklaim “Jalan Pulang” menyampaikan pesan yang mendalam mengenai perjalanan pulang seseorang untuk menemukan rumahnya dan memahami diri sendiri.

    “Rasanya senang sekali diajak oleh Mas Angga turut serta membuat karya sesuai dengan lagu untuk judul filmnya Jalan yang Jauh Jangan Lupa Pulang. Mudah-mudahan lagu ini mampu mengiringi perjalanan pulang siapa pun,” jelas Yura.

    Yura pun menyebut semua teman-teman yang sudah memikul beban berat di pundaknya ketika mengejar mimpi dan ekspektasinya, pada akhirnya akan pulang ke tujuan masing-masing.

    Lebih lanjut, terkait proses kreatif pembuatan lagu tersebut, Yura mengakui pembuatan liriknya terbilang cukup berat. Sebab, kata Yura, lagu ini dianggap turut mewakili pengalaman pribadinya.

    “Kalau fun fact-nya sih sebenernya lagu ini merupakan perjalanan pulangku ke Pencipta. Proses pembuatan lagunya cukup cepat dan lirik lagu ini terus terngiang-ngiang saat aku umrah. Aku ditemani suami dan orang tuaku, jadi rasanya proses pembuatan lagu ini betul-betul hangat,” ucapnya.

  • Taylor Swift Isi Soundtrack Film ‘Where the Crawdads Sing’

    Taylor Swift Isi Soundtrack Film ‘Where the Crawdads Sing’

    TIKTAK.ID – Penyanyi Taylor Swift disebut-sebut bakal mengisi soundtrack film terbaru produksi Reese Witherspoon, “Where the Crawdads Sing”. Pelantun “Blank Space” itu pun akan menulis lagunya sendiri yang bertajuk “Carolina”.

    Taylor Swift menyampaikan kabar tersebut melalui unggahan terbarunya di Instagram. Dia juga membagikan trailer film “Where the Crawdads Sing” lewat unggahan tersebut.

    “Where The Crawdads Sing merupakan novel yang benar-benar hilang saat saya membacanya bertahun-tahun yang lalu,” ungkap Taylor Swift, seperti dilansir Okezone.com, Rabu (23/3/22).

    “Begitu saya mendengar ada film yang sedang dikerjakan yang dibintangi oleh @daisyedgarjones yang luar biasa dan diproduksi oleh @reesewitherspoon yang brilian, saya tahu kalau saya ingin menjadi bagian darinya dari sisi musik,” sambung Taylor Swift.

    Kemudian Taylor Swift mengatakan bahwa dirinya menjadi satu-satunya penulis di trek tersebut. Tidak hanya itu, Taylor Swift menyebut lagu itu diproduksi oleh kolaborator Folklore dan Evermore milik Aaron Dessner.

    “Saya ingin membuat sesuatu yang menghantui dan halus, supaya cocok dengan cerita yang memesona ini,” tutur Taylor Swift.

    “Anda bakal segera mendengarnya. Namun untuk saat ini lihat dulu trailer @crawdadsmovie untuk klipnya!” tuturnya.

    Untuk diketahui, novel terlaris New York Times, “Where the Crawdads Sing” (Delia Owens) bercerita mengenai seorang gadis bernama Kya saat dia belajar bagaimana bertahan hidup sendiri di rawa North Carolina, usai seluruh keluarganya meninggalkannya.

    Kisah Kya pun menjadi rumit saat dia menemukan dirinya dikejar secara romantis dan seksual oleh dua pria muda di kota. Setelah itu, cerita menjadi lebih kompleks lantaran salah satu dari pria muda itu ditemukan tewas dan Kya dituduh membunuhnya.

    Sekadar informasi, saat ini Taylor Swift dapat dibilang menjadi veteran soundtrack film. Kontribusinya dimulai sejak 2009 silam, saat dia berbagi “Crazier” dengan film “Hannah Montana: The Movie”. Sejak itu, Taylor Swift menulis lagu untuk franchise “Hunger Games”, “Valentine Day”, “One Chance”, dan “Fifty Shade’s Darker”.

    Kepiawaian Taylor Swift dalam membuat lagu memang sudah tidak perlu diragukan lagi. Karya Taylor Swift pun selalu dinanti dan booming di pasar musik dunia.

    Karya terbaru Taylor Swift adalah film pendek berjudul “All To Well”, yang merupakan satu judul lagu karyanya di album “Red”. Film pendek yang diluncurkan pada November 2021 itu berhasil mencuri perhatian pencinta musik di seluruh dunia, bahkan menjadi trending topic di jagat maya.

  • Ini Alasan Melly Goeslaw Pilih Brisia Jodie Isi Soundtrack Film ‘Merindu Cahaya De Amstel’

    Ini Alasan Melly Goeslaw Pilih Brisia Jodie Isi Soundtrack Film ‘Merindu Cahaya De Amstel’

    TIKTAK.ID – Musisi Melly Goeslaw telah memilih penyanyi Brisia Jodie untuk membawakan soundtrack film “Merindu Cahaya De Amstel”.

    Melly pun mengungkapkan alasannya harus seorang Brisia Jodie yang melantunkan lagu berjudul “Tabu” itu.

    “Ini kan lagunya mengenai cinta yang terlalu besar tapi terlarang karena perbedaan keyakinan. Jadi lagu itu harus dinyanyiin sama orang yang non-Muslim menurut aku, dan pilihan aku jatuh ke Jodie,” ujar Melly melalui konferensi pers “Merindu Cahaya De Amstel”, seperti dilansir Okezone.com.

    Tidak disangka, ternyata Brisia Jodie mengaku sempat mempunyai pengalaman menjalin cinta dengan seseorang yang berbeda agama. Bahkan dia mengklaim saat itu hampir memeluk Islam.

    “Sebenarnya aku pernah mengalami yang ada di lirik lagu ini sih. Dulu aku pernah pacaran hampir 5 tahun, beda iman, bahkan sempat hampir mualaf. Rajin sekali aku puasa, sholat tarawih, dan lain-lain gitu,” terang Jodie.

    Oleh sebab itu, Jodie merasa kaget ketika pertama kali mengetahui lirik lagu karya Melly Goeslaw tersebut. Sebab, pemilik nama asli Bianca Jodie Maurinne itu mengatakan dirinya pernah merasakan hal yang sama.

    “Jadi ketika pertama kali dikasih lagu ini langsung, ah buset deh, teh Melly beneran enggak ada duanya menurut aku ya,” ucap penyanyi jebolan Indonesian Idol ini.

    Kemudian Jodie menjelaskan, proses rekaman lagu soundtrack film yang diperankan oleh Amanda Rawles, Rachel Amanda, dan Bryan Domani itu memerlukan waktu yang cukup lama. Dia menyatakan jika biasanya hanya butuh beberapa jam, tapi demi totalitas membawakan lagu “Tabu”, Jodie rela melakukan rekaman selama belasan jam.

    “Biasanya aku empat jam sudah selesai, tapi ini sampai belasan jam, demi film ini jadinya mantap,” kata Wanita kelahiran Yogyakarta, 30 Maret 1996 tersebut.

    Jodie sendiri mengaku senang karena dirinya bisa terpilih mengisi soundtrack film ini. Apalagi, lanjut Jodie, lagu yang dia nyanyikan itu diciptakan oleh Melly Goeslaw.

    “Aku pengen banget mengisi soundtrack film dan dibikinin lagu sama Teh Melly. Jadi aku senang banget, seperti mimpi yang menjadi kenyataan,” jelas Jodie.