Tag: Film Box Office

  • Jadi Tokoh Utama Film ‘Hello Ghost’, Onadio Leonardo: Bikin Stres

    Jadi Tokoh Utama Film ‘Hello Ghost’, Onadio Leonardo: Bikin Stres

    TIKTAK.ID – Musisi sekaligus aktor, Onadio Leonardo didapuk sebagai bintang utama “Hello Ghost” yang merupakan remake dari film Korea Selatan box office. Dalam film ini, pria yang akrab disapa Onad itu berperan sebagai Kresna, yakni seorang pria yang berkali-kali coba bunuh diri karena kesepian.

    Onad mengungkapkan bahwa dirinya sampai stres saat dipercaya memerankan tokoh Kresna yang menjadi jantung penceritaan film besutan Indra Gunawan tersebut. Meski begitu, ia memahami kesempatan emas yang telah diberikan.

    “Ini film yang paling membuat gue stres. Ini film paling berat buat gue secara personal karena ini film besar kan. Gue mikir, ‘Apa gue enggak aja ya?’. Maksudnya, kan masih banyak aktor lain. Tapi ah sayang, karena enggak semua orang bisa mendapatkan kesempatan ini. Jadi gue sikat saja,” ujar Onad di CGV Cinemas Grand Indonesia, Jakarta Pusat, pada Jumat (5/5/23), seperti dilansir Kapanlagi.com.

    Onad pun melakukan sejumlah perubahan fisik demi menghidupkan peran Kresna. Di antaranya dengan menambah berat badan, tidak memotong rambut, dan mencukur habis brewoknya.

    “Gue menaikkan lima kilogram buat film ini, terus rambut enggak boleh dipotong sementara dan cukur brewok gue. Kayak, yaah anjrit, tapi sebenarnya pengin menghilangkan Onadnya sih. Kalau buat film, apa sih yang enggak,” ucap Onad.

    Onad juga dituntut untuk melakoni sejumlah adegan dramatis. Padahal, selama ini Onad dikenal punya pembawaan yang kocak dan selengean.

    Menghadapi sifat Onad tersebut, sutradara dan pemain lain memiliki cara sendiri agar ayah satu anak tersebut dapat serius bermain dalam film “Hello Ghost”. Hal itu disampaikan oleh lawan main Onad, Enzy Storia.

    “Challenging ya, karena biasanya ketemu Onad yang bercanda ceng-cengan. Awal-awal, ‘Gimana ya, cara syuting dengan Onad’. Jadi gue banyak diskusi, apa yang bikin Onad nyaman, buat Onad anggap ini Linda,” ungkap Enzy, mengutip Kumparan.com.

    Enzy menjelaskan bahwa supaya Onad bisa serius mendalami perannya, dia meminta para pemain dan sutradara untuk menjauhi Onad. Dengan begitu, Onad dapat lebih fokus masuk ke karakter yang dia mainkan.

    Untuk diketahui, “Hello Ghost” bercerita mengenai Kresna, seorang pria kesepian yang memutuskan bunuh diri, tapi selalu gagal. Hingga akhirnya, saat terbangun pada percobaan bunuh diri terakhir, ia bisa melihat empat arwah.

    Keempat arwah tersebut lantas membuntuti Kresna karena ingin meminta tolong. Akan tetapi, permintaan tolong mereka justru membuat Kresna kesal. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop mulai 11 Mei 2023 mendatang.

  • ‘Black Panther: Wakanda Forever’ Raup 1 Triliun Lebih di Pekan Kedua

    ‘Black Panther: Wakanda Forever’ Raup 1 Triliun Lebih di Pekan Kedua

    TIKTAK.ID – Film “Black Panther: Wakanda Forever” diketahui berhasil menduduki peringkat teratas box office Amerika Utara (pasar Amerika Serikat dan Kanada) pada pekan keduanya. Bahkan, keuntungan film ini telah mencapai $67,3 juta atau Rp1,1 triliun. Keuntungan itu pun melampaui debut film “She Said” dan “The Menu” yang baru saja rilis.

