Tag: iPhone 12 Pro

  • Ketahui Empat Hal ini Sebelum Beli iPhone 12 di Indonesia

    Ketahui Empat Hal ini Sebelum Beli iPhone 12 di Indonesia

    TIKTAK.ID – Lini iPhone 12 telah resmi dijual di Indonesia. Produk iPhone 12 sendiri dibanderol dengan kisaran harga Rp15-18 juta di Indonesia, dan iPhone 12 mini, dijual dengan harga Rp13-16 jutaan. Sedangkan iPhone 12 Pro dan iPhone 12 Pro Max, dijual dengan harga Rp18,5-27 juta.

    Akan tetapi, terdapat beberapa hal yang harus diketahui sebelum memutuskan membeli iPhone 12 di Indonesia. Pasalnya, ada sejumlah perbedaan yang dibawa lini iPhone 12, jika dibandingkan dengan iPhone 11 tahun lalu.

    Seperti dilansir Kompas.com, berikut ini empat hal yang harus diketahui lebih dulu sebelum membeli iPhone 12 di Indonesia.

    1. Tanpa charger dan earphone
    Ini merupakan pertama kali Apple meluncurkan lini iPhone tanpa disertai charger dan earphone dalam paket pembeliannya. Jadi pembeli iPhone 12 hanya akan mendapat satu buah kabel Lightning serta unit ponsel saja.

    Menurut Apple, kebijakan ini diambil untuk mengurangi dampak pencemaran lingkungan. Apple lantas menyarankan pengguna untuk menggunakan charger dan earphone iPhone yang sudah ada. Namun jika belum memiliki, rusak atau hilang, maka pembeli harus membeli charger dan earphone secara terpisah.

    2. 5G belum berfungsi
    iPhone 12 menjadi ponsel pintar Apple pertama yang mengusung jaringan 5G. Ponsel ini memiliki chip modem Snapdragon X55 5G untuk memberikan koneksivitas 5G.

    Meski begitu, pemilik iPhone 12 di Indonesia masih belum bisa menikmati fungsi tersebut, karena hingga saat ini jaringan 5G belum digelar di Indonesia. Koneksivitas paling tinggi yang dapat digunakan pengguna iPhone 12 yakni LTE.

    3. Dual SIM dengan e-SIM
    Produk iPhone 12 di Indonesia dibekali dengan slot kartu SIM ganda yang terdiri dari nano SIM dan e-SIM (embedded SIM). Namun berbeda dengan iPhone 12 yang dijual di Hong Kong, iPhone 12 di Indonesia tidak memiliki dua slot SIM fisik.

    Hingga saat ini, baru ada satu operator seluler di Indonesia yang menyediakan e-SIM, yakni Smartfren. Dengan adanya e-SIM, maka pengguna tidak perlu menggunakan kartu SIM fisik untuk terkoneksi ke jaringan.

    4. Harga Beli sudah termasuk pajak
    Tidak seperti membeli iPhone di luar negeri, jika membeli iPhone 12 melalui jalur resmi di Indonesia, pembeli tidak perlu membayar pajak tambahan. Hal itu berdasarkan aturan Kementerian Perindustrian.

  • Layar Mi 11 Diklaim Lebih Bagus dari iPhone 12 Pro

    Layar Mi 11 Diklaim Lebih Bagus dari iPhone 12 Pro

    TIKTAK.ID – Setelah sempat beredar bocoran gambar render Mi 11 yang sekilas mirip iPhone 11, sekarang muncul rumor bahwa layar yang dipakai di HP flagship Xiaomi tersebut akan lebih bagus dari layar di iPhone 12 Pro. Informasi itu berasal dari insider dengan nama Digital Chat Station, yang membocorkan spesifikasi layar yang bakal dipakai di Mi 11.

