Tag: Jam Tangan Pintar

  • Samsung Galaxy Watch Umumkan Fitur Baru, Pelacakan Tidur Hingga Kelola Stres

    Samsung Galaxy Watch Umumkan Fitur Baru, Pelacakan Tidur Hingga Kelola Stres

    TIKTAK.ID – Samsung diketahui telah mengumumkan pembaruan baru untuk jam pintarnya Galaxy Watch dengan peningkatan fitur-fitur kesehatannya.

    Seperti dikutip detik.com dari Ubergizmo, pada Senin (8/5/23), versi pembaruan One UI 5 fitur tersebut mencakup pelacakan tidur, manajemen stres, fitur pelacakan kebugaran, dan kesehatan pengguna secara keseluruhan.

    Fitur pelacakan tidur yang baru bisa memberikan pengguna informasi terperinci mengenai pola tidur mereka dengan memakai kombinasi sensor, termasuk akselerometer dan monitor detak jantung. Fitur ini pun memungkinkan pengguna untuk melacak berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk tertidur, berapa banyak waktu yang dihabiskan di setiap tahap tidur, dan berapa kali mereka terbangun di malam hari.

    Lebih lanjut, alat manajemen stres di One UI 5 memakai data variabilitas detak jantung untuk memberi pengguna skor stres. Alat ini juga menawarkan latihan pernapasan terpandu untuk bisa membantu mereka mengurangi tingkat stres.

    Fitur tersebut diklaim sangat berguna bagi orang-orang yang menjalani kehidupan yang sibuk dan penuh tekanan serta sedang mencari cara untuk mengelola tingkat stres mereka secara efektif.

    Tidak hanya itu, One UI 5 juga menyertakan pembaruan pada kemampuan pelacakan kebugaran jam tangan, memberi pengguna kemampuan untuk melacak lebih dari 120 jenis latihan berbeda, dan menerima umpan balik waktu nyata tentang kinerja mereka. Bahkan perangkat ini mampu memberikan target kebugaran yang dipersonalisasi berdasarkan tingkat aktivitas.

    Pembaruan fitur Samsung Galaxy Watch tersebut disebut-sebut akan diluncurkan pada akhir tahun ini. Adapun fitur pelacakan tidur, manajemen stres, dan pelacakan kebugaran yang ditingkatkan dari jam tangan menjadikannya pilihan yang bagus untuk konsumen yang sadar kesehatan dan mencari jam tangan pintar yang bisa mengikuti gaya hidup aktif mereka.

    Dengan adanya pembaruan fitur ini, maka pengguna dapat melacak pola tidur mereka, mengelola tingkat stres mereka, dan menerima saran kebugaran yang dipersonalisasi berdasarkan tingkat aktivitas mereka. Oleh sebab itu, jam tangan Samsung bisa menjadi pilihan yang bagus bagi mereka yang ingin meningkatkan kesehatan dan kebugaran mereka secara keseluruhan.

  • Amazfit GTR Mini, Desain Mewah Harga Terjangkau

    Amazfit GTR Mini, Desain Mewah Harga Terjangkau

    TIKTAK.ID – Amazfit kini kembali meramaikan ekosistem jam tangan pintar di Indonesia. Usai meluncurkan seri terbaru GTR Mini secara global pada Februari lalu, kali ini kecanggihannya sudah dapat dinikmati oleh para penggemarnya di Tanah Air.

    Amazfit GTR Mini memiliki ukuran yang lebih mungil dari pendahulunya, dan memiliki beragam fitur yang bakal memanjakan para pengguna. Harga yang ditawarkan tergolong murah, namun tidak murahan.

    Bahkan tampilan Amazfit GTR Mini terkesan mewah. Layar perangkat ini berbentuk bulat dengan tepian yang melengkung, sehingga memberikan kesan klasik nan mewah. Jam ini juga dibuat sangat tipis dan ringan, yaitu dengan ketebalan hanya 9,25 mm dan bobot 24,6 gram.

    Selain itu, kesan mewah Amazfit GTR Mini datang dari kilauan tepi jam, dan panel belakang berlapis kaca yang dipadukan tali silikon lembut dan nyaman ketika dipasangkan ke tangan. Belum lagi material bodinya memakai Stainless Steel, yang berada di area tengah dan bawah jam.

