Tag: Rapat Terbatas

  • Meja Oval Tempat Jokowi Gelar Tatap Muka Diberi Pembatas Kaca, Ada Apa?

    Meja Oval Tempat Jokowi Gelar Tatap Muka Diberi Pembatas Kaca, Ada Apa?

    TIKTAK.ID – Sekretariat Presiden diketahui mulai memasang kaca pembatas di meja oval tempat Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan tatap muka dengan para tamunya. Pemasangan kaca tersebut dilakukan sebagai bentuk protokol kesehatan mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19).

    Meja yang dipasang kaca merupakan meja yang biasa digunakan Jokowi untuk rapat terbatas bersama para menterinya di Istana Merdeka. Kaca pembatas tersebut diletakkan di tengah meja oval, yakni tepat di bagian depan kursi yang menjadi tempat duduk Jokowi saat menggelar rapat di Istana Merdeka, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

    Baca juga: Partai Prabowo Siap Dukung Menantu Jokowi di Pilkada Medan, Asal Syarat ini Dipenuhi

    “Di meja oval Bapak Presiden yang akan menerima tamu-tamu yang diundang oleh Bapak Presiden, telah kami pasang pembatas. Pembatas itu artinya kaca akrilik, sehingga Bapak Presiden walaupun berhadapan dengan tamu tetap ada batas,” ujar Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono di Jakarta, seperti dilansir Tempo.co, Senin (3/8/20).

    Menurut Heru, Sekretariat Presiden (Setpres) akan terus melakukan pengetatan protokol kesehatan. Meskipun, lanjut Heru, sebelumnya protokol kesehatan yang diterapkan di lingkungan Istana Kepresidenan juga sudah sangat ketat.

    Halaman selanjutnya…

  • Lama Pasif Akibat Positif Corona, Kini Menhub Budi Karya Ikut Rapat Terbatas Bareng Jokowi

    Lama Pasif Akibat Positif Corona, Kini Menhub Budi Karya Ikut Rapat Terbatas Bareng Jokowi

    TIKTAK.ID – Kondisi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi sudah semakin membaik, setelah sebelumnya dinyatakan positif terkena virus Corona (Covid-19).

    Budi Karya diperbolehkan pulang ke rumah dan isolasi mandiri, bahkan sudah mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan anggota Kabinet lainnya, Senin (27/4/20).

    Menteri Sosial Juliari Batubara yang juga mengikuti ratas, menyebut Budi Karya tampak sehat.

    Baca juga : Ekonom Indef: Pelatihan Online Tak Relevan di Masa Pandemi Corona, Dana Rp 5,6 Triliun Kartu Prakerja Lebih Baik Diberikan Langsung ke Rakyat Saja

    “Beliau sudah sehat dan sekarang ikut rapat intern Kabinet, ini kami masih rapat intern,” ujar Juliari, seperti dilansir Kumparan.

    Juliari pun berharap Budi Karya selalu sehat. Rapat terbatas Budi Karya tersebut merupakan yang pertama usai dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang dari rumah sakit.

    “Iya betul, ratas pertama,” terang Juliari.

    Baca juga : Eks Menkes Siti Fadilah Supari Surati Jokowi dari Penjara, Beri Solusi Tangani Corona

    Sekadar informasi, Jokowi menggelar dua ratas intern hari ini. Pertama, ratas soal perkembangan penanganan Covid-19, dan kedua, ratas evaluasi pemberlakuan PSBB.

    Sebelumnya, Juru Bicara Menhub, Adita Irawati menjelaskan, saat ini Kementerian Sekretaris Negara tengah memproses kembalinya Budi Karya setelah posisi Menhub untuk sementara dijabat oleh Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan sejak 14 Maret lalu.

    “Penugasan kembali beliau sedang dalam proses administrasi di Setneg. Diharapkan dalam waktu dekat dapat aktif kembali,” kata Adita.

    Baca juga : Densus 88 Temukan Buku Propaganda Anti Syiah di Kediaman Terduga Teroris Sidoarjo

    Pada kesempatan lain, Budi Karya menceritakan berbagai hal selama dirawat di RSPAD Gatot Subroto. Dia sempat berbicara saat pertama kali dinyatakan positif Corona.

    Budi Karya mengatakan tidak ada yang menyangka bahwa dirinya terjangkit Corona. Awalnya dia hanya sakit tifus, dan sempat 14 hari tidak sadar.

    “Jadi saya nggak tahu kalau kena Covid karena datanya itu saya tifoid (tifus) dari laboratoriumnya. Saya masuk RSPAD, di tengah itu baru dinyatakan Covid saya nggak tahu malah, yang jelas saya nggak sadar 14 hari,” ucap Budi Karya dalam video conference, mengutip Detik.com, Senin (27/4/20).

    Baca juga : Cuitan Trump Soal Jokowi Minta Ventilator Viral, Apa Saja Isi Perbincangan Mereka?

    Budi Karya menyatakan bisa sembuh dari Corona adalah mukjizat. Menurutnya, ia terlalu memaksakan fisiknya secara berlebihan dalam bekerja hingga akhirnya tak kuat menahan serangan Corona.

    “Ini adalah mukjizat bagi saya. Saya memang melakukan kegiatan fisik yang berlebihan, sehingga pada saat ada virus terpaksa harus terkena,” tutur Budi Karya.