Tag: Ketua DPR AS

  • Nancy Pelosi: Tuntaskan Proses Pemakzulan Trump Sama Sekali Tak Bahayakan ‘Pesan Persatuan’ Biden

    Nancy Pelosi: Tuntaskan Proses Pemakzulan Trump Sama Sekali Tak Bahayakan ‘Pesan Persatuan’ Biden

    TIKTAK.ID – Anda jangan mengabaikan tindakan presiden “karena orang mengira kita harus berbuat baik-baik saja dan melupakan bahwa (akibat kesalahan Trump) orang mati di sini,” kata Ketua DPR AS, Nancy Pelosi.

    Pelosi pada hari Kamis dengan tegas menolak gagasan dan argumentasi bahwa melanjutkan sidang pemakzulan Senat untuk mantan Presiden Donald Trump dapat melemahkan pesan persatuan Presiden Joe Biden di Amerika.

    “Saya tidak melihat itu sama sekali,” kata Pelosi dalam konferensi pers mingguannya ketika ditanyai pertanyaan tersebut. “Saya tidak berpikir itu akan merusak persatuan.”

    Faktanya adalah, katanya, bahwa Trump menghasut pemberontakan pada 6 Januari, ketika massa pendukungnya yang kejam menyerbu Capitol AS dan menjelajahi aula mencari anggota parlemen untuk menghentikan mereka dari sertifikasi kemenangan pemilihan Biden. Aksi brutal itu pun menyebabkan lima orang tewas.

    “Hanya karena dia (Trump) pergi sekarang -terima kasih Tuhan- Anda tidak kemudian berkata kepada presiden, ‘Lakukan apa pun yang Anda inginkan di bulan-bulan terakhir pemerintahan Anda’ … karena orang berpikir kita harus berbuat baik-baik dan melupakan bahwa orang mati di sini, itu [si Trump telah terbukti berusaha] untuk merusak pemilu kami, merusak demokrasi kami, dan mencemarkan Konstitusi kami,” kata Pelosi.

    “Joe Biden mengatakannya dengan indah: ‘Jika Anda akan bersatu, Anda harus ingat,’” tambahnya, merujuk pada bagian pidato pelantikan Biden. “Itu adalah tanggung jawab kami, untuk menegakkan integritas Kongres Amerika Serikat. Itu adalah tanggung jawab kami, untuk melindungi dan membela Konstitusi Amerika Serikat. Dan itulah yang akan kami lakukan.”

    DPR memilih untuk mendakwa Trump seminggu setelah kerusuhan Capitol, menjadikannya presiden pertama yang dimakzulkan dua kali dalam sejarah kepresidenan Amerika. Sebuah rekor juga bahwa 10 Republikan memilih setuju pada satu justifikasi pemakzulan: (Trump telah melakukan) hasutan pemberontakan.

    Terserah Pelosi untuk memutuskan kapan akan mengirim pasal pemakzulan ke Senat, yang kemudian akan memicu persidangan di majelis itu. Dia hanya mengatakan bahwa itu akan segera terjadi.

    “Tidak,” katanya diplomatis saat ditanya kapan waktunya secara lebih spesifik. “(Namun) ini akan segera terjadi, seperti yang saya katakan. Kamu akan menjadi orang pertama yang tahu.”

  • Pelosi Terus Desak Pence untuk Lengserkan Trump

    Pelosi Terus Desak Pence untuk Lengserkan Trump

    TIKTAK.ID – Ketua DPR AS, Nancy Pelosi terus menekan Wakil Presiden Mike Pence untuk segera mendepak Donald Trump dari jabatannya karena perannya dalam penyerbuan ke Kongres minggu lalu.

    Dilansir BBC, anggota parlemen berencana mengajukan resolusi yang meminta Pence mengajukan Amandemen ke-25 untuk menyatakan presiden tidak layak lagi untuk menjabat. Namun Pence dikabarkan menentang gagasan itu.

    Itulah sebabnya, DPR akan mengadakan pemungutan suara guna mendakwa Trump yang telah memprovokasi para pendukungnya untuk menyerang gedung Capitol.

    Presiden Republik ini dituduh oleh Demokrat dan banyak anggota Partai Republik sebagai orang yang bertanggung jawab atas kerusuhan Rabu malam kemarin, menyusul unjuk rasa yang sekali lagi dipicu ulah Trump mengulangi tuduhan tanpa dasar adanya kecurangan suara pada pemilihan November lalu. Lima orang tewas dalam serangan itu, termasuk seorang petugas polisi Capitol.

    Trump tak membuat pernyataan publik sejak beberapa platform media sosial mulai memblokir akunnya secara permanen pada Jumat kemarin.

    Trump akan melepas jabatannya pada 20 Januari, saat Joe Biden dilantik sebagai Presiden AS yang baru. Trump mengatakan bahwa dirinya ogah menghadiri upacara pelantikan Biden.

    Sementara Pelosi menulis kepada anggota parlemen bahwa DPR akan memberikan resolusi pada Senin (11/1/21), untuk secara resmi meminta Pence mengeluarkan Amandemen ke-25 Konstitusi, yang akan memungkinkan Pence untuk mengusir Trump dari Gedung Putih dan dia akan menjadi “Penjabat Presiden”.

    Pelosi mengatakan Demokrat dapat mengajukan tuduhan “penghasutan pemberontakan” terhadap Trump.

    DPR rencananya akan memberikan suaranya pada resolusi tersebut pada Selasa. Setelah itu, Pence dan Kabinetnya akan diberi waktu 24 jam untuk bertindak sebelum potensi DPR bergerak menuju pemakzulan.

    “Kami akan bertindak dengan segera, karena presiden ini merupakan ancaman bagi semua,” kata Pelosi dalam suratnya pada Minggu kemarin. “Kengerian serangan yang sedang berlangsung terhadap demokrasi kita yang dilakukan oleh presiden (Trump) ini semakin intensif dan begitu juga kebutuhan segera untuk diambil tindakan.”

    Sementara itu, senator Republik, Pat Toomey dari Pennsylvania dan Lisa Murkowski dari Alaska mengatakan presiden harus “mengundurkan diri secepat mungkin”.

    Anggota parlemen senior mengatakan pemungutan suara untuk mendakwa Trump di DPR dapat diadakan pada pertengahan minggu.

    Trump bisa menjadi satu-satunya presiden dalam sejarah AS yang telah dimakzulkan dua kali.