Tag: Newcastle United

  • Gaya Melatih Ten Hag Sebabkan Kehilangan Separuh Dukungan Tim

    Gaya Melatih Ten Hag Sebabkan Kehilangan Separuh Dukungan Tim

    TIKTAK.ID – Pelatih Manchester United, Erik ten Hag disebut-sebut telah kehilangan separuh dukungan dari ruang ganti tim lantaran gaya melatihnya.

    Kabar tersebut mencuat usai MU menelan kekalahan dengan skor 0-1 dari Newcastle United dalam laga lanjutan Liga Inggris, pada akhir pekan lalu. Kekalahan tersebut menjadi yang ke-10 dirasakan oleh The Red Devils di semua kompetisi pada musim ini.

    Hal itu menyebabkan tekanan semakin kencang mengarah ke Ten Hag, mengacu pada performa MU. Tim yang bermarkas di Old Trafford itu saat ini sudah menempati posisi ketujuh klasemen, berjarak lima poin dari tim yang menghuni zona empat besar Liga Inggris.

    Di Liga Champions, MU dianggap betul-betul mengecewakan. Pasalnya, Setan Merah menempati posisi juru kunci dan terancam gagal untuk lolos ke babak 16 besar.

    Lebih lanjut, situasi semakin buruk akibat Ten Hag dilaporkan telah kehilangan separuh dukungan di ruang ganti tim. Sky Sports seperti dilansir CNNIndonesia.com, menyatakan bahwa pemain tidak senang dengan cara bermain MU di bawah asuhan Ten Hag.

    Para pemain sendiri merasa berlatih terlalu keras dan terlalu banyak berlari. Beberapa pemain senior di skuad MU juga mempertanyakan alasan Ten Hag memberikan banyak latihan lari.

    Masih berdasarkan laporan yang sama, pemain-pemain senior sudah berbicara kepada Ten Hag mengenai yang terjadi. Mereka menilai manajemen pemain Ten Hag mestinya bisa lebih baik.

    Sementara itu, ESPN menyebut Ten Hag saat ini tengah berjuang supaya para pemain tetap berada di pihaknya. Kabarnya, sekelompok pemain utama tim dilanda kekecewaan usai kekalahan dari Newcastle.

    Meski sejumlah pemain tetap berada di belakang Ten Hag dan staf pelatih, muncul kekhawatiran di dalam klub kalau suasana di ruang ganti bakal semakin menurun mengacu situasi MU saat ini.

    Di sisi lain, pakar transfer Eropa, Fabrizio Romano memaparkan kondisi terbaru dari internal Manchester United. Ia mengaku manajemen Setan Merah masih mendukung penuh Erik ten Hag.

    Mengutip Bola.net dari laporan Romano, manajemen MU hingga kini tidak memiliki sedikitpun rencana untuk memecat Erik ten Hag.

  • Debut Ronaldo di Man Utd Lawan Newcastle Terancam Batal

    Debut Ronaldo di Man Utd Lawan Newcastle Terancam Batal

    TIKTAK.ID – Debut Cristiano Ronaldo bersama Manchester United dalam pertandingan melawan Newcastle United pada lanjutan laga Liga Inggris akhir pekan ini, diketahui terancam batal. Sebelumnya, Man Utd dijadwalkan akan menghadapi Newcastle United pada pekan keempat Premier League di Stadion Old Trafford, Sabtu (11/9/21) malam.

    Kemudian Ronaldo dilaporkan bakal melakoni pertandingan pertama bersama Man Utd pada musim ini ketika menghadapi Newcastle. Namun dengan terpotong masa karantina Covid-19, maka peluang Ronaldo tampil di Old Trafford menjadi tipis.

    Pemain berjuluk CR7 tersebut telah tiba di Manchester, Inggris pada Sabtu (4/9/21). Ronaldo pulang lebih cepat lantaran memperoleh akumulasi kartu kuning bersama Timnas Portugal.

    Tetapi peraturan Pemerintah Inggris mengenai Covid-19 mewajibkan Ronaldo dan keluarga untuk menjalani karantina lebih dahulu selama lima hari. Waktu karantina itulah yang diperkirakan membuat penyerang berusia 36 tahun itu tak dapat bermain bersama Man Utd melawan Newcastle.

    Sebab, akibat menjalani karantina, maka Ronaldo hanya mempunyai waktu yang sedikit dalam persiapan melawan Newcastle. Seperti dilansir CNN Indonesia dari Daily Mail, Ronaldo dijadwalkan bergabung berlatih dengan Paul Pogba dan kawan-kawan di Carrington pada Rabu (8/9/21).

    Durasi karantina yang memakan waktu lima hari membuat Ronaldo baru bisa berlatih bersama Man Utd pada Rabu (8/9/21). Ronaldo juga disebut-sebut bisa ditempatkan Solskjaer di bangku cadangan ketika melawan Newcastle.

    Namun persiapan H-3 dinilai tidak ideal. Sejumlah media di Inggris pun menduga bukan tidak mungkin Ronaldo baru akan dimainkan dalam laga tengah pekan saat Man Utd bertemu Young Boys di ajang Liga Champions, Selasa (14/9/21) waktu setempat.

    Meski begitu, para fans Manchester United tetap dapat menyaksikan Ronaldo, karena ia akan diperkenalkan sebelum kick-off melawan Newcastle. Selain itu, masih ada sedikit peluang Ronaldo tetap bisa debut di akhir pekan saat melawan Newcastle United.

    Untuk diketahui, ketika masih berkostum MU pada 2003 sampai 2009, Ronaldo telah tampil dalam 292 pertandingan di semua ajang dengan mengemas sebanyak 118 gol. Sementara di Liga Inggris, Ronaldo bermain pada 196 laga dengan mencetak 84 gol.

  • Tottenham Gagal Menang, Jose Mourinho: Saya Frustrasi

    Tottenham Gagal Menang, Jose Mourinho: Saya Frustrasi

    TIKTAK.ID – Kemenangan Tottenham Hotspur diketahui telah dibuyarkan oleh Newcastle United pada menit-menit akhir pertandingan. Laga Tottenham melawan Newcastle pun berakhir seri, sehingga membuat Jose Mourinho frustrasi.

    Sebelumnya, pertandingan Newcastle vs Tottenham di St. James’ Park dalam lanjutan Premier League, pada Minggu (4/4/21) malam WIB berakhir tanpa pemenang. Kedua tim tersebut berbagi poin setelah bermain imbang dengan skor 2-2.

    Perlu diketahui, Newcastle sempat unggul lebih dulu lewat gol Joelinton pada menit ke-28. Setelah itu, Tottenham berbalik unggul berkat dua gol Harry Kane.

    Keunggulan dengan skor 2-1 untuk Tottenham mampu bertahan sampai menit-menit akhir pertandingan. Akan tetapi, lima menit sebelum laga bubar, Tottenham justru kebobolan oleh gol Joseph Willock yang membuat laga berakhir seri.

    Oleh sebab itu, Jose Mourinho mengaku kecewa berat dengan kegagalan Tottenham mengamankan kemenangan. Manajer asal Portugal tersebut lantas menyoroti kesalahan di lini belakang.

    “Saya frustrasi, padahal kami harus menang dan kami datang untuk menang,” ujar manajer Tottenham Jose Mourinho, seperti dikutip detik.com dari BBC Radio 5 Live.

    “Sedikit lagi kami bisa menang. Tapi di saat bersamaan kami telah menciptakan ketidakstabilan dengan begitu banyak kesalahan individu di pertahanan. Kami selalu saja memberi Newcastle kesempatan untuk masuk ke permainan,” kata Mourinho.

    “Tentu saja kami memiliki peluang terbaik untuk unggul dengan skor 3-1 dan menghabisi lawan. Tapi kami malah kebobolan di menit berikutnya,” imbuh Mourinho.

    Kemudian Mourinho mengatakan bahwa sebenarnya Tottenham sudah dekat dengan kemenangan. Namun ia menilai timnya sudah melakukan begitu banyak kesalahan individu pada pertahanan.

    “Kami sempat memiliki peluang terbesar untuk menuntaskan laga, lalu kami kebobolan satu menit kemudian,” tegas Mourinho.

    Tidak hanya itu, Mourinho juga kembali menyalahkan para pemainnya atas gol terakhir tersebut.

    “Pelatih yang sama, tapi pemain yang berbeda,” ucap Mourinho, dikutip SuperBall.id dari The Guardian.

    Hasil pertandingan tersebut pun mengganjal langkah Tottenham untuk masuk ke empat besar klasemen Liga Inggris. The Lilywhites tidak berhasil memaksimalkan kekalahan Chelsea untuk menembus zona Liga Champions.

    Tottenham sendiri saat ini masih tertahan di peringkat kelima dengan 49 poin dari 30 pertandingan. Mereka tertinggal dua angka dari Chelsea yang kini berada di posisi keempat.

  • Manchester United Kalahkan Newcastle, Anthony Martial Diserang Warganet

    Manchester United Kalahkan Newcastle, Anthony Martial Diserang Warganet

    TIKTAK.ID – Penyerang Anthony Martial diketahui menjadi sasaran kekesalan warganet usai Manchester United mengalahkan Newcastle United dengan skor 3-1 dalam lanjutan kompetisi Liga Inggris, pada Senin (22/2/21) dini hari WIB.

    Martial sendiri merupakan starter dalam pertandingan tersebut. Namun penyerang asal Prancis tersebut minim kontribusi, baik dalam assist maupun gol.

    Kemudian pada satu momen di menit ke-19 saat Man Utd mencoba mencetak gol, Martial dinilai membuang peluang tersebut. Peristiwa itu terjadi ketika Daniel James berusaha menyerang lewat sisi kanan, lalu ia melepaskan umpan silang mendatar.

    Akan tetapi, umpan James itu pun akhirnya bisa ditangkap kiper Karl Darlow. Menurut suporter, peluang gol itu bisa hilang akibat Martial yang terlambat bergerak dan hanya berjalan.

    Kemudian jurnalis Manchester Evening News, Samuel Luckhurst ikut membuat cuitan mengenai instruksi pelatih Ole Gunnar Solskjar kepada Martial.

    “(Lakukan) Beberapa pergerakan, Antho, bergerak! Segera bergerak,” kata Solskjaer berdasarkan twit dari Luckhurst, seperti dilansir CNN Indonesia.

    Permainan mantan striker AS Monaco tersebut membikin marah suporter. Setelah itu, suporter menumpahkan kekesalahan terhadap permainan Martial melalui media sosial, terutama Twitter.

    Aksi dan respons fans itu bahkan membuat nama Martial menjadi trending di Twitter. Namun sayangnya, populernya nama Martial akibat kritik yang dilontakan suporter tersebut.

    “Saya pikir, semua tanda telah menunjukkan waktu Martial di Man Utd mungkin akan berakhir pada musim panas [pertengahan tahun] ini. Memang sangat berbakat tetapi tidak bisa konsisten, sangat disayangkan”, cuit Al Foran.

    Lebih lanjut, komentar senada juga dilontarkan oleh akun Jordan mengenai penampilan Martial itu.

    “Saya pikir [karier] Martial sekarang ini sudah selesai. Dia memang akan bisa bermain lagi, karena itulah yang Solskjaer miliki. Tapi dia terlalu sering kecanduan, sehingga Solskjaer dapat bahagia dengannya”, jelas Jordan.

    Sementara itu, kritik lain ikut dituangkan oleh akun @ThereseUTD. Therese menyatakan bahwa dirinya merasa khawatir penampilan Martial bisa membahayakan Man Utd.

    “Saya semakin khawatir tentang Martial, apa yang akan terjadi padanya? Performa lain yang mengejutkan”, ucap Therese.

  • Terpaksa Negosiasi Qatar, Arab Saudi Ingin Perlancar Akuisisi Newcastle

    Terpaksa Negosiasi Qatar, Arab Saudi Ingin Perlancar Akuisisi Newcastle

    TIKTAK.ID – Disebabkan masalah siaran ilegal, akuisisi Newcastle United terancam gagal. Agar terhindar dari kegagalan tersebut, konsorsium Arab Saudi sebagai calon pembeli bersedia mengadakan diplomasi dengan Pemerintah Qatar.

