Tag: Luis Enrique

  • Ronaldo Berpotensi Tentukan Pelatih The Blues Selanjutnya

    Ronaldo Berpotensi Tentukan Pelatih The Blues Selanjutnya

    TIKTAK.ID – Cristiano Ronaldo yang telah sejak lama diidamkan oleh bos Chelsea, Toddy Boehly, dikabarkan punya potensi dalam menentukan siapa pelatih The Blues selanjutnya.

    Ronaldo memang sudah sejak lama dikaitkan dengan Chelsea. Sang pemilik klub, Boehly, disebut-sebut begitu menginginkan CR7 untuk bermain di Stamford Bridge, namun belum juga kesampaian.

    Kesempatan merekrut Ronaldo sebenarnya sempat mengemuka pada awal musim ini. Akan tetapi, rencana mendatangkan Ronaldo ditentang oleh pelatih Chelsea ketika itu, Thomas Tuchel, yang akhirnya digantikan oleh Graham Potter.

    Karier kepelatihan Potter di Chelsea pada akhirnya hanya berlangsung secara singkat. Performa mengecewakan Chelsea membuat mantan pelatih Brighton & Hove Albion tersebut didepak.

    Kepergian Potter itu membuat Chelsea saat ini mulai berburu pelatih baru. Menariknya, satu nama yang muncul yakni Luis Enrique, walaupun Julian Nagelsmann yang disebut-sebut sebagai favorit utama.

    Seperti dikutip CNNIndonesia.com dari Mirror, Enrique sempat diperjuangkan oleh Ronaldo agar menjadi pelatih MU, sepeninggal Ole Gunnar Solskjaer pada November 2021 lalu. Mantan pelatih Barcelona tersebut bahkan menjadi pilihan terdepan Ronaldo, daripada mantan pelatihnya di Real Madrid, Zinedine Zidane.

    Adapun karier Enrique di level klub juga terbilang sukses, meski sempat gagal di Timnas Spanyol. Ia telah berhasil memberikan dua gelar Liga Spanyol dan satu gelar Liga Champions untuk Blaugrana.

    Bila Enrique nantinya memang benar-benar berlabuh di Chelsea, maka hal itu sekaligus menjaga mimpi Boehly untuk merekrut Ronaldo. Kendati telah memperoleh gaji besar di Al Nassr, Ronaldo jelas tak akan melewatkan peluang bermain di liga yang jauh lebih kompetitif di Chelsea.

    Sementara itu, Julian Nagelsmann diklaim berpotensi batal jadi pelatih Chelsea akibat faktor usia. Nagelsmann sendiri kini sedang menganggur karena baru saja dipecat oleh Bayern Muenchen. Ia pun dikabarkan siap bernegosiasi dengan Chelsea terkait kemungkinan menggantikan Potter.

    Mengutip Tribunnews.com, Todd Boehly selaku pemilik Chelsea mengakui kalau mantan pelatih TSG Hoffenheim itu memenuhi beragam syarat yang ia cari dalam sosok juru taktik. Meski begitu, dia memiliki kecemasan soal usia Nagelsmann yang masih berada di kisaran pertengahan 30-an. Boehly diindikasikan tidak sreg lantaran Nagelsmann masih terlalu muda untuk menjadi pelatih.

  • Pedri Akan Tampil di Olimpiade Tokyo, Koeman Sarankan Istirahat

    Pedri Akan Tampil di Olimpiade Tokyo, Koeman Sarankan Istirahat

    TIKTAK.ID – Pedri diketahui telah masuk ke skuad sepakbola Spanyol untuk tampil di ajang Olimpiade Tokyo. Merespons hal itu, pelatih Barcelona, Ronald Koeman, sebetulnya lebih senang jika Pedri istirahat.

    Sebelumnya, Pedri sempat tampil mengesankan bersama Barcelona besutan Koeman di sepanjang musim 2020/2021. Hal itu pun membuat pelatih tim nasional Spanyol, Luis Enrique, membawa Pedri ke skuad Spanyol di ajang Euro 2020.

    Walaupun usia Pedri masih menginjak 18 tahun, namun ia selalu menjadi starter di Euro 2020 hingga Spanyol menembus semifinal. Dia hanya satu kali ditarik keluar, ketika Spanyol mengalahkan Swiss di perempatfinal lewat adu penalti.

    Lantas Pedri kembali memperkuat tim sepakbola Spanyol di ajang Olimpiade Tokyo. Spanyol sendiri berada di Grup C dan memulai laga awal melawan Mesir pada Kamis (22/7/21) mendatang. Setelah itu, mereka akan berhadapan dengan Australia dan Argentina.

    Perlu diketahui, sebenarnya Koeman merasa berat hati melihat Pedri ikut ke Olimpiade Tokyo. Pasalnya, pelatih Barcelona asal Belanda itu mengaku lebih ingin pemainnya istirahat saja, usai tampil di Euro 2020.

    “Pedri sudah banyak bermain, jadi kami harus memberinya istirahat. Semua orang pun membutuhkan hal itu selama musim panas (Eropa),” ujar Koeman, seperti dilansir dari Sport.

    “Seperti yang sudah dikatakan pelatih Pep Guardiola, bermain di dua turnamen penting di musim panas terlalu berlebihan. Namun kami tidak bisa berbuat apa-apa,” terang Koeman.

    “Kejuaraan Eropa Pedri ini sangat fenomenal. Pada usia 18 tahun dia telah memainkan hampir semua pertandingan lengkap, dengan kedewasaan yang juga mengesankan,” imbuhnya.

    Lebih lanjut, Koeman pun tak lupa memuji Pedri. Ia menilai pemainnya itu perlu dicontoh oleh para pesepakbola muda lainnya.

    “Sepakbolanya terus meningkat dan dia merupakan anak yang sangat jujur dan tenang. Dia hidup untuk sepakbola, dan dia adalah contoh bagaimana menjadi seorang pemuda di Barca,” tutur Koeman.

    “Penting bagi sepakbola akar rumput kami, pemain muda melihat bahwa berada di klub akan memberi mereka peluang,” sambung Koeman.