Tag: Sinetron

  • Syuting Sinetron ‘Bintang Samudera’, Steffi Zamora Tidur di Kapal Perang

    Syuting Sinetron ‘Bintang Samudera’, Steffi Zamora Tidur di Kapal Perang

    TIKTAK.ID – Artis Steffi Zamora menjadi tokoh utama dalam sinetron terbarunya berjudul “Bintang Samudera”.

    Saat menjalani proses syuting sinetron hasil kerja sama TNI Angkatan Laut Indonesia dengan ANTV dan Verona Pictures, Steffi harus menginap di sebuah kapal perang milik TNI Angkatan Laut.

    “Sebetulnya menjadi dokter, enggak ada perang-perang. Tapi ikutan karena misal adegannya di pinggir pantai, syuting hanya dua hari tapi harus nginep di kapal tiga hari. Jadi benar-benar tidur di kapal, kapal buat perang, tempat tidurnya juga yang tingkat gitu, dan berasa goyang-goyang tidurnya. Tiga hari di pulau seribu naik kapal itu,” ungkap Steffi di KRI Banda Aceh, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (29/8/22), seperti dilansir Kapanlagi.com.

    Kemudian artis Indonesia keturunan Jerman ini mengaku ketika beberapa hari berada di lautan, dirinya mengalami mabuk laut. Bahkan dia mengatakan masih mengalami hal itu hingga pulang dari lokasi syuting.

    “Mabuk laut sampai sudah pulang ke Jakarta. Walaupun sudah tidur, tetap saja dua hari mabuk laut. Bukan mabuk laut yang parah banget. Kan kapalnya besar banget, cuma gini-gini doang, pas berdiri tuh kayak berasa gitu doang, dikit, enggak parah banget,” terang Steffi.

    Steffi menyatakan tidak tahu jika selama proses syuting berlangsung, semua pemain harus menginap di kapal. Dia mengira hanya syuting di sebuah kapal yang berada di Kepulauan Seribu.

    “Awalnya mikir, ‘wah kita syuting di kapal nih, kita ke pulau, liburan, kita bakal tidur di villa atau apa, pulau seribu. Ternyata kita tidur di kapal, terus ke pulaunya, pulau yang enggak ada orang sama sekali. Jadi ini pulau yang hanya ada satu orang, ternyata tidurnya di kapal,” imbuh Steffi.

    Steffi menjelaskan, selama proses berlangsung, prajurit TNI Angkatan Laut ikut berada di lokasi. Dia menyebut para prajurit ikut melatih kedisiplinan para pemain sinetron “Bintang Samudera”. Steffi pun mengklaim merasakan kedisiplinan para prajurit TNI Angkatan Laut.

    “Lebih disiplin sih, kita waktu tidur di kapal bener-bener ngerasain sih. Tiap kamar ada speaker, tiap jam ada peluit, latihan perang lah, jadi kita juga ikut kebangun kan. Tegangnya di situ sih, kita yang enggak ngerti, ‘kok perang’. Tapi seru banget bisa melihat TNI kerja keras dan mereka juga senang banget syuting,” tutur Steffi.

  • Dude Harlino dan Alyssa Soebandono Bintangi Sinetron ‘Cinta Asmara’

    Dude Harlino dan Alyssa Soebandono Bintangi Sinetron ‘Cinta Asmara’

    TIKTAK.ID – Pasangan suami istri Dude Harlino dan Alyssa Soebandono diketahui kembali tampil di layar kaca melalui sinetron terbaru SCTV berjudul “Cinta Asmara”. Sinetron yang diproduksi oleh SinemaArt ini dijadwalkan tayang mulai 9 Agustus 2021 pukul 14.15 WIB.

    Pasangan artis ini pun mengaku sangat antusias dengan sinetron barunya. Dude mengatakan senang karena masih bisa berkarya dan beradu peran lagi dengan istri dan rekan lainnya.

    “Sangat bersyukur dapat berkarya lagi, kali ini sama Ciara dan istri. Bisa disaksikan setiap hari jam dua siang,” ujar Dude Harlino melalui jumpa pers virtual, Sabtu (7/8/21), seperti dilansir Kapanlagi.com.

    Dude menyatakan dalam sinetron “Cinta Asmara”, ia juga beradu akting dengan aktris cilik Ciara Nadine. Pria berusia 40 tahun ini pun mengklaim memerlukan pendalaman peran dalam sinetron ini.

