Tag: Rilis Lagu

  • Titiek Puspa Rilis Lagu ‘Dua Sejoli’ untuk Rayakan Anniversary Pernikahan

    Titiek Puspa Rilis Lagu ‘Dua Sejoli’ untuk Rayakan Anniversary Pernikahan

    TIKTAK.ID – Penyanyi senior, Titiek Puspa telah meluncurkan karya lagu terbarunya yang berjudul “Dua Sejoli”. Diva yang mendedikasikan dirinya di dunia kesenian selama 69 tahun itu mengaku menciptakan lagu dan liriknya sendiri, spesial untuk melengkapi hari bahagia pasangan.

    Titiek Puspa mengatakan, salah satunya seperti merayakan hari bahagia pernikahan, yakni momen spesial yang selalu dinantikan oleh pasangan. Ia menyebut banyak pasangan yang merayakan anniversary pernikahannya dengan pesta besar maupun sebuah pesta kecil nan romantis.

    “Jadi lagu ini Eyang ciptakan spesial untuk para pasangan yang ingin merayakan anniversary pernikahan serta memperingati momen bahagia mereka,” ujar perempuan yang biasa disapa Eyang Titiek ini dalam keterangan resminya, seperti dilansir Tempo pada Jumat (25/6/21).

    Titiek Puspa menilai pernikahan merupakan sebuah ikatan suci yang sangat dinanti bagi pasangan untuk meresmikan hubungan mereka.

    Ia melanjutkan, pada umumnya setiap insan ingin melewati masa pernikahan dengan pasangan yang tepat, sehingga terjalin kehidupan rumah tangga yang harmonis.

    Lagu “Dua Sejoli” dari Titiek Puspa telah dirilis pada Jumat (25/6/21) di seluruh platform musik digital. Di antaranya Spotify, Apple Music, JOOX, Langit Musik, YouTube Music, Noice dan Resso.

    Titiek Puspa sendiri memang tak bisa dilepaskan dalam jajaran musisi kenamaan Indonesia. Sebab, karyanya di dunia musik tak lekang oleh waktu, bahkan lagu-lagunya masih terus menjadi hits hingga saat ini. Perempuan kelahiran 1 November 1937 tersebut dikenal melalui sejumlah lagu, seperti “Apanya Dong”, ‘Pantang Mundur”, “Kupu-Kupu Malam”, “Marilah Kemari”, “Cinta” dan lain-lain.

    Untuk diketahui, Titiek Puspa mengawali kariernya di Semarang dengan mengikuti kontes bernyanyi Bintang Radio. Dia pun merilis sejumlah album, di antaranya “Kisah Hidup”, “Puspa Dewi”, “Si Hitam”, “Pita”, “Mari Bersukaria dengan Irama Lenso”, dan lain-lain.

    Tidak hanya itu, Titiek Puspa turut terlibat dalam sejumlah film, seperti “Minah Gadis Dusun”, “Di Balik Tjahaja Gemerlapan”, “Bing Slamet Setan Djalanan”, “Inem Pelayan Sexy”, dan “Ini Kisah Tiga Dara”.

    Meski sudah malang melintang di industri hiburan, namun Titiek Puspa masih ingin berkarya dengan membuat lagu terbaru “Dua Sejoli”.

  • Raisa Ungkap Kisah di Balik Lagu ‘Kutukan (Cinta Pertama)’

    Raisa Ungkap Kisah di Balik Lagu ‘Kutukan (Cinta Pertama)’

    TIKTAK.ID – Pada awal tahun 2021 ini, Raisa Andriana tampaknya semakin produktif dalam merilis lagu. Setelah meluncurkan single “Ragu”, kini Raisa kembali mengeluarkan karya terbarunya yang berjudul “Kutukan (Cinta Pertama)”. Raisa mengaku memiliki alasan tersendiri merilis lagu dalam waktu yang berdekatan.

    “Sekarang ini kan era digital yang serba cepat, jadi setiap minggu ada puluhan lagu baru yang rilis. Ragu memang lagu baru, tapi sebenarnya sudah gue tulis sejak bertahun-tahun lalu. Gue suka liriknya dan bisa dinikmati banyak orang. Tapi gue juga sudah enggak sabar untuk keluarin lagu Kutukan ini,” ujar Raisa saat jumpa pers virtual, Jumat (9/4)21), seperti dilansir Kapanlagi.com.

    Menurut Raisa, dirinya menulis lagu ini pada tahun lalu, tepatnya saat pertama kali kembali masuk rekaman. Penyanyi kelahiran 6 Juni 1990 tersebut mengatakan, lagu ini sangat berbeda dari lagu-lagu Raisa yang sebelumnya karena liriknya sedikit nyeleneh. Ia menyebut lagu ini menceritakan tentang cinta pertama yang sulit dilupakan.

    “Lagu ini sebenarnya lagu pertama yang kita tulis pada tahun lalu. Ini pas lagi semangat-semangatnya masuk studio, dan tiba-tiba keluar lagu ini. Padahal lagu ini bukan aku banget, tapi liriknya seru, dan agak nyeleneh dikit. Aku main lirik satire sedikit, jadi berbeda dari lirik aku sebelum-sebelumnya. Dari judulnya saja udah menyentil,” terang Raisa.

    Tidak hanya itu, Raisa mengklaim bahwa lirik merupakan racun atau kekuatan di lagu ini. Oleh sebab itu, ia memberikan judul lagunya “Kutukan (Cinta Pertama)”.

    “Produser bilang (kata) kutukan ini racun banget (jadi kekuatan) pada lagu ini. Setelah didengar ternyata memang racunnya di situ, dan nggak mungkin sih kalau lagu ini nggak dikasih judul kutukan. Aku rasa lagu ini fresh lah sambil menunggu mempersiapkan album aku nanti,” tutur Raisa.

    Raisa menjelaskan, meski lagu “Kutukan” mengandung unsur satire, namun lagu ini mempunyai makna yang akan menyentuh pengalaman banyak orang tentang cinta pertama.

    “Gue rasa lagu ini bisa relate dengan semua orang. Ada orang yang kamu cintai sampai sebegitunya dan kamu enggak mau lewatin itu semua,” ucap ibu satu anak ini, mengutip Fimela.com.

  • Sepi Job dan Hampir Setahun Hidup Andalkan Tabungan, Nowela Rilis Lagu ‘Trausah Pikir’

    Sepi Job dan Hampir Setahun Hidup Andalkan Tabungan, Nowela Rilis Lagu ‘Trausah Pikir’

    TIKTAK.ID – Nowela Elizabeth Mikhelia Auparay tetap produktif menciptakan karya di masa pandemi virus Corona (Covid-19). Meskipun tidak ada jadwal manggung selama pandemi, namun bukan berarti membuat Nowela menjadi minim kreativitas. Nowela pun justru mengeluarkan lagu baru berjudul “Trausah Pikir”.

    Tidak hanya membuat lagu, wanita berdarah Batak dan Papua itu mengaku juga disibukkan dengan membuat konten YouTube. Ia mengatakan hal itu adalah salah satu cara paling tepat yang dilakukannya supaya tetap produktif di masa pandemi.

    “Memang ketika awal-awal pandemi, lima bulan pertama aku bener-bener nggak ada kerjaan sama sekali. Tapi bersyukurnya aku masih bisa produktif di YouTube, jadi aku ngerjain YouTube channel aku,” ujar Nowela di Trans TV, Jakarta Selatan, belum lama ini, seperti dilansir Kapanlagi.com.

    Akibat tak ada perkerjaan manggung selama pandemi, Nowela pun menyatakan dirinya benar-benar hidup dari mengandalkan tabungan yang dia punya.

    “Aku hidup bener-bener hanya mengandalkan tabungan,” terang Nowela.

    Namun, saat ini sudah ada beberapa tawaran pekerjaan yang menghampiri Nowela. Meski begitu, tetap saja wanita kelahiran Wamena, 19 Desember 1987 itu merasa masih ada rasa takut untuk manggung di masa pandemi.

    “Deg-degan sih, maksudnya udah rehire lagi sama klien, oke, terus kita nggak tau kan ya hasilnya positif atau negatif. Jadi ya memang cukup ribet. Tapi yang patut kita syukuri udah mulai ada kerjaan dan nggak terpaku di off air tapi nyanyi virtual juga udah mulai jalan, dan puji Tuhan itu istilahnya ada duitnya lah,” ucap Nowela.

    Nowela sendiri merupakan juara ajang pencarian bakat menyanyi Indonesian Idol musim kedelapan pada 2014. Sebelumnya, ia menempuh pendidikan di FISIP Universitas Airlangga Surabaya, tetapi tidak selesai.

    Kemudian Nowela pindah ke Purwokerto, Jawa Tengah, dan bekerja sebagai penyanyi café. Nowela pun menjalani profesi itu selama enam tahun, sebelum akhirnya lolos menjadi salah satu peserta Indonesian Idol musim kedelapan.

    Ketika itu, Nowela mengikuti audisi Indonesian Idol melalui Bus Audisi Purwokerto dan berhasil lolos ke Jakarta setelah melewati proses audisi utama di Bandung. Setelah itu, ia berhasil melaju ke babak spektakuler, dan pada akhirnya menjadi pemenang setelah menyisihkan Husein Alatas.

    Suara Nowela yang kuat dan unik pun kerap mendapat pujian dari para juri. Bahkan salah satu juri, musisi Ahmad Dhani menjuluki Nowela sebagai “Uranium Voice”.

  • Fatin Shidqia Rilis ‘Pelangi dan Hujan’ dengan Aransemen Musik City Pop ala Jepang

    Fatin Shidqia Rilis ‘Pelangi dan Hujan’ dengan Aransemen Musik City Pop ala Jepang

    TIKTAK.ID – Penyanyi Fatin Shidqia merilis lagu terbarunya yang berjudul “Pelangi dan Hujan” pada Sabtu (5/9/20). Lagu tersebut menggunakan aransemen musik city pop ala Jepang.

    Video musik lagu tersebut pun sudah bisa disaksikan melalui saluran YouTube miliknya sejak Jumat (18/9/20). Dalam video musik itu, Fatin tampil dalam nuansa serba pink dan pastel yang menjadi ciri khasnya.

    Pengerjaan video musik “Pelangi dan Hujan” digarap oleh Angga Gadutism yang bertindak sebagai sutradara. Meski video musik ini merupakan pengalaman pertama Fatin dan Angga dalam bekerja sama, namun keduanya merasakan sinergi yang sama.

    “Ternyata Saya dan Fatin sama-sama menyukai budaya Jepang, dan saya sangat senang mengerjakan project ini. Saya juga enggak nyangka Fatin orangnya seseru itu, ramah kepada semua orang. Saat proses shooting benar-benar fun, ketawa-ketawa dari awal sampe akhir,” ujar Angga dalam keterangan resminya, seperti dilansir Tempo.co, Sabtu (19/9/20).

    Pengambilan gambar yang dilakukan di masa pandemi menjadi tantangan utama dalam proses pembuatan video music “Pelangi dan Hujan”. Meski begitu, prosedur kesehatan tetap dijalankan dengan baik. Di antaranya bekerja dengan tim yang sangat kecil, dan memilih lokasi yang aman.

    “Semoga siapa pun yang mendengarkan lagu :Pelangi dan Hujan’, bisa ikut merasakan keceriaan dan kebahagiaan yang aku rasakan, yang ingin aku tularkan selama penggarapan karya ini,” terang Fatin.

    Lagu “Pelangi dan Hujan” sendiri seolah membawa pendengarnya kembali ke era musik J-Pop klasik di era 1990-an. Tidak hanya itu, lagu baru Fatin ini juga memiliki intro yang mudah diingat dan melodi lagu yang mudah didengar dan gampang diikuti.

