Tag: manajer Liverpool

  • Klopp: Cedera Harvey Elliott Cukup Berat

    Klopp: Cedera Harvey Elliott Cukup Berat

    TIKTAK.ID – Manajer Liverpool, Jurgen Klopp mengungkapkan bahwa cedera yang saat ini dialami oleh gelandang Harvey Elliott ketika menghadapi Leeds United cukup berat. Klopp menyebut Elliott harus menjalani serangkaian tes untuk melihat sejauh mana cedera yang ia alami.

    “Memang cukup baik dia (Elliott) bisa mengunggah di Instagram usai pertandingan, dan menunjukkan dia tidak merasa terlalu sakit lagi,” ujar Klopp seperti dilansir CNN Indonesia dari Reuters, Senin (13/9/21).

    “Pergelangan kaki Elliott tidak dalam posisi yang tepat. Sangat penting hal itu terjadi sangat cepat, namun saya tidak bisa mengatakan apa-apa lagi. Cederanya berat, jadi kami akan menunggu hasil pemindaian dan evaluasi,” imbuh Klopp.

    Sebelumnya, Elliott mendapat tekel keras dari bek Leeds, Pascal Struijk, saat perebutan bola di pinggir lapangan. Elliott langsung mengerang kesakitan dan Moh Salah yang berada di dekatnya segera meminta tim medis Liverpool menanganinya. Ketika itu, Elliott cukup lama mendapat perawatan di lapangan, sebelum akhirnya ditandu keluar untuk digantikan Jordan Henderson di menit ke-63.

    Akibat tekel tersebut, wasit memberikan kartu merah kepada Struijk. Leeds pun harus bermain hanya dengan 10 orang hingga akhir. Kemudian dalam pertandingan itu, Liverpool berhasil menang dengan skor 3-0 berkat gol Mohamed Salah, Fabinho, dan Sadio Mane.

    Untuk diketahui, Elliot yang merupakan pemain muda Liverpool baru menginjak 18 tahun pada April silam. Bila cedera Elliott cukup berat, maka dikhawatirkan dia akan absen lama dari Liga Primer.

    Lebih lanjut, Klopp tampak masih enggan membicarakan peluang Liverpool buat kembali meraih trofi Liga Primer seperti pada musim 2019-2020 lalu.

    “Saya tidak tertarik dengan bentuk ketika kami memenangkan gelar. Saya justru tertarik dengan kondisi saat ini. Kami bermain sangat baik hari ini. Jika kami tidak bermain bagus, maka kami bakal direpotkan oleh Leeds,” terang Klopp.

    “Kami menekan dengan sangat baik, sehingga kami bisa menguasai bola. Ini memang masih jauh dari performa sempurna, tapi kami harus membuka lebih banyak peluang. Hal itu pun bukan masalah hari ini, karena masih ada waktu untuk berbenah,” sambung Klopp.

  • Didera Badai Cedera, Klopp Tak Mau Pikirkan Peluang Juara Premier League

    Didera Badai Cedera, Klopp Tak Mau Pikirkan Peluang Juara Premier League

    TIKTAK.ID – Manajer Liverpool, Juergen Klopp mengaku tidak mau memikirkan peluang timnya juara Premier League. Pasalnya, ada masalah yang lebih membuat Klopp pusing saat ini, yakni badai cedera yang tak habis-habisnya.

    Perlu diketahui, Liverpool sebagai juara bertahan Premier League memiliki start yang terbilang naik-turun pada musim ini. Liverpool telah tiga kali kehilangan angka, dengan yang terakhir saat diimbangi Manchester City dengan skor 1-1.

    Sebelumnya, Liverpool sempat disikat Aston Villa 2-7 dan diredam Everton 2-2. Kemudian usai delapan pekan berlalu, Liverpool berada di posisi keempat klasemen dengan 17 poin dari delapan pertandingan.

    Sejauh ini, performa Liverpool memang dinilai masih belum memuaskan, mengingat status mereka saat ini. Namun hal itu ternyata tidak memusingkan Klopp. Sebab, terdapat satu hal yang begitu dipikirkan oleh Klopp, yaitu badai cedera.

    Sejak awal musim, Liverpool memang tidak berhenti dihantam badai cedera. Mereka kehilangan dua bek tengah andalannya, Virgil van Dijk dan Joe Gomez.

    Apalagi beberapa pemain juga sudah sempat terpapar Covid-19, dan yang terbaru Mohamed Salah.