    Akan tetapi, capaian tersebut mengalami penurunan sebesar 63% setelah pekan berikutnya. Seperti dikutip Okezone.com dari Variety pada Minggu (20/11/22), hal itu tidak sesuai dengan harapan aslinya.

    Menurut seorang sumber dari industri, mulanya mereka mengharapkan penjualan tiket pada akhir pekan kedua mampu meraup lebih dari $70 juta. Sementara itu, “Black Panther” pertama yang diluncurkan pada 2018 silam hanya turun 44,7% di akhir pekan kedua dengan $111 juta.

    Ketika pertama kali rilis, “Black Panther” sukses mencetak rekor untuk November, karena memperoleh $181 juta. Secara total, film yang disutradarai oleh Ryan Coogler tersebut sudah menghasilkan sebesar $288 juta di Amerika Utara dan $546,3 secara global hingga saat ini. “Black Panther 2” pun kini masih mendominasi tangga box office, ketimbang dua film baru, yakni “She Said” dan “The Menu”.

    Sekadar informasi, “The Menu” merupakan film bergenre horor komedi. Film ini telah meraih $9 juta dari sekitar 3.100 tempat. Film arahan sutradara Mark Mylod tersebut menggaet sejumlah artis papan atas, di antaranya Anya Taylor-Joy yang dipasangkan dengan aktor asal inggris, Nicholas Hoult.

    Sedangkan “She Said” dinilai gagal dalam debutnya, karena hanya menghasilkan $2,2 juta dari sekitar 2.000 bioskop Amerika Utara. Film drama berorientasi dewasa tersebut harus bergabung dengan “Triangle of Sadness”, “Tar”, dan “Till” karena terbilang kurang beruntung dalam box office.

    Meski begitu, “The Chosen Season 3: Episodes 1&2” mampu menghasilkan $8,2 juta untuk merebut posisi ketiga. Kemudian disusul oleh “Black Adam” dengan $4,5 juta dan “Ticket to Paradise” dengan $3,2 juta. Jumlah itu membuat kedua film tersebut memperoleh pendapatan kotor domestik senilai $157 juta dan $61,6 juta.

  • Sekuel Film ‘Avatar 2: The Way of Water’ Diprediksi Sukses di Pasaran

    Sekuel Film ‘Avatar 2: The Way of Water’ Diprediksi Sukses di Pasaran

    TIKTAK.ID – Sekuel film “Avatar 2: The Way of Water” tampaknya berhasil menarik perhatian penonton di seluruh dunia. Sekuel dari film yang rilis pada 2009 silam itu mampu mengundang rasa penasaran warganet, usai menunggu selama 13 tahun.

    Apalagi trailer terbaru “Avatar 2: The Way of Water” juga telah resmi diluncurkan oleh rumah produksi, 20th Century Studios. Banyak warganet yang merasa kagum dengan keindahan negeri Pandora yang dihadirkan dalam trailer film tersebut.

    Meski begitu, sang sutradara James Cameron mengaku tidak berharap banyak dengan sekuel Avatar 2.

    Seperti dikutip Okezone.com dari Screen Rant, Cameron mengatakan sempat ragu film ini akan melampaui kesuksesan film pertamanya.

    Untuk diketahui, film “Avatar” (2009) sukses meraup banyak penghargaan. Bahkan film itu disebut-sebut sebagai film terlaris sepanjang masa, dengan pendapatan sebesar USD2,8 miliar. Kesuksesan film tersebut pun mengalahkan dua box office ternama dunia, “Avangers: End Game” dan “Star Wars”.

    Akan tetapi, Cameron menyatakan pesimis untuk sekuel kedua film Avatar ini, terutama secara finansial. Mengutip Variety, Avatar 2 diprediksi hanