Tag: inovasi robot

  • GoFood Pakai Robot untuk Pesan-Antar Makanan

    GoFood Pakai Robot untuk Pesan-Antar Makanan

    TIKTAK.ID – Gojek melalui layanan GoFood diketahui memperkenalkan penggunaan robot dalam ekosistemnya. Gojek mengaku inovasi ini untuk terus mengembangkan layanan pesan-antar makanan di Indonesia.

    “Inovasi selalu menjadi denyut nadi Gojek. Jadi secara konsisten, kami terus mencari cara dengan memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan layanan dan solusi,” ujar Chief Food Officer Gojek Group, Catherine Hindra Sutjahyo, seperti dilansir detik.com, Rabu, (19/1/22).

    Catherine mengatakan bahwa inovasi ini sengaja dihadirkan guna mendukung proses operasional pemesanan makanan pada fitur Order Sekaligus. Order Sekaligus sendiri adalah salah satu fitur GoFood yang membuat pelanggan bisa memesan makanan atau minuman dari banyak resto sekaligus di satu lokasi, lewat satu pengiriman.

    Inovasi tersebut pun bakal memudahkan kerja mitra driver. Pasalnya, robot ini akan mengonsolidasikan pesanan dari beberapa merchant yang berada di foodcourt. Dengan begitu, mitra driver cukup mengambil pesanan di satu titik pengumpulan (pick up point).

    Menurut Catherine, pengadopsian teknologi robot ini merupakan kerja sama dengan Pudu Robotics melalui PT Pudu Robot Indonesia. Uji coba robot tersebut akan dilakukan di area Food Temptation Mall Kelapa Gading (MKG) sampai sekitar pertengahan Maret 2022 mendatang.

    “Kami menyadari kalau seluruh proses menjadi hal penting dalam memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi pelanggan, mitra UMKM, dan mitra driver. Robot otomatis ini diharapkan bisa terus mendukung operasional menjadi lebih sederhana sehingga bermanfaat untuk seluruh mitra yang melayani pesanan pelanggan,” tutur Catherine.

    Lebih lanjut, Presiden Direktur PT Pudu Robot Indonesia, Calvin Lukmantara mengaklaim pihaknya antusias menjalin kolaborasi dengan GoFood. Dia menyatakan, Pudu Robot memiliki kepercayaan yang sama dengan Gojek bahwa teknologi mampu membuat hidup menjadi lebih mudah.

    “Sebagai perusahaan yang sama-sama percaya teknologi mampu membuat hidup lebih mudah, tentu kami sangat menantikan bagaimana produk Pudu Robotics bisa mendukung Gojek dan GoFood untuk terus jadi yang terdepan serta menjadi andalan pelanggan,” ucap Calvin.

    Calvin mengklaim robot bernama Bellabot ini telah dibalut dengan teknologi yang canggih. Dia memaparkan, sensor 3D dan kerangka modular yang ada pada Bellabot akan membuat robot tersebut lebih aman jika terhalang suatu objek.

    Selain itu, Calvin menyebut robot ini bisa dioperasikan melalui suara hingga sentuhan. Bellabot juga dibekali kemampuan navigasi yang akurat dari titik satu ke titik lainnya, sesuai dengan area robot beroperasi.

  • Amazon Kenalkan Robot Satpam, Bisa Patroli di Rumah

    Amazon Kenalkan Robot Satpam, Bisa Patroli di Rumah

    TIKTAK.ID – Amazon diketahui telah memperkenalkan teknologi terbaru berupa robot yang dilengkapi kamera. Robot tersebut bisa melakukan patroli di rumah, untuk memantau situasi agar selalu aman.

    Raksasa teknologi asal Amerika Serikat tersebut mengklaim robot bernama Astro adalah terobosan untuk keamanan dan kenyamanan.

    Astro sendiri memiliki tinggi sekitar 60 cm dan berat 9 kg. Astro mampu memetakan denah rumah dan mematuhi perintah pergi ke tempat tertentu untuk melihat lebih dekat menggunakan kamera teleskopnya.

    “Saat sedang tidak berada di rumah, Anda bisa menggunakannya untuk mengawasi rumah, berpatroli, dan menyelidiki aktivitas,” ujar Senior Vice President for Devices and Services, Dave Limp, seperti dikutip detik.com dari CNN, Kamis (30/9/21).

    Astro bekerja menggunakan asisten virtual Amazon Alexa. Perangkat ini bisa diajarkan untuk mengenali wajah dan mempelajari kebiasaan setiap anggota keluarga di rumah. Menurut Amazon, Astro juga dapat membantu mengawasi lansia dari jarak jauh, atau mengirimkan pengingat untuk aktivitas tertentu pada orang yang berada di rumah.

    “Robot ini seperti di film fiksi ilmiah dan menjadikannya nyata,” ungkap Suri Maddhula yang terlibat mengerjakan proyek robot patroli itu.

    Akan tetapi, satpam digital juga meningkatkan kekhawatiran mengenai potensi pelanggaran privasi. Khususnya pada momen-momen paling pribadi orang-orang di rumah.

    Kemudian Matthew Guariglia, seorang analis kebijakan Electronic Frontier Foundation, menyampaikan kekhawatiran soal perangkat yang berpotensi memungkinkan peretas untuk melihat isi rumah si pengguna atau polisi yang mencari akses ke sana lewat surat perintah penggeledahan.

    “Terdapat sejumlah skenario, di mana Astro bisa berguna, ada beberapa skenario di mana kamera pengintai di rumah Anda juga bisa berguna. Namun Anda perlu tahu bahwa teknologi ini muncul dengan risiko kerentanan,” terangnya.

    Merespons hal itu, Limp mengaku Astro mempunyai fitur bawaan untuk menjaga dari penyalahgunaan. Ia menjelaskan, pengguna bisa mematikan kamera dan mikrofon Astro, serta mengeluarkan suara peringatan dan pesan di layar saat seseorang mencoba mengakses kamera dari jarak jauh.

    “Bila seseorang meretas akun Anda atau terjadi sesuatu, dan itu jelas orang jahat, maka robot akan memberi tahu siapa pun yang mungkin ada di rumah,” jelas Limp.