    Seperti dilansir detik.com, pada bagian bawahnya terdapat BioTracket 3.0 PPG Biometric sensor, yang berguna untuk mengukur oksigen dalam darah. Terdapat pula lokasi untuk menghubungkan jam dengan kabel charger magnetic. Perangkat ini tersedia dalam pilihan warna Midnight Black, Misty Pink, dan Ocean Blue.

    Kemudian ada banyak fitur yang bisa dinikmati oleh para pengguna. Jam tangan ini mendukung pengoperasian layar sentuh. Navigasi Amazfit GTR Mini begitu smooth, sehingga enak dan nyaman saat digeser kanan-kiri atau atas-bawah.

    Jika pengguna swipe dari atas ke bawah, akan ada control center berisi info sisa baterai, tanggal hari ini, mengatur brightness, atau langsung masuk menu setting. Bila ingin melihat notifikasi, dapat swipe dari bawah ke atas. Saat layar GT Mini digeser ke kanan atau kiri, bakal muncul widget aktivitas pengguna, seperti detak jantung, cuaca, oksigen di dalam darah, atau data berapa jarak yang sudah ditempuh dengan berjalan kaki.

    Tidak hanya itu, terdapat tombol di sebelah kanan atas dengan logo Amazfit, yang berfungsi untuk masuk ke menu utama, upaya kembali ke home, dan memilih mode olahraga. Tombol ini bisa mengubah wallpaper jam, dengan cara menekan beberapa detik saja dan secara otomatis ada wallpaper yang dapat dipilih.

    Jam tangan ini dibanderol dengan harga Rp1.699.000.

  • Apple Watch Patenkan Strap yang Bisa Deteksi Gerakan

    Apple Watch Patenkan Strap yang Bisa Deteksi Gerakan

    TIKTAK.ID – Apple Watch, jam pintar besutan Apple, pertama kali diluncurkan pada 2015 silam. Sejak saat itu pula, setiap versi kerap ditambahkan dengan fitur dan peningkatan kemampuan baru.

    Tidak hanya menjadi penunjuk waktu, Apple Watch juga menawarkan banyak fitur. Mulai dari kesehatan, komunikasi, streaming musik, pembayaran seluler, dan lainnya.

    Kemudian model Apple Watch yang lebih baru disebut-sebut tahan air dan punya layar yang selalu aktif. Selain itu, jam tangan pintar ini juga dilengkapi dengan fitur pemantauan kesehatan tingkat lanjut seperti EKG dan pemantauan oksigen darah.

    Oleh sebab itu, tidak diragukan lagi kalau Apple Watch berhasil menjadi aksesori populer bagi pengguna iPhone, terutama pengguna yang menginginkan pengalaman lebih terintegrasi dan mulus dengan perangkat seluler mereka.

    Pengalaman tersebut mungkin bakal menjadi lebih keren lagi di masa mendatang. Pasalnya, ada bocoran informasi soal paten baru untuk Apple Watch. Paten terbaru raksasa teknologi tersebut dikabarkan melibatkan jenis strap baru yang memanfaatkan kekuatan elektroda. Teknologi ini memungkinkan untuk merasakan gerakan tangan pengguna dengan akurasi tinggi.

    Sementara Apple Watch sudah punya fungsi serupa, paten baru ini telah membawanya ke level berikutnya, yang memungkinkan perangkat untuk mendeteksi bahkan gerakan kecil yang dilakukan hanya dengan jari.

    Apple menyatakan bahwa alternatif seperti sensor jarak, kamera, dan sentuhan, bisa menjadi kikuk dan membatasi. Terlebih aksesori tradisional seperti sarung tangan atau pengontrol genggam tidak selalu bisa diterima secara sosial untuk penggunaan sehari-hari di depan umum.

    Teknologi baru ini pun nantinya bisa digunakan dalam berbagai aplikasi, walaupun Apple masih belum menentukan bagaimana penggunaannya.