    Terdapat total 8 sampai 10 pemain Liverpool yang berada di ruang perawatan karena alasan berbeda. Oleh sebab itu, Klopp pusing tujuh keliling untuk meramu skuatnya, termasuk saat menghadapi Leicester City, Senin (23/11/20) dini hari WIB besok.

    “Maaf, saya harus berkata seperti ini. Tapi saya tidak peduli soal peluang mempertahankan juara, karena sepertinya tidak akan ada tim yang bakal mendapat 100 poin atau lebih. Pada musim ini? Dengan waktu yang lebih singkat selama empat pekan? Jumlah pertandingan yang sama? Saya rasa tidak mungkin, bahkan 87 poin sudah terlalu banyak,” ujar Juergen Klopp, seperti dikutip Detik.com dari Daily Mail.

    “Bahasa Inggris saya memang tidak cukup bagus untuk mengungkapkan apa yang saya rasakan soal Gomez. Kepala fisioterapis mengatakan kepada saya dan semuanya bahwa cedera itu serius banget. Tidak ada yang berpikir itu cedera ringan, dan cedera itu menjadi sesuatu yang harus diatasi oleh pemain dan manajer. Kami pun khawatir dengan bagaimana cedera itu muncul,” ucapnya.

    “Kemudian terkait cedera Van Dijk, itu bukan karena intensitas pertandingan. Melainkan hal itu karena keputusan yang sangat aneh dari satu orang dan sangat sulit diterima,” imbuhnya.

  • Klopp Nilai Wajar Performa Liverpool Mengendur Usai Juara

    Klopp Nilai Wajar Performa Liverpool Mengendur Usai Juara

    TIKTAK.ID – Liverpool tampak mengendur usai berhasil mengunci gelar juara Liga Inggris. Misi mengukir rekor poin pun kandas. Meski begitu, manajer Liverpool, Juergen Klopp memaklumi hal tersebut.

    Seperti diketahui, Liverpool sudah mengunci gelar juara Premier League ketika kompetisi masih menyisakan tujuh pertandingan. Kemenangan atas Crystal Palace pada 25 Juni lalu yang diikuti oleh kekalahan Manchester City dari Chelsea pada sehari berikutnya, memastikan hal tersebut.

    Tetapi sejak saat itu penampilan “Si Merah” malah menurun. Diketahui pada lima pertandingan berikutnya, hanya menghasilkan dua kemenangan dan sekali imbang. Sementara dua lainnya berujung kekalahan.

    Hasil-hasil ini pula yang menyebabkan misi mengukir rekor poin kandas. Liverpool sedianya ingin menggusur catatan Man City yang telah mengukir sebanyak 100 poin kala juara pada musim 2017/2018.

    Alhasil, saat ini anak-anak Merseyside itu hanya bisa mengumpulkan poin maksimal 99. Pasalnya, hanya ada dua pertandingan tersisa.

    Namun Klopp mengaku ingin melihat lebih jauh dari itu, yakni trofi-trofi besar lain untuk timnya.

    “Ketika Pep Guardiola dulu di Bayern dan kami cukup sering jadi runner-up di belakang mereka, situasinya sama seperti itu. Mereka akan mendominasi liga hingga mereka berhasil jadi juara dan setelah itu mereka akan kalah di beberapa laga,” ujar Klopp seperti dikutip Detik.com dari Sky Sports.

    “Bayern sudah tidak akan memiliki apa-apa lagi untuk dikejar pada momen itu. Tapi saya sungguh senang dengan tim kami tampil, tidak ada sesuatu yang jelas terlihat. Bukannya kami kehilangan fokus di sana-sini,” lanjut Klopp.

    Klopp menyatakan Liverpool adalah tim yang tampil lebih baik di lapangan saat melawan Arsenal, tapi kalah atas alasan-alasan yang jelas. Ia pun mengaku tak bisa benar-benar menjelaskannya. Ia menegaskan bahwa timnya memiliki musim yang luar biasa dan ia tidak ingin membuatnya terlihat lebih kecil.

    Di sisi lain, legenda Manchester United, Rio Ferdinand, menyatakan pernah mengalami hal serupa seperti pemain Liverpool, yakni juara Liga Inggris sebelum musim berakhir saat bersama Man United.

    “Ketika sudah menjadi juara, intensitas permainan dan kualitas pikiran pemain pasti akan menurun satu sampai dua persen,” ucap Ferdinand dikutip dari situs BT Sport, Minggu (12/7/20).