    “Perlu pendalaman masuk ke cerita. Ciara dan Icha sudah akting bareng, jadi kita bisa kebawa emosinya. Ketika mereka nangis, kita ikut kebawa,” terang Dude.

    Kemudian Alyssa menjelaskan bahwa “Cinta Asmara” menceritakan kehidupan anak-anak dan keluarga. Alyssa menilai lewat sinetron ini, penonton bisa menyaksikan kehidupan anak-anak yang mungkin selama ini luput dari pengetahuan orang tua.

    “Cinta Asmara adalah sinetron keluarga yang mengangkat dunia anak-anak. Misal selama ini lebih ke interaksi cerita rumah tangga, tapi kali ini banyak pemain anak dan melihat kehidupan anak-anak di sekolah. Bagaimana mereka berinteraksi dengan teman, bagaimana kalau teman enggak suka,” ungkap Alyssa.

    “Itu yang luput sama orangtua, semangat Ciara yang jualan dan bersekolah. Meski kehidupannya tidak mudah dijalani. Ya gimana orangtua mendidik anak, mengerti perasaan anak, dan ada banyak pelajaran lah,” imbuhnya.

    Dude mengklaim sinetron “Cinta Asmara” memberikan banyak pesan kepada orang tua yang mungkin selama ini tidak disadari. Terlebih, kata Dude, terkait perasaan seorang anak jika diperlakukan berbeda.

    “Kalau kita cerita, di episode awal sebenarnya ada luapan emosi besar, silahkan saksikan. Seorang anak harus berpisah dengan orangtua sejak dia lahir. Sampai besar dia terus mencari dan orangtuanya juga mencari,” kata Dude.

  • Desakan Agar KPI Tegas Terkait Kontroversi Sinetron ‘Zahra’ Terus Mengalir

    Desakan Agar KPI Tegas Terkait Kontroversi Sinetron ‘Zahra’ Terus Mengalir

    TIKTAK.ID – Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) diminta untuk bersikap tegas, usai adanya kecaman pada siaran TV sinetron “Suara Hati Istri” yang menokohkan remaja 15 tahun sebagai istri muda. Hal itu pun masuk dalam delapan poin kesepakatan pertemuan antara Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), KPI, dan Lembaga Sensor Film (LSF) yang berlangsung pada Kamis (3/6/21).

    “Komisi Penyiaran Indonesia agar memberikan sikap tegas, sesuai dengan ketentuan yang berlaku”, begitu bunyi salah satu poin kesepakatan dalam keterangan pers, seperti dilansir CNNIndonesia.com.

    Sebelumnya, KPI telah merespons gaduh protes masyarakat terkait sinetron yang tayang di stasiun TV Indosiar tersebut. KPI mengklaim sudah menerima klarifikasi dari pihak Indosiar. Kemudian tindak lanjut dari Indosiar atas polemik itu yakni mengganti pemeran dalam tiga episode mendatang.

    Baca juga : 8 Orang Pengurus Yayasan Pusdiklat Dai Ditangkap Usai Ngaku Nabi ke-28

    Dalam klarifikasi yang diterima oleh KPI, Direktur Program Indosiar Harsiwi Ahmad menyatakan bahwa Indosiar akan selalu mengingatkan pihak rumah produksi untuk menggunakan artis dengan usia di atas 18 tahun untuk membawakan peran tokoh yang sudah menikah. Kemudian dalam waktu dekat, KPI mengklaim berencana memanggil perwakilan Indosiar dan rumah produksi untuk memastikan komitmen perbaikan yang telah disampaikan.

    Seperti diketahui, kecaman publik terhadap tayangan tersebut masih terus mengalir. Hingga Kamis sore (3/6/21) setidaknya ada sebanyak 61 ribu orang yang menandatangani petisi penghentian sinetron “Suara Hati Istri”.

    Petisi itu dibuat oleh akun bernama Alyzza pada Rabu (2/6/21), dengan alasan serial yang mengisahkan poligami tersebut “tidak sepantasnya” menggunakan “seorang aktris di bawah umur untuk memerankan karakter dewasa, apalagi karakter yang sudah berkeluarga”.

    Baca juga : Muhammadiyah: Jokowi Akan Jadi Negarawan Jika Benar-benar Komitmen Cukup Dua Periode

    Sementara itu, ormas Muslimah Ahlulbait Indonesia (Muslimah ABI) turut mengecam keras tayangan sinetron itu.

    Muslimah ABI mengimbau KPI untuk bertindak tegas terhadap rumah produksi dan stasiun TV yang menayangkan siaran tidak edukatif.

    Muslimah ABI juga meminta KPAI untuk memberi perlindungan kepada aktris anak yang terlibat dalam sinetron atau film, dan mendesak LSF dapat bekerja secara kritis dan bertanggung jawab atas penayangan sinetron dan film.

    Selain itu, Muslimah ABI meminta stasiun TV dan rumah produksi agar tidak memproduksi konten yang tidak edukatif.

    Baca juga : Gugatan Demokrat KLB ke Menkum HAM Disebut Bukan Inisiatif Moeldoko

    Ormas tersebut pun menginginkan stasiun TV tidak memakai nama “Zahra” dan nama-nama lain yang diagungkan umat Islam untuk peran yang tidak edukatif. Nama Zahra sendiri adalah nama putri Rasulullah SAW, yakni Fatimah Az Zahra.

  • Jessica Mila Perankan Indah di ‘Tersanjung The Series’

    Jessica Mila Perankan Indah di ‘Tersanjung The Series’

    TIKTAK.ID – Mungkin Anda masih ingat dengan sinetron “Tersanjung” yang dulu mengudara di Indosiar. Kini sinetron tersebut dibuat versi serial dengan pemeran utama Jessica Mila, Rezky Aditya, dan Rayn Wijaya.

    Sinetron “Tersanjung” sendiri dibuat hingga tujuh musim dan berganti judul menjadi “Adilkah”. Di musim awal, karakter utama Tersanjung adalah Indah, yang diperankan aktris Lulu Tobing.

    Untuk “Tersanjung The Series”, karakter Indah dipercayakan kepada Jessica Mila. Mila pun mengaku merasa terhormat bisa memerankan Indah yang legendaris dan diidolakan para ibu di dekade 1990-an. Ia juga mengatakan merasa bahagia sekaligus bersyukur.

    “Pastinya saya senang banget dan bersyukur bisa dipercaya memerankan karakter indah. Tersanjung The Series merupakan remake dari sinetron legendaris,” ujar bintang film “Imperfect” dan “Mata Batin” itu, seperti dilansir Liputan6.com.

    Menurut Jessica Mila, saking legendarisnya, hampir semua orang menonton atau minimal pernah mendengar judul “Tersanjung” berikut nama tokoh utamanya. Pada tahun lalu, “Tersanjung” juga diangkat ke layar lebar.

    “Mungkin hampir setiap orang mengetahui sinetron Tersanjung. Dari dulu, zaman aku masih belum main sinetron pun sudah tahu Tersanjung,” terang Jessica Mila.

    Untuk diketahui, “Tersanjung” yang diproduksi oleh Multivision Plus tayang di Indosiar mulai 1998 hingga 2005 silam. Sinetron ini pun akan kembali diproduksi WeTV Indonesia dan Multivision Plus Entertainment menjadi series.

    Lebih lanjut, “Tersanjung the Series” mulai menjalani syuting pada Juni 2021. Serial tersebut digarap Anggy Umbara, yakni sineas yang telah mencetak box office layar lebar lewat dua jilid “Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss!!”

    “Tersanjung adalah sinetron Indonesia pertama yang memecahkan rekor penayangan terlama di era 1990-an. Kami akan menghadirkan WeTV Original Tersanjung the Series. Semoga bisa menjadi tontonan masterpiece untuk masyarakat Indonesia,” tutur Country Manager WeTV dan iflix Indonesia, Lesley Simpson.

    Jessica Mila sendiri tidak dapat menutupi rasa bangganya.

    “Jadi ini merupakan sebuah kehormatan bisa dipercaya di sinetron Tersanjung, sekarang dibikin web series-nya,” ucap Mila lewat siaran pers, Minggu (13/6/21).

    Selain itu Jessica Mila juga berharap “Tersanjung The Series” dapat mengikuti jejak sukses versi sinetronnya yang menjadi salah satu ikon generasi 1990-an.

  • Aliando Syarief Comeback Lewat Sinetron ‘Keajaiban Cinta’ SCTV

    Aliando Syarief Comeback Lewat Sinetron ‘Keajaiban Cinta’ SCTV

    TIKTAK.ID – Episode pertama sinetron terbaru bertajuk “Keajaiban Cinta” yang tayang di SCTV telah sukses menyita perhatian masyarakat. Salah satu faktornya yakni kembalinya aktor Aliando Syarief ke layar kaca, usai vakum cukup lama.