    Meski paten belum tentu merupakan bukti tentang apa yang akan dilakukan perusahaan di masa depan, tapi paten dapat berfungsi menjadi gambaran sekilas mengenai arah yang dituju perusahaan.

    Jelas kalau perusahaan besutan Steve Jobs ini melihat Apple Watch sebagai area potensial untuk inovasi dan peningkatan. Hal itu pun dibuktikan dengan pengajuan patennya baru-baru ini sebagaimana dikutip detik.com dari Gizmochina, pada Senin (10/4/23).

  • Garmin Instinct Crossover, Smartwatch Berstandar Militer Amerika

    Garmin Instinct Crossover, Smartwatch Berstandar Militer Amerika

    TIKTAK.ID – Garmin diketahui telah meluncurkan jam tangan pintar terbarunya yang bernama Instinct Crossover Solar Tactical. Jam tangan tersebut memiliki beragam fitur yang menunjang aktivitas berolahraga penggunanya.

    Seperti dilansir detik.com, smartwatch hybrid ini diklaim berstandar militer Amerika. Perangkat ini punya daya tahan yang baik alias kokoh serta tangguh dari benturan, guncangan, dan lain sebagainya.

    Untuk desainnya, Garmin Instinct Crossover Solar Tactical berbentuk elegan dan tampak gagah. Bodi jamnya diselimuti oleh bezel dan case yang memakai material Fiber-reinforced polymer. Kemudian di bagian kaca jamnya memanfaatkan ketangguhan power glass, sehingga tidak mudah pecah atau retak seperti bahan plastik biasa.

    Kemudian salah satu yang menjadikan smartwatch ini menarik karena punya dual display. Pengguna bakal dihadapkan dua tangkapan layar, yakni analog dan digital. Penampakan analognya tidak jauh berbeda seperti jam klasik pada umumnya, ada satu jarum panjang dan pendek, serta beberapa angka yang berperan sebagai indikator waktu.

    Sementara tampilan digitalnya menyisipkan beragam informasi yang lebih beragam. Penggunanya dapat mengetahui hari, tanggal, cuaca, daya baterai, dan masih ada lagi lainnya dalam satu tempat.

    Fitur-fitur Garmin Instinct Crossover kurang lebih masih senada dengan para pendahulunya. Perangkat ini mampu memonitor kesehatan, memantau berbagai macam aktivitas kita, dan memberikan hasil pengamatannya terhadap olahraga yang penggunanya lakukan.

    Garmin menyediakan lebih dari 30 mode olahraga, mulai dari berlari, berenang, sepeda, gym, ski, snowboard, dan masih banyak lagi. Jika ingin memperoleh data yang lebih lengkap, pengguna dapat mengunduh aplikasinya dan menghubungkan antara jam dengan smartphone.

    Di dalam aplikasi tersebut, pengguna bisa mengetahui denyut jantung secara real time, jumlah langkah kaki, bahkan mengatur target berapa jarak langkah kaki yang ingin dicapai.

    Tidak hanya itu, Garmin Instinct Crossover bisa memantau berapa kalori yang terbuang, tingkat stres, pernapasan, dan masih banyak lagi.

    Terdapat pula fitur menarik lain bertajuk Revodrive Technology, yang memungkinkan penggunanya mengatur jam lebih mudah.

    Untuk varian Garmin Instinct Crossover Solar Tactical dibanderol dengan harga Rp10.299.000.

  • Garmin Instinct Crossover, Tampilan Seperti Jam Sport Analog

    Garmin Instinct Crossover, Tampilan Seperti Jam Sport Analog

    TIKTAK.ID – Garmin diketahui telah resmi meluncurkan Instinct Crossover ke Indonesia. Garmin Instinct Crossover merupakan jam tangan pintar yang memiliki tampilan layaknya jam sport analog.

    Garmin Instinct Crossover punya tampilan monokrom dan jarum jam analog dengan lapisan Super-LumiNova. Jam tangan hybrid tersebut pun diklaim cocok bagi mereka yang suka berpetualang di outdoor.

    Hal itu karena Garmin Instinct Crossover telah teruji dengan standar militer MIL-STD-810 yang tahan terhadap panas dan guncangan, serta tahan air sampai kedalaman 10 ATM. Jam tersebut dibekali pelacakan GPS, dukungan multi-GNSS, sensor ABC, dan perutean TracBack untuk memungkinkan pengguna melakukan perjalanan kembali ke titik awal.