    Lagu tersebut hadir dengan medium up-beat dengan bagan lagu yang dinamis. Apalagi dilengkapi dengan sentuhan gitar elektrik dan penggalan lirik berbahasa Jepang, menjadikan lagu ini tidak membosankan.

    Perlu diketahui, Fatin merupakan juara ajang pencarian bakat X Factor Indonesia pada musim pertama. Setelah berhasil menjuarai ajang tersebut, wanita kelahiran Jakarta, 30 Juli 1996 itu mengeluarkan debut single “Aku Memilih Setia” yang langsung menempati posisi 1 di chart iTunes Indonesia.

  • Sabyan Gandeng Hanin Dhiya Rilis Lagu ‘Fatimah Az Zahra’

    Sabyan Gandeng Hanin Dhiya Rilis Lagu ‘Fatimah Az Zahra’

    TIKTAK.ID – Grup musik Sabyan menggandeng penyanyi muda Hanin Dhiya dalam lagu terbaru mereka yang berjudul “Fatimah Az Zahra”. Fatimah Az Zahra sendiri merupakan putri Nabi Muhammad SAW.

    Pemain keyboard sekaligus pencipta lagu, Ahmad Fairuz, atau yang akrab disapa Ayus, mengatakan bahwa dirinya terinspirasi dari lagu “Aisyah Istri Rasulullah”.

    “Saat saya mendengar lagu itu (Aisyah), dan kita juga sempat cover lagu tersebut, lalu kita kepikir untuk membuat lagu sendiri tapi yang mengisahkan tentang tokoh-tokoh Islam. Sebetulnya ada banyak, cuma akhirnya kita memilih sosok Fatimah yang mau kita angkat terlebih dahulu,” ujar Ayus dalam konferensi pers virtual pada Senin (24/8/20), seperti dilansir Tempo.co.

    Ayus pun mengaku sempat mengalami beberapa kesulitan saat proses pembuatan lagu. Sebab, kata Ayus, ia harus menggali kisah hidup Fatimah melalui orang-orang yang memang paham betul. Sampai akhirnya Ayus berhasil merangkai empat kisah mengenai Fatimah dan dikemasnya menjadi sebuah lagu bergenre pop.

    Sementara itu, karakter vokal Hanin Dhiya dinilai sangat cocok untuk bisa bernyanyi bersama Nissa Sabyan. Ketika diajak berkolaborasi, Hanin Dhiya menyatakan bersemangat sekaligus khawatir dan takut tidak bisa mengimbangi Sabyan. Namun setelah Hanin Dhiya mengetahui mereka akan membawakan lagu “Fatimah Az Zahra”, pandangannya berubah.

    “Ini akan menjadi pengalaman baru. Walaupun lagunya pop, jujur saja ini pertama kali buat aku bawain lagu religi. Ini adalah salah satu kesempatan aku untuk belajar dan keluar dari zona nyaman, makanya aku senang banget bisa kolaborasi sama Sabyan kali ini,” ucap Hanin Dhiya.

    Senada dengan Hanin Dhiya, Nissa juga menyatakan harus menyesuaikan karakter vokalnya di lagu terbarunya kali ini.

    “Aku benar-benar harus menyesuaikan dengan karakter Hanin, karena penghayatannya benar-benar luar biasa,” terang Nissa.

    Nissa Sabyan mengaku begitu menghayati lagu tersebut, sehingga sempat meneteskan air mata sebelum melakukan rekaman. Ia merasa lagu “Fatimah Az Zahra” sangat menyentuh perasaannya.

    Sebelumnya, video klip “Fatimah Az Zahra” sudah dirilis di kanal YouTube Sabyan pada Jumat (21/8/20) lalu. Ilustrasi video klip itu menggunakan pasir untuk menyampaikan pesan dari lagu tersebut. Mereka juga berharap melalui lagu ini bisa menginspirasi banyak orang untuk mempelajari agama Islam.

    “Semoga makin banyak lagi masyarakat yang bisa mempelajari sejarah-sejarah tokoh Islam, dan semoga banyak musisi yang terinspirasi menciptakan lagu-lagu dari tokoh-tokoh Islam,” tutur Kamal, pemain drum Sabyan.

