Tag: Penghina Nabi

  • Pembuat Karikatur Hina Nabi Muhammad Tewas dalam Kecelakaan Misterius

    Pembuat Karikatur Hina Nabi Muhammad Tewas dalam Kecelakaan Misterius

    TIKTAK.ID – Seniman Swedia Lars Vilks, yang membuat karikatur Nabi Muhammad dengan tubuh anjing, meninggal secara misterius dalam sebuah kecelakaan lalu lintas, pada Minggu (3/10/21).

    Sebuah pernyataan dari polisi mengatakan masih belum jelas bagaimana tabrakan itu terjadi, tetapi penyidikan awal menunjukkan tak ada keterlibatan orang lain.

    “Kasus ini sedang diselidiki seperti kecelakaan di jalan lainnya. Karena dua polisi terlibat, penyelidikan telah dilimpahkan ke bagian khusus dari kantor kejaksaan,” kata seorang juru bicara polisi kepada kantor berita AFP, menambahkan bahwa tidak ada kecurigaan adanya hal yang ganjil, seperti yang dilansir BBC.

    Vilks dilaporkan mengendarai kendaraan polisi sipil ketika bertabrakan dengan sebuah truk di dekat kota Markaryd di Swedia selatan.

    Penyelidik mengatakan tabrakan itu, yang juga menewaskan dua pengawal polisi, tidak menunjukkan adanya tanda-tanda pelanggaran.

    Artis berusia 75 tahun itu hidup di bawah perlindungan polisi setelah menerima ancaman pembunuhan atas ulahnya membuat kartun penghinaan tersebut.

    Seorang saksi mata mengatakan kepada surat kabar Aftonbladet bahwa mobil yang diduga ditumpangi Vilks tampaknya kehilangan kendali dan menabrak sisi pembatas jalan raya lain dengan kecepatan tinggi. Truk di depan tidak sempat berbelok dan kemudian mereka bertabrakan dengan ledakan keras dengan “kecepatan luar biasa”, katanya kepada surat kabar itu.

    Kepala unit investigasi regional Swedia Selatan, Stefan Sinteus mengatakan pada konferensi pers bahwa petugas berusaha untuk menemukan jawaban mengapa mobil itu berbelok dari jalan hingga menyeberang ke sisi jalan lain.

    “Kami belum tahu penyebab mobil pengawalan itu salah jalan,” katanya. “Tapi kami sedang berbicara dengan saksi, kami telah menemukan sisa-sisa ban di jalan E4 sebelum kecelakaan, jadi kami mencari kemungkinan bahwa itu adalah ledakan ban atau sesuatu yang serupa.”

    Setelah kecelakaan itu, kebakaran besar terjadi dan sejumlah kendaraan darurat datang ke tempat kejadian. Pengemudi truk terluka dan dibawa ke rumah sakit, di mana dia diinterogasi oleh penyelidik.

    Vilks menjadi berita utama di seluruh dunia setelah kartunnya pada tahun 2007 menyebabkan kemarahan, dan menyebabkan Perdana Menteri Fredrik Reinfeldt bertemu dengan duta besar dari 22 negara Muslim dalam upaya untuk meredakan situasi.

    Kartun yang diterbitkan pada 2007, menyinggung banyak Muslim yang menganggap representasi visual Nabi sebagai penghujatan. Ancaman itu terjadi setahun setelah surat kabar Denmark menerbitkan kartun Nabi tersebut.

    Akan tetapi polisi mengatakan pada Senin (4/10/21) bahwa tidak ada ancaman baru terhadapnya belakangan ini.

  • Pemimpin Tertinggi Iran Kecam Dukungan Bodoh Emmanuel Macron kepada Penghina Nabi

    Pemimpin Tertinggi Iran Kecam Dukungan Bodoh Emmanuel Macron kepada Penghina Nabi

    TIKTAK.ID – Pemimpin Revolusi Islam Iran, Ayatullah Sayyid Ali Khamenei mengecam dukungan “bodoh” presiden Prancis Emmanuel Macron karena tidak menghormati Nabi Muhammad Saw, sebagai penghinaan terhadap alasan pemilih Prancis yang memilihnya.

    Dalam sebuah posting yang dirilis di akun Twitter Khamenei.ir pada hari Rabu, Sayid Khamene’i menanyakan kepada kaum muda Prancis dua pertanyaan setelah Presiden Prancis tersebut menyuarakan dukungan untuk majalah satire Charlie Hebdo yang menerbitkan karikatur menghina Nabi Muhammad Saw.

    “Dalam Nama-Nya; Anak muda Prancis! Tanya Presiden Anda, mengapa dia mendukung penghinaan Utusan Tuhan atas nama kebebasan berekspresi. Apakah kebebasan berekspresi berarti menghina, terutama pribadi yang sakral? Bukankah tindakan bodoh ini merupakan penghinaan terhadap alasan orang-orang yang memilihnya?” tanya Ayatullah Khamene’i.

    “Pertanyaan berikutnya untuk ditanyakan adalah: mengapa menimbulkan keraguan tentang Holocaust merupakan kejahatan? Mengapa setiap orang yang menulis tentang keraguan seperti itu harus dipenjara sedangkan menghina Nabi Saw diperbolehkan?” tambahnya.

    Awal bulan ini, Macron berjanji untuk melawan “separatisme Islam”, yang menurutnya mengancam untuk mengambil kendali di beberapa komunitas Muslim di seluruh Prancis.

    Dia juga menggambarkan Islam sebagai agama yang sedang “dalam krisis” di seluruh dunia dan mengatakan Pemerintah Prancis akan mengajukan RUU pada bulan Desember untuk memperkuat Undang-Undang 1905 yang secara resmi memisahkan gereja dan negara di Prancis.

    Komentar Macron, selain dukungannya terhadap majalah satire Charlie Hebdo yang menerbitkan karikatur Nabi Islam tersebut, telah memantik kecaman luas dari umat Islam di seluruh dunia.