Tag: Ramah Lingkungan

  • Aa Gym Lelang BMW untuk Bangun Masjid dan Pesantren Eco-2 Ramah Lingkungan

    Aa Gym Lelang BMW untuk Bangun Masjid dan Pesantren Eco-2 Ramah Lingkungan

    TIKTAK.ID – Pendakwah Abdullah Gymnastiar atau yang akrab disapa Aa Gym baru saja mengumumkan akan melelang motor BMW GS 310 tahun 2019. Ia mengungkapkan dana hasil lelang tersebut akan disalurkan untuk pembangun Masjid Rahmatan Lil ‘alamin di Jalan Tugu Desa Karyawangi, Parompong, Kabupaten Bandung Barat.

    Aa Gym mengatakan pelaksanaan lelang itu melalui akun resmi Instagram pribadi @aagym yang berdurasi kurang lebih dua menit.

    “Ini adalah motor BMW GS 310 2019 dan baru dipakai sekitar 1000 kilometer. Alhamdulillah Allah menitipkan ini sebagai rejeki untuk Aa dan kali ini akan dilelang, siapa sahabat-sahabat yang suka turing. Kita adalah turing, silaturahmi, dan taklim. Seluruh dananya akan diwakafkan untuk pembangunan Masjid,” ujar pendiri Pondok Pesantren Daarut Tauhiid tersebut melalui video yang diunggah di akun Instagramnya, Rabu (2/9/20), seperti dilansir Tempo.co.

    Menurut Aa Gym, motor yang bisa dipakai untuk turing itu masih dalam kondisi yang sangat baik dan bagus. Ia menyatakan motor ini juga sudah dimodifikasi olehnya.

    “Silakan bagi rekan-rekan sekalian, Insya Allah mulus dan Aa sendiri sangat suka dengan motor ini. Tapi bukankah kita harus memberi kepada yang kita lebih sukai. Motor ini juga sudah full dimodifikasi,” terang Aa Gym.

    Kemudian Aa Gym memberikan waktu selama satu minggu untuk siapa saja yang ingin memiliki motor kesayangannya yang baru melakukan jarak tempuh 1073 km.

    “1073 KM, selama satu minggu motor ini akan dilelang. Semoga bisa menjadi pahala yang mengalir tiada terputus bagi yang memiliki dan juga kita semua yang nantinya akan melaksanakan sholat di Masjid ini,” ucap Aa Gym.

    Aa Gym menjelaskan, dirinya telah melakukan pembebasan tanah yang nantinya akan dijadikan Masjid Rahmatan Lil ‘alamin, serta Pondok Pesantren Eco yang ke-2.

    “Assalamualaikum sahabat sekalian. Saat ini kita berada di tanah wakaf yang baru dibebaskan, nanti di sini akan di bangun Masjid Rahmatan Lil ‘alamin, Eco Pesantren yang ke-2 Alhamdulillah,” tutur Aa Gym.

    Aa Gym mengaku masjid dan pesantren itu rencananya akan memanfaatkan apa yang alam miliki tanpa merusak lingkungan sekitar.

    “Nantinya masjid ini akan dibangun seindah mungkin dan berwawasan alam, penggunaan cahaya matahari maksimal, angin dan air. Hal itu adalah bukti bawa Islam membawa Rahmat seisi alam ini,” ucapnya.

  • Tasya Kamila Beberkan Cara Mudah Peduli Lingkungan

    Tasya Kamila Beberkan Cara Mudah Peduli Lingkungan

    TIKTAK.ID – Aktris Tasya Kamila mengatakan menerapkan gaya hidup ramah lingkungan sebenarnya bukanlah sesuatu yang sulit, bahkan relatif mudah. Menurutnya, hal itu bergantung pada seberapa besar keinginan dan kesungguhan seseorang untuk mengubahnya.

    Tasya mengungkapkan dorongan untuk menerapkan pola hidup ramah lingkungan bermula dari didikan orangtuanya sejak kecil. Apalagi terdapat tanggung jawab dan beban moral pasca dirinya diangkat menjadi Duta Lingkungan Hidup sejak tahun 2005, sehingga ia makin terpacu untuk semakin peduli terhadap lingkungan sekitar.

    Mantan penyanyi cilik itu pun menilai sekecil apa pun perilaku ramah lingkungan yang dilakukan, bisa memberi andil dalam keberlangsungan hidup orang banyak di muka bumi.

    “Saya berharap dengan menjadi Duta Lingkungan Hidup jadi terinspirasi, banyak belajar, dan terpenting bisa memberikan pesan-pesan lingkungan hidup pada anak-anak dan banyak orang,” ujar Tasya, seperti dilansir Fimela.com.

    Ibu satu anak ini menjelaskan, dalam mempraktikkan kehidupan ramah lingkungan, tidak bisa langsung 180 derajat, melainkan pelan-pelan dari beberapa aspek dan dari hal kecil dulu. Kemudian ia membeberkan hal-hal kecil yang sudah ia terapkan demi mengimplementasikan gaya hidup ramah lingkungan dalam kesehariannya.

    “Setiap kebutuhan aku, kayak, ‘ini packaging-nya nggak ramah lingkungan banget’, kalau barang yang aku butuhin segini tapi packaging-nya gede banget sehingga jadi sampah. Itu mempengaruhi keputusan yang aku buat dalam berbelanja.”

    Tasya menyebut hal sekecil apa pun untuk memperbaiki lingkungan tidaklah akan percuma. Ia mencontohkan hal kecil itu bisa dimulai dengan membawa botol minum sendiri, membawa sedotan, dan naik sepeda ke kantor.

    Ia menilai anak muda sudah mulai menerapkan hal itu. Menurutnya, itu pertanda banyak masyarakat di kota besar yang sudah peduli pada lingkungan.

    Meski begitu, Tasya mengakui seriring dengan berjalannya waktu, ada yang berubah pada alam karena sudah tereksploitasi oleh manusia itu sendiri. Untuk itu, ia meminta agar masyarakat bisa terus mengampanyekan perilaku ramah lingkungan.

    “Sebenarnya ada kesadaran yang meningkat, tapi ada juga banyak PR sebagai masyarakat untuk melihat intimidasi pada iklim dan pola pikir kita supaya ke depannya mewarisi bumi ini pada anak cucu yang masih layak ditempati. Kesadaran meningkat tapi problem tambah terus,” terangnya.