    Terhentinya proses pembelian tersebut disebabkan protes kepada Premier League yang dilakukan oleh pihak BeIN Sports, stasiun TV asal Qatar.

    Mereka mengklaim Pemerintah Arab Saudi terlibat pada saluran TV satelit bajakan bernama beoutQ, yang menyiarkan tayangan-tayangan olahraga secara ilegal.

    BeIN mengalami kerugian mencapai 500 juta Paun (sekitar Rp8,8 triliun). Arab Saudi pun telah melarang BeIN mengudara, buntut perselisihan hubungan politik sejak 2017 lalu, antara Arab Saudi dan Qatar.

    Persoalan itu pun telah dipaparkan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) dan rencananya akan dipublikasikan 16 Juni, berupa sebuah dokumen setebal 123 halaman yang telah diberikan kepada Premier League terkait pelanggaran siaran tersebut.

    Diberitakan Daily Mail, konsorsium Arab Saudi di bawah pimpinan Pangeran Mohammed bin Salman menolak tuduhan keterlibatan dalam pelanggaran tersebut. Namun tetap saja, kasus ini terus menghambat proses akuisisi, bahkan dapat mengakibatkan pembatalan.

    Itu sebabnya mereka disebut sudah meminta bantuan Pemerintah Arab Saudi agar melakukan pembahasan tentang hal tersebut bersama Pemerintah Qatar.

    Meskipun tidak akan gampang, berhubung Arab Saudi selama ini tengah mengembargo Qatar, namun itulah langkah yang kini dapat ditempuh. Dengan adanya bantuan politik, proses akuisisi atas klub sepak bola Inggris yang bermarkas di Stadion St James Park, diharapkan kembali lancar.

    Pengumuman tentang izin akuisisi bakal disampaikan pada beberapa minggu ini oleh pihak Premier League, tentang keputusan terkait keluar atau tidaknya izin akuisisi.

    Sejak 2007, Mike Ashley telah menjadi pemilik Newcastle. Konsorsium Arab Saudi berencana membeli klub berjuluk The Magpies itu dengan harga 300 juta Paun, yang disebut-sebut sebagai upaya Arab Saudi memancangkan kekuatannya di bidang olahraga, seperti yang telah dilakukan oleh Uni Emirat Arab melalui pembelian Manchester City atau Qatar dengan membeli Paris Saint-Germain.

  • Ide Unik Paul Pogba Lawan Rasisme, Ajak Pemain MU Kenakan Gelang ini

    Ide Unik Paul Pogba Lawan Rasisme, Ajak Pemain MU Kenakan Gelang ini

    TIKTAK.ID – Dalam memerangi pelecehan berbau rasis, gelandang Manchester United, Paul Pogba ternyata punya inisiatif unik. Ide tersebut muncul menanggapi kondisi dunia sepak bola yang saat ini kerap tercemar hal-hal berbau rasis.

    Pemain asal Prancis tersebut mengajak semua rekan setimnya agar mengenakan gelang berwarna putih bertuliskan ‘No to Racism and We are One’. Hal ini dibuktikan saat pertandingan Boxing Day kontra Newcastle United, Jumat (27/12/19).

    Baca juga: Chelsea Siapkan Budget Rp 2,7 Triliun, Frank Lampard Incar Belanja 4 Pemain

    Pada pertandingan tersebut, Paul Pogba sendiri berhasil tampil menawan pada babak kedua. Laga yang berlangsung di Old Trafford tersebut berhasil dimenangkan oleh tuan rumah dengan skor akhir 4-1.

    Aksi “gelang putih” yang digagas Paul Pogba itu diklaim merupakan inisiatifnya sendiri. Ia mengaku terinspirasi aksi yang terjadi pada tahun 2005 dan dilakukan oleh bintang Arsenal, Thierry Henry.

    “Itu murni ide saya. Saya memikirkan akan melakukan ide ini, namun saya tidak ingin lewat FIFA atau UEFA. Saya melakukannya dengan inisiatif sendiri,” klaim Paul Pogba seperti dilansir Goal Internasional.

    Halaman selanjutnya…