  • Bisma Rilis Single ‘Yang Suri’, Lahir dari Pengalaman Kekerasan Pribadi

    Bisma Rilis Single ‘Yang Suri’, Lahir dari Pengalaman Kekerasan Pribadi

    TIKTAK.ID – Penyanyi Bisma Karisma merilis single pertamanya yang berjudul “Yang Suri” pada 17 Juli 2020. Peluncuran single tersebut sekaligus menandai debut Bisma sebagai penyanyi solo, usai dua tahun mengeksplorasi jati diri suaranya.

    “Single Bisma ini adalah rangkaian perjalanan menuju debut Extended Play (EP) pertama Bisma yang masih dalam proses pematangan. Semua proses tersebut diciptakan untuk menjawab, “Siapa Bisma Karisma itu?” demikian siaran pers dari Bisma, seperti dilansir Tempo pada Selasa (21/7/20).

    Bisma mengatakan menulis sendiri lirik “Yang Suri” bersama musisi Lafa Pratomo. Ia mengungkapkan bahwa single ini lahir dari pengalaman pribadinya.

    “Single ini tercipta atas pengalaman kekerasan yang Bisma Karisma hadapi saat di bangku sekolah, yang kemudian berujung keikhlasan mendalam,” tulis personel grup SMASH itu melalui siaran pers.

    Bisma menceritakan, peristiwa belasan tahun lalu itu terjadi pada malam yang tenang. Tiba-tiba, kata Bisma, ia dijambret yang berujung setengah ruas jarinya terputus.

    “Dalam perjalanan dan segala proses yang harus dilewati di rumah sakit, membawa Bisma ke sebuah lorong kesadaran yang berada di antara bingung dan harap, seperti mati suri,” terangnya.

    Namun saat pagi menjelang dan kesadarannya kembali pulih, ia melihat senyum dari keluarga dan sahabat-sahabatnya yang memberikan energi baru.

    “Percayalah. Setiap yang suri, pasti akan hidup kembali,” tutur pria kelahiran 27 November 1990 ini.

    Proses eksplorasi dan pematangan single Bisma tersebut dibantu aransemen Lafa Pratomo dari Ruang Waktu Music. Bisma pun memaknai proses penciptaan yang lama untuk mengartikulasikan jati diri yang sebenar-benarnya.

    “Single ‘Yang Suri’ menjadi langkah awal Bisma dalam perjalanan solonya, yang juga mengekspresikan karakter ekspresif, liar, dan sensitifnya”, demikian tertulis pada siaran pers itu.

    Perlu diketahui, sebelum bergabung dengan grup SMASH, Bisma merupakan penari breakdance nasional. Ia juga tergabung dalam beberapa band sebagai drummer, perkusi dan vokalis.

    Kemudian Bisma sempat mengikuti kontes Let’s Dance di Global TV dan mendapat juara di Let’s Dance Goes To Japan. Pada 2014, ia merilis lagu berjudul “Lakukanlah”.

    Setelah itu, pada 2015 Bisma ikut terlibat dalam proyek We Love Disney Indonesia dan menyanyikan lagu “Under the Sea” (dari film “The Little Mermaid”) yang diadaptasi ke dalam bahasa Indonesia dengan judul “Di Bawah Laut”.

  • BCL Rilis Single ’12 Tahun Terindah’, Ungkapan Menyentuh Hati untuk Sang Suami

    BCL Rilis Single ’12 Tahun Terindah’, Ungkapan Menyentuh Hati untuk Sang Suami

    TIKTAK.ID – Bunga Citra Lestari atau BCL telah merilis single terbarunya yang berjudul “12 Tahun Terindah”. Lagu tersebut merupakan ungkapan terima kasih BCL untuk almarhum suaminya, Ashraf Sinclair. Baru sepuluh jam diunggah pada Minggu (19/7/20), video musik yang amat menyentuh tersebut sudah ditonton lebih dari 2,6 juta kali.

    Ibunda Ashraf, Khadijah A. Rachman, atau yang biasa dipanggil Dida itu menuliskan pesan yang indah untuk menantu dan cucunya, Noah Sinclair. Kemudian Dida mengunggah kembali foto BCL mencium pipi Noah saat Lebaran lalu.

    “12 Tahun Terindah. Alhamdulillah, hadiah yang begitu indah dari Allah SWT untuk cintaku Bunga dan Alm Ashraf, hadiah yang Bunga akan pastikan seumur hidupnya dengan menjadikan Noah sebagai anak saleh,” tulis Dida melalui akun Instagramnya pada Minggu (19/7/20).

    Seperti diketahui, Ashraf Sinclair meninggal pada 18 Februari 2020 akibat serangan jantung. Anak sulung Dida tersebut meninggal setelah menunggu Bunga pulang menjadi juri Indonesian Idol. Hari itu, keduanya baru pulang dari New York dalam rangka mengikuti New York Fashion Week.

    Dida mengatakan, ia mendoakan agar sang menantu selalu dalam lindungan Tuhan.

    “Doa saya agar Bunga dibimbing oleh Allah SWT. Tetap kuat, sehat, selalu bahagia, bersyukur, dan meneruskan warisan yang ditinggalkan Ashraf untuk Bunga dan kita semua, yakni Noah,” ucapnya.

    Dida menjelaskan, peluncuran single ini merupakan waktu yang tepat untuk bergerak melanjutkan hidup.

    “Kami bersamamu Bunga, banyak cinta dari keluarga besar di Malaysia. Selamat untuk ’12 Tahun Terindah’, untuk berbagi dan merayakannya dengan kita semua, Alhamdulillah,” tutur Dida.

    Sementara Adam Sinclair, adik Ashraf yang menjadi sutradara video musik ini, mengungkapkan keharuannya.

    “Aku pikir aku akan baik-baik saja. Tapi hanya dengan duduk dan mendengarkan lagu ini, sudah menghantamku begitu keras,” kata Adam saat mempromosikan single ini pada Sabtu (18/7/20).

    Adam juga mengutarakan kebanggaan dan beratnya kakak iparnya dan Noah Sinclair dalam melanjutkan hidup.

    “Aku tidak bisa membayangkan bagaimana kamu dan Noah, begitu bangganya kami padamu, dan sangat menyayangi kalian,” lanjutnya.

  • Seperti Halnya Didi Kempot, SBY dan Rhoma Irama, Pitbull Rilis Lagu untuk Bangkit Lawan Corona

    Seperti Halnya Didi Kempot, SBY dan Rhoma Irama, Pitbull Rilis Lagu untuk Bangkit Lawan Corona

    TIKTAK.ID – Jika di Indonesia ada Rhoma Irama, Didi Kempot, dan mantan Presiden SBY yang sengaja merilis lagu bertema Corona, kini rapper Amerika Serikat, Pitbull juga meluncurkan lagu terbarunya yang berjudul “I Believe That We Will Win”, yang rangkaian lirik lagunya memiliki pesan inspiratif, yakni keyakinan bahwa semua orang bisa melawan virus Corona.

    “You know what spreads faster than any virus? Fear / And when it comes to fear, you can either forget everything and run, or you can face everything and rise. Let me tell you what I believe / I believe we will face everything and rise,” bunyi lirik lagu tersebut.

    Baca juga: Konser Amal dari Rumah Didi Kempot yang Sukses Kumpulkan Rp 5,3 Miliar Dipuji Jokowi

    Lewat lirik lagu ini, Pitbull mengajak semua orang agar bangkit dan tidak takut dengan wabah Corona ini. Menurutnya, yang menyebar itu adalah ketakutan yang bisa menyebar sangat cepat, bukan virus. Maka dari itu, dia mengajak semua orang agar bangkit dan percaya bisa menghadapi semuanya.

    Dikabarkan pula bahwa asil dari penjualan lagu tersebut akan disumbangkan ke badan amal di seluruh dunia. Termasuk juga untuk diberikan kepada para pejuang Covid-19.

    Halaman selanjutnya…