    Aliando Syarief sendiri sudah vakum di sinetron selama empat tahun. Oleh sebab itu, saat memutuskan kembali lagi ke layar kaca, ia harus beradaptasi. Terlebih suasana syuting di tengah pandemi ini pun begitu berbeda, serta menjadi pengalaman baru bagi Aliando Syarief.

    Aliando menyampaikan hal itu dalam acara “Badai Pasti Berlalu & Keajaiban Cinta Special Launching” di SCTV pada Senin (24/5/21) siang.

    Kemudian Aliando mengakui bahwa dirinya tengah memfokuskan diri menjaga kebugaran tubuhnya di tengah kepadatan syuting sinetron.

    “Sebetulnya sih agak sedikit kagok, karena di masa pandemi ini. Tapi persiapannya sih lebih ke mental aja, karena kan setiap hari syutingnya. Jadi lebih kesiapan untuk kondisi aja sih,” terang Aliando Syarief, seperti dilansir Liputan6.com.

    “Kalau soal chemistry kan sudah masuk sama dia sebenarnya, tinggal lancarin aja. Gugup juga sih, dan memang ada kesalahan, tapi tetap harus total,” imbuh pemeran sinetron “Ganteng Ganteng Serigala” ini.

    Untuk diketahui, bersamaan dengan penayangan perdana sinetron “Keajaiban Cinta”, nama Aliando Syarief sempat menjadi trending topic di Twitter, pada Senin malam. Sejumlah warganet pun tampak begitu antusias menyaksikan Aliando Syarief yang kembali menyapa para penggemarnya lewat aktingnya di sinetron “Keajaiban Cinta”.

    Sebelumnya, Aliando sempat mengungkapkan alasannya kembali ke dunia sinteron. Ia mengaku sudah melakukan pertimbangan matang sebelum resmi menandatangani kontrak sinetron “Keajaiban Cinta”. Ia juga menyatakan penawaran yang diterimanya cukup menjanjikan. Untuk itu, Aliando akhirnya setuju untuk kembali bermain sinetron.

    “Memang sudah ada pertimbangan. Salah satu langkah terbaik Ali harus bermain di Keajaiban Cinta dan balik ke dunia sinetron,” ucap Aliando, mengutip Merdeka.com.

    Aliando meyakini ada nuansa baru yang akan ia terima, dan menurutnya, pilihan kembali berakting adalah hal yang menyenangkan. Ia juga menyebut adanya pemain senior yang terlibat dalam sinetron ini membuatnya merasa lebih bersemangat untuk kembali berproses (meningkatkan kemampuan aktingnya).

  • Vakum Main Sinetron 4 Tahun, Ternyata ini Alasan Chelsea Olivia dan Glenn Alinskie

    Vakum Main Sinetron 4 Tahun, Ternyata ini Alasan Chelsea Olivia dan Glenn Alinskie

    TIKTAK.ID – Chelsea Olivia dan Glen Aliskie memutuskan untuk libur panjang dari sinetron setelah menikah. Hal ini karena keduanya tengah sibuk merintis usaha. Tepatnya, merambah dunia bisnis kuliner.

    “Karena banyak bisnis pada saat yang bersamaan, sehingga kita susah untuk main sinteron lagi. Memang sangat banyak yang tanya kepada saya kenapa vakum, ya karena ini. Banyak sekali bisnis yang kita kerjain, dan itu sangat susah,” terang Chelsea Olivia.

    “Namanya saja bisnis, pasti butuh waktu yang banyak, bahkan lebih sibuk dari sekedar syuting. Kalau syutung kan setiap hari dan dari jam sekian ke jam sekian, tidak perlu mikir juga. Namun kalau bisnis, 24 jam itu rasanya sangat kurang. Terlebih lagi untuk bertemu dengan Glenn juga sangat susah, sebab banyak meeting dan ketemu karyawan,” imbuh Chelsea.

    Baca juga: Luna Maya Tepis Isu Pindah Agama Usai Ketahuan Pakai Kalung Mirip Salib

    Keduanya juga mengaku kangen untuk kembali berakting. Hal ini karena keduanya sudah bermain sejak bertahun-tahun lalu. Hanya saja, mereka tidak dapat memaksakan sesuatu apabila mereka tidak mampu.

    “Sangat kagen, apalagi sudah syuting sejak kecil,” kata Glenn Alinskie.

    Halaman selanjutnya…