Tag: pria kulit hitam

  • Lawan Amuk Demonstran, AS Turunkan Pasukan Garda Nasional untuk Pertama Kali Setelah Perang Dunia II

    Lawan Amuk Demonstran, AS Turunkan Pasukan Garda Nasional untuk Pertama Kali Setelah Perang Dunia II

    TIKTAK.ID – Setelah demonstrasi selama empat malam yang dipenuhi bentrokan menyebar ke kota-kota Amerika Serikat, Garda Nasional Minnesota akhirnya dikerahkan untuk pertama kalinya sejak Perang Dunia Kedua, tulis Reuters, Sabtu (30/5/20).

    Demonstrasi pecah setelah terbunuhnya seorang pria kulit hitam, George Floyd oleh polisi kulit putih di Minneapolis, pada Senin kemarin. Floyd dituduh menggunakan uang palsu untuk membeli rokok di sebuah toko. Lalu dia diringkus empat polisi. Salah satu polisi dalam proses penangkapannya menekan lehernya dengan lutut ke tanah.

    Berulang kali Floyd mengatakan bahwa dirinya tak bisa bernapas, namun keluhannya tak digubris polisi, hingga akhirnya dia meninggal.

    Baca juga: Trump Ancam Siapkan Anjing Paling Ganas Hadapi Demonstran, Wali Kota Washington: Tak Ada Anjing Ganas, Adanya Hanya Pria Penakut

    Demi menuntut keadilan rakyat Amerika melakukan demonstrasi, di Minneapolis. Hari pertama demonstrasi terjadi bentrokan antara demonstran dan Polisi. Insiden itu semakin membuat marah warga lainnya, sehingga demonstrasi meluas ke sejumlah kota di Amerika.

    Hingga hari ke empat demonstrasi terus terjadi di berbagai kota Amerika. Pada malam Jumat gelombang kemarahan semakin meningkat atas perlakuan petugas terhadap minoritas. Dari Minneapolis ke New York, Atlanta dan Washington, pengunjuk rasa bentrok dengan polisi.

    Halaman selanjutnya…

  • Demonstran Bakar Kantor Polisi di Minneapolis Amerika

    Demonstran Bakar Kantor Polisi di Minneapolis Amerika

    TIKTAK.ID – Kantor polisi di Minneapolis, Amerika Serikat dibakar demonstran yang memprotes kematian pria kulit hitam George Floyd (46) setelah dianiaya oleh polisi.

    Kerusuhan terjadi setelah, sebuah video polisi menekan leher Floyd menggunakan lututnya ke tanah beredar di media sosial. Pada video itu terlihat seorang perwira polisi kulit putih menggunakan lututnya untuk menjepit leher Floyd ke tanah.

    Saat Floyd mengeluh, “tolong, saya tidak bisa bernapas” dan “jangan bunuh saya”, polisi itu tak menggubrisnya.

    Polisi itu diidentifikasi sebagai Derek Chauvin yang menekan Floyd dengan lutut, dan tiga rekan yang bersamanya ketika peristiwa terjadi Tou Thao, Thomas Lane dan J Alexander Kueng.

    Baca juga: Dinilai Menyesatkan, Cuitan Trump ‘Disemprit’ Twitter

    Warga geram dengan perilaku polisi itu dan melakukan protes turun ke jalan. Bentrokan terjadi antara demonstran dan polisi, namun tak membuat surut nyali demonstran untuk menyampaikan protes ke polisi. Kerusuhan pun tak terelakkan lagi.

    Keluarga Floyd menuntut empat petugas polisi yang terlibat dalam pembunuhan atas kematian Floyd. Namun jaksa penuntut mengatakan mereka masih mengumpulkan bukti.

    Saudara laki-laki Floyd, Philonise Floyd, mengatakan kepada CNN pada Kamis bahwa ia berharap para petugas yang terlibat mendapat hukuman mati.

    “Aku tidak akan pernah mendapatkan saudara laki-lakiku kembali,” katanya. “Kami membutuhkan keadilan.”

    Halaman selanjutnya…