Tag: partai politik

  • Sumpah Kelewat Sadis, Mumtaz Rais Sebut Rencana Ayahnya Bentuk Partai Baru ‘Halusinasi Pengangguran Lontang-Lantung’ yang Takkan Terwujud

    Sumpah Kelewat Sadis, Mumtaz Rais Sebut Rencana Ayahnya Bentuk Partai Baru ‘Halusinasi Pengangguran Lontang-Lantung’ yang Takkan Terwujud

    TIKTAK.ID – Sikap frontal ditunjukkan blak-blakan oleh putra Amien Rais yang juga Ketua DPP PAN, Mumtaz Rais saat angkat bicara soal rencana ayahnya yang bakal membentuk partai baru, dan kemungkinan dinamakan “PAN Reformasi”.

    Baca juga: Anggap Politik Indonesia ‘Aneh’, Refly Harun Tegaskan Demo Minta Jokowi Mundur itu Bukan Makar

    Mumtaz menilai dan punya keyakinan, parpol baru yang diangankan Amien Rais ini tidak akan pernah terwujud. Itu sebabnya ia menyebut wacana itu bukan kado pahit bagi PAN saat ini.

    “Kado pahit? Justru kado yang nasgitel, panas, legi lan kenthel (kado panas, manis, dan kental). Mengapa? Karena PAN Reformasi ini, alih-alih akan terbentuk dan dideklarasikan, malah ada yang nyungsep sebelum tumbuh,” ujar Mumtaz kepada wartawan, Senin (31/8/20).

    Baca juga: Jika Masih Ingin Dipercaya Rakyat, Sujiwo Tejo Minta Jokowi Batalkan Pencalonan Anak dan Menantunya di Pilkada 2020

    Pesimisme PAN Reformasi bakal terwujud bukan tanpa alasan. Menurut Mumtaz, PAN Reformasi tidak akan terbentuk karena tidak ada satu pun anggota DPR/DPRD Fraksi PAN atau Kepala Daerah PAN yang ikut bergabung membentuk partai tersebut.

    Halaman selanjutnya…

  • Anies: Jakarta Paling Demokratis se-Indonesia!

    Anies: Jakarta Paling Demokratis se-Indonesia!

    TIKTAK.ID – Berdasarkan kalkulasi Badan Pusat Statistik (BPS), DKI Jakarta didapuk sebagai provinsi paling demokratis se-Indonesia. Diketahui DKI Jakarta mencatat skor Indeks Demokrasi (IDI) sebesar 88,29 poin dan menjadi indeks demokrasi tertinggi di Indonesia selama 11 tahun terakhir.

    Hal itu diumumkan oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan melalui unggahannya di akun Instagram pada Rabu (5/8/20) malam. Anies memaparkan bahwa angka IDI Jakarta meningkat 3,21 poin dibandingkan tahun sebelumnya, 2018 yang mencapai 85,08.

    “Angka ini juga memecahkan angka IDI tertinggi selama 11 tahun perhitungannya,” tulis Anies dalam unggahannya, seperti dilansir CNN Indonesia.

    Catatan IDI Jakarta itu berdasarkan rilis resmi dari BPS Jakarta yang tertuang dalam IDI DKI nomor 35/08/31/Th.XXII, yang dikeluarkan pada Rabu (5/8/20).

    Baca juga: Petinggi Organ Relawan Jokowi Puji Gaya Anies Sikapi Fitnah Ike Muti

    Anies mengatakan peningkatan itu didorong oleh perbaikan pada sejumlah aspek. Ia mencontohkan dalam aspek hak-hak politik dari yang semula 75,42 poin (2018) menjadi 83,86 (2019) atau naik 8,43 poin. Anies pun menilai hal itu antara lain dipicu oleh peningkatan voters turnout (jumlah pemilih) pada Pemilu Legislatif 2019.

    Tidak hanya itu, dalam aspek lembaga demokrasi, DKI Jakarta juga mencatat peningkatan poin sebanyak 4,07 poin. Pada 2018, lembaga demokrasi di DKI Jakarta mencatat poin sebesar 87,82, kemudian pada 2019 menjadi 91,89 poin.

    Anies menyatakan peningkatan itu salah satunya disebabkan oleh perbaikan transparansi anggaran di jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kenaikan itu juga tercatat dalam aspek Kebebasan Sipil, sebesar 91,01 poin atau naik 4,58 dari tahun sebelumnya.

    Baca juga: Fakta Seputar Pengakuan Ike Muti ‘Disuruh Anak Buah Anies Hapus Foto Jokowi’

    Halaman selanjutnya…