    Kemudian Instinct Crossover memiliki dual display (analog & digital) yang ditenagai oleh teknologi MIP yang tetap terlihat jelas walaupun berada di bawah sinar matahari. Terdapat pula teknologi RevoDrive yang mampu melakukan kalibrasi dan sinkron jarum jam secara otomatis.

    Seperti dilansir detik.com, jam tangan Instinct Crossover telah dilengkapi dengan 30+ mode berolahraga. Pengguna bisa mendapatkan informasi mengenai VO2 Max, Pulse Oxide, Usia Kebugaran, Status Pelatihan, Beban dan Efek, Status HRV, dan Waktu Pemulihan.

    Tidak hanya itu, Garmin Instinct Crossover punya rangkaian lengkap fungsi kesehatan dari Garmin. Di antaranya Skor Tidur dan Pemantauan Tidur Tingkat Lanjut, serta aktivitas Pemantauan Kesehatan yang memungkinkan pengguna merekam data kesehatan penting dalam satu tampilan, seperti baterai tubuh, stres, dan detak jantung.

    Perangkat ini tersedia dalam 3 varian, yaitu standar, solar dan solar tactical. Pada varian solar tactical, terdapat fitur taktis seperti luminescent analog hands, night vision compatibility, jumpmaster mode, stealth mode dan kill switch.

    Dengan masa pakai baterai selama 28 hari dalam mode smartwatch, pengguna dapat memperoleh pemantauan kesehatan yang real-time sepanjang hari. Bahkan pada versi solar dan solar tactical, pengguna bisa mendapatkan daya tahan baterai ekstra, berkat teknologi pengisian tenaga surya hingga 70 hari dalam mode smartwatch dan 553 jam pada mode GPS.
    Anda sudah dapat memesan Instinct Crossover dengan harga mulai dari Rp8.599.000. Pembelian hingga 28 Februari 2023 bakal mendapat bonus helm eksklusif.

  • Apple Watch Ultra untuk Olahraga Ekstrem, Harga 16 Juta

    Apple Watch Ultra untuk Olahraga Ekstrem, Harga 16 Juta

    TIKTAK.ID – Deretan Apple Watch terbaru saat ini sudah dijual resmi di Indonesia, usai diluncurkan pada September lalu. Bahkan ada seri yang harganya nyaris Rp16 juta.

    Deretan Apple Watch generasi terbaru itu yakni Apple Watch Ultra, Apple Watch Series 8, dan Apple Watch SE generasi kedua. Namun seri yang paling menarik dari jajaran Apple Watch anyar tersebut adalah Apple Watch Ultra, karena Apple baru pertama kali merilis versi Ultra untuk Apple Watch.

    Sama seperti namanya, fitur dan spesifikasi Apple Watch Ultra lebih mewah daripada seri lainnya. Jam tangan pintar ini memang dibuat untuk olahraga ekstrem, karena bodynya dibuat berbeda untuk menahan kondisi cuaca ekstrem. Casing Apple Watch Ultra pun terbuat dari titanium aerospace dan layar berukuran 49mm.

    Layar Apple Watch Ultra benar-benar datar dan terbuat dari kristal safir, yang mestinya meningkatkan kekokohannya. Perangkat ini masih punya crown yang sudah dikenal pengguna, namun ada tombol tambahan yang bisa mengakses berbagai fitur dengan cepat, termasuk Workouts, Compass Waypoints, Backtrack, dan banyak lagi.

    Seperti dilansir detik.com, Watch Ultra dibuat tahan air WR-100 – dan memiliki pengukur kedalaman bawaan otomatis. Jam tangan pintar ini sudah bersertifikat EN13319, yakni standar yang diakui secara internasional untuk aksesori selam, termasuk pengukur kedalaman yang diandalkan oleh penyelam rekreasi di seluruh dunia.

    Kemudian Apple Watch Ultra dirancang untuk membantu menjelajahi lokasi paling ekstrem dan terpencil. Mulai dari pegunungan yang dingin membekukan pada -4° F (-20° C), sampai panasnya gurun yang terik pada 131° F (55° C).

    Apple Watch Ultra juga telah tersertifikasi MIL-STD-810H. Pengujian meliputi Tekanan Rendah (Ketinggian), Suhu Tinggi, Suhu Rendah, Kejutan Suhu, Kontaminasi oleh Cairan, Hujan, Kelembapan, Perendaman, Pasir serta Debu, Beku/Mencair, Hujan Es/Beku, Guncangan, Getaran, dan lainnya.

    Di Amerika Serikat sendiri, Apple Watch Ultra dijual dengan harga USD 799 atau sekitar Rp11,9 juta. Sedangkan di Indonesia, jam tangan ini dijual dengan harga Rp15.999.999, atau nyaris Rp16 juta.

  • Google Luncurkan Smartwatch Pertama, Pixel Watch

    Google Luncurkan Smartwatch Pertama, Pixel Watch

    TIKTAK.ID – Google diketahui telah merilis jam tangan pintar pertamanya, Pixel Watch. Jam tangan pintar tersebut diperkenalkan melalui acara Made by Google bersama Pixel 7 dan Pixel 7 Pro.

    Pixel Watch sendiri hadir dengan watch face berbentuk bulat dan melengkung seperti kubah. Google hanya membuat satu ukuran, yaitu 41 mm, dengan dua varian konektivitas yakni Wi-Fi dan LTE.

    Layar Pixel Watch memiliki ukuran 1,2 inch dengan tingkat kecerahan mencapai 1.000 nits dan dilengkapi mode always-on. Perangkat ini punya satu tombol dan satu crown di bagian kanan untuk mengontrol jam.

    Rangka Pixel Watch terbuat dari stainless steel, sementara jamnya dilindungi oleh Gorilla Glass 5. Pixel Watch dapat dibawa berenang karena mempunyai rating water resistance 5 ATM.

    Seperti dilansir detik.com, Pixel Watch menjalankan sistem operasi Wear OS 3.5 murni dan integrasi penuh dengan aplikasi Google, termasuk Google Maps dan Gmail.

    Jam tangan pintar tersebut pun meminjam fitur tracking kesehatan dan fitness dari Fitbit. Hal itu masuk akal, lantaran Google merupakan pemilik Fitbit.

    Kemudian fitur monitor kesehatan yang tersedia adalah pengukuran detak jantung, elektrokardiogram (EKG), dan sleep tracking.

    Selain itu, Pixel Watch dibekali sederet laporan kesehatan secara reguler, termasuk skor olahraga harian, metrik kesehatan, dan skor tidur.

    Demi mendukung fitur-fitur tersebut, Pixel Watch dilengkapi sederet sensor. Di antaranya kompas, built-in GPS, altimeter, sensor SpO2, sensor detak jantung, sensor elektrik multipurpose, akselerometer, dan gyroscope.

    Perangkat ini juga punya beragam fitur keselamatan seperti SOS darurat, panggilan darurat, dan fall detection yang bakal tersedia pada akhir tahun ini.

    Pixel Watch diotaki oleh chipset Exynos 9110 dan RAM 2GB. Kapasitas baterai perangkat ini 294 mAh, yang diklaim Google mampu bertahan sampai 24 jam dalam sekali pengisian.

    Tidak hanya LTE dan Wi-Fi, konektivitas Google Pixel Watch juga dilengkapi Bluetooth 5.0, NFC, dan Google Pay.

    Anda dapat membeli Google Pixel Watch Wi-Fi dengan harga USD 350 (Rp5,3 juta) dan Pixel Watch LTE dibanderol USD 400 (Rp6 jutaan).

  • Samsung Galaxy Watch 5, Lebih Optimal dari Galaxy Watch 4

    Samsung Galaxy Watch 5, Lebih Optimal dari Galaxy Watch 4

    TIKTAK.ID – Samsung Galaxy Watch 5 diketahui telah diluncurkan di Indonesia bersama dengan duo ponsel layar lipat Samsung belum lama ini.

    Secara kasat mata, jam tangan pintar tersebut memang tampak sama persis seperti pendahulunya, namun diam-diam peningkatan yang dibawa ternyata cukup signifikan.

    Pengguna Galaxy Watch 4 mungkin bakal merasa deja vu ketika tengah menjajal Galaxy Watch 5. Sebab, kesamaan antara kedua perangkat tersebut memang sangat kentara, mulai dari fitur, software, dimensi, sampai eksteriornya.

    Akan tetapi, terdapat sederet peningkatan yang membuat pengalaman mengenakan smartwatch ini menjadi lebih optimal.

    Seperti dilansir detik.com, desain Samsung Galaxy Watch 5 masih sama seperti pendahulunya, namun sejumlah aspeknya disempurnakan untuk membuat jam terasa lebih nyaman ketika dipakai.

    Seperti Galaxy Watch 4, Galaxy Watch 5 menyediakan dua ukuran, yakni 40 mm dan 44 mm.

    Varian 40 mm memiliki tiga pilihan warna case, yaitu Graphite, Silver, dan Pink Gold, sementara varian 44 mm hadir dalam warna Graphite, Sapphire, dan Silver.

    Kemudian Samsung menyediakan layanan Bespoke Studio yang memungkinkan calon pembeli untuk merancang Galaxy Watch 5 sesuai keinginannya. Mulai dari ukuran jam, warna case, hingga jenis dan warna tali.

    Strap bawaan Galaxy Watch 5 memakai material silikon dengan finish matte yang terlihat selaras dengan bingkai aluminiumnya.

    Secara fisik memang tak ada perubahan antara desain Galaxy Watch 4 dan Galaxy Watch 5. Namun desain Galaxy Watch 5 sedikit lebih tebal, sehingga lebih nyaman digunakan selama berjam-jam, karena posisinya terasa lebih pas di pergelangan tangan.

    Lebih lanjut, smartwatch kelas flagship ini dilengkapi dengan sederet sensor yang mampu memonitor kondisi tubuh pengguna. Samsung membekali perangkat ini dengan sensor detak jatung, saturasi oksigen, EKG, dan Bioelectrical Impedance Analysis (BIA).

    Sensor BIA sendiri adalah fitur turunan yang sebelumnya debut di Galaxy Watch 4. Sensor tersebut dapat mengukur berbagai metrik, seperti persentase body fat, body mass index, muscle mass, bone mass, dan lainnya. Pengukurannya dilakukan dengan cara menyentuh dua tombol fisik memakai jari tengah dan jari manis selama beberapa detik.

  • Amazfit Bip 3, ‘Paksa’ Pengguna Penuhi Target Minimal Jalan Kaki

    Amazfit Bip 3, ‘Paksa’ Pengguna Penuhi Target Minimal Jalan Kaki

    TIKTAK.ID – Kini masyarakat semakin peduli dengan gaya hidup sehat. Apalagi setelah bekerja dengan duduk seharian di depan komputer, mau tidak mau harus memaksakan diri untuk berolahraga supaya badan tetap bugar. Untuk itu, sejumlah orang memilih untuk menggunakan jam tangan pintar, yang dapat membantu supaya tidak malas gerak.

    Amazfit diketahui kembali meluncurkan jam tangan pintar dari seri Bip, yaitu Amazfit Bip 3. Uniknya, arloji pintar ini bisa “memaksa” pengguna untuk memenuhi target minimal jalan kaki dan tidak dapat lama-lama duduk.

    Seperti dilansir detik.com, jam tangan pintar Amazfit Bip 3 menyajikan satu layar pengingat jumlah langkah kaki dan standing. Fitur tersebut akan membuat orang yang mengenakan jam tangan pintar untuk aktif bergerak. Pengguna pun dapat menyesuaikan dengan kemampuan dan kebiasaan masing-masing, karena goal bisa diatur.

    Sama seperti seri sebelumnya, Amazfit Bip 3 juga memakai teknologi layar sentuh. Teknologi ini akan memudahkan pengguna untuk mengatur atau memilih menu.

    Desain Amazfit Bip 3 memang tidak terlalu jauh berbeda dengan Amazfit Bip U, yakni sama-sama persegi dengan tombol utama di sisi kanan.

    Jam tangan pintar ini pas untuk digunakan sehari-hari dan berolahraga, karena cukup banyak menu olahraga dan bobotnya yang ringan.

    Tidak hanya itu, jam tangan pintar ini juga cocok dipakai di acara resmi.

    Meski begitu, ada sedikit catatan untuk beraktivitas di siang hari yang terik, seperti bersepeda. Layar 2.5D dengan ukuran 1,69 inci dengan memakai panel TFT tersebut masih relatif gelap, walaupun sudah diatur pada tingkat kecerahan layar di batas maksimal.

    Kemudian bagi pengguna aktif, khususnya yang membutuhkan GPS, ketahanan baterai Amazfit Bip 3 juga lebih baik daripada Bip U. Pengisian daya tidak sulit dan tidak memerlukan waktu yang lama. Pengisian daya untuk Amazfit Bip 3 dilakukan menggunakan kabel dengan mode magnetik di bagian belakang jam tangan pintar.

    Lebih lanjut, jika ingin mengoptimalkan menu di Amazfit Bip 3, pengguna hanya perlu menyambungkan jam tangan pintar dengan aplikasi aplikasi Zepp. Aplikasi tersebut bisa diunduh secara gratis lewat App Store atau Google Play Store.

  • Huawei Watch D, Bisa Ukur Tekanan Darah

    Huawei Watch D, Bisa Ukur Tekanan Darah

    TIKTAK.ID – Belakangan ini produsen jam tangan pintar berlomba-lomba menambahkan berbagai fitur kesehatan demi menjawab kebutuhan masyarakat yang makin peduli terhadap kesehatan. Teranyar, Huawei diketahui telah meluncurkan jam tangan pintar baru yang dapat melakukan cek tensi darah. Perangkat ini bernama Huawei Watch D. Berikut spesifikasi dan harganya di Indonesia.

    Untuk mengukur tekanan darah, Huawei memakai airbag dan micropump yang ramping dengan menggunakan metode oscillography.

    “Biasanya alat pengukur tekanan darah punya suara yang cukup kedengaran. Namun berkat adanya micropump, kini tidak terdengar suaranya ketika melakukan tensi, bahkan sangat halus sehingga tidak mengganggu pengukuran di saat tidur,” ujar Training Director of Huawei CBG Indonesia, Edy Supartono, pada Senin (29/8/22), seperti dilansir detik.com.

    Kemudian perusahaan asal Tiongkok ini mengaku sudah mengintegrasikan sensor tekanan presisi tinggi, feedback pressure control circuit, dan saluran udara aliran rendah. Hal itu guna menghasilkan akurasi dengan margin kesalahan ± 3mmHg.

    Tidak hanya pembacaan tekanan darah, Huawei Watch D juga telah menyediakan EK dan detak jantung. Jam pintar tersebut pun diduga mampu mendeteksi risiko aterosklerosis, aritmia, dan sleep apnea.

    Huawei mengklaim Watch D menghadirkan pemantauan kesehatan secara komprehensif. Pasalnya, perangkat ini menghadirkan pemantauan kualitas tidur secara ilmiah, SpO2, mendeteksi suhu kulit, pemantauan tingkat stres, dan dilengkapi dengan lebih dari 70 mode olahraga.

    Semua informasi tersebut akan ditampilkan pada layar AMOLED berukuran 1,64 inch dengan resolusi 456 x 280 dan kerapatan piksel 326ppi.

    Ketika baterai sudah terisi penuh, maka jam pintar ini menjanjikan masa pakai baterai hingga selama 7 hari.

    Huawei Watch D juga telah mengantongi sertifikat IP68 untuk ketahanan air dan debu. Bodinya dibalut casing aluminium.

    Huawei menyediakan dua pilihan warna, yaitu hitam dan titanium.

    Bila Anda tertarik untuk membeli Huawei Watch D, dapat membelinya dengan harga Rp5,5 juta. Anda bisa melakukan pemesanan mulai 1-12 September di Shopee, Blibli, Tokopedia, dan toko Huawei. Bahkan, selama masa preorder, pemesan bakal memperoleh bonus Huawei FreeBuds 4 senilai Rp2.199.000.