    Seperti dikutip detikINET dari Gizchina, Sabtu (12/12/20), Digital Chat Station mengatakan Mi 11 bakal menggunakan layar OLED berkualitas tinggi dari Samsung, dengan resolusi QHD+. Layar itu pun disebut mendukung refresh rate adaptif hingga 120Hz, serta mendukung warna 10 bit dan tingkat kecerahan maksimal mencapai 1500 cd/m2.

    Untuk perbandingan, layar yang dipakai di Samsung Galaxy Note 20 Ultra telah dianggap sebagai layar paling baik di pasaran. Layar ini memiliki tingkat kecerahan maksimal 1600 cd/m2 dan refresh rate maksimal 120Hz. Sedangkan layar iPhone 12 Pro punya tingkat kecerahan 1200 cd/m2, yang berarti lebih rendah.

    Sempat disebut pula bahwa Mi 11 tidak hanya menjadi ponsel pertama dengan Snapdragon 888. Melainkan Xiaomi juga punya eksklusivitas dalam rentang waktu tertentu untuk menggunakan Snapdragon 888 sebelum ponsel lain bisa memakai SoC flagship dari Qualcomm tersebut.

    Lebih lanjut, bocoran spesifikasi yang telah beredar memaparkan, Mi 11 akan memakai layar lebih besar dari 6 inch, resolusi 1440p, panel AMOLED, dan refresh rate 120Hz.

    Layar Mi 11 juga bakal melengkung di bagian kiri dan kanannya, dan mempunyai hole punch di bagian kiri atas untuk kamera depan.

    Kemudian snapdragon 888 yang dipakai, nantinya akan dipasangkan dengan RAM LPDDR5 8GB dan storage UFS 3.1 128GB. Bisa jadi bakal ada varian dengan RAM ataupun storage lain.

    Untuk kamera sendiri, Mi 11 dibekali dengan kamera utama 108 megapixel 1/1,33 inch, dengan kamera ultrawide 13 megapixel, serta beberapa sensor kamera lain. Kamera depan ponsel ini menggunakan sensor 20 megapixel.

    Tidak hanya itu, baterai Mi 11 memiliki kapasitas 4.780 mAh dan charger 50W dan wireless charging 30W.

    Harga Mi 11 dibanderol antara USD 611 sampai USD 687 atau sekitar 8,6 sampai 9,7 juta rupiah.

  • iPhone 12 Series Bakal Dirilis September dan Oktober

    iPhone 12 Series Bakal Dirilis September dan Oktober

    TIKTAK.ID – Dalam jejak rekamnya, Apple merupakan teknologi yang canggih dan jarang sekali melakukan penundaan peluncuran produk. Pengecualian tersebut terjadi dua kali. Yaitu ketika mereka meluncurkan iPhone X dan iPhone XR. Hal tersebut terjadi karena adanya keterlambatan rantai pasokan produk.

    Tahun ini juga akan menjadi pengecualian. Situasi pandemi virus Corona yang berdampak secara global, juga akan membuat Apple kembali menunda perilisan produknya. Yaitu iPhone 12 dan iPhone 12 Pro.

    Hal ini diungkap oleh analisis teknologi dari GF Securities, Jeff Pu. Berdasar informasi dari Phone Arena, Apple dikabarkan akan menunda peluncuran iPhone 12 series.

    Baca juga: Kabar Hadirnya Google Pixel 4A, Berikut Bocorannya

    Jeff Pu mengatakan bahwa pada pengembangan model iPhone 12 sebenarnya sudah terjadwal, namun kini jadwal tersebut ditunda. Hal tersebut karena munculnya pandemi virus Corona yang menyebabkan adanya larangan perjalanan serta penundaan penerbangan kargo, sehingga membuat kebutuhan uji coba model menjadi tertunda.

    Seharusnya pada Februari hingga Maret tahap Engineering Verification Test atau EVT sudah dilakukan. Namun karena virus Corona, hal tersebut diperpanjang hingga akhir April. Bahkan, disebut juga kemungkinan tahapan tersebut belum selesai hingga pertengahan bulan Mei.

    Halaman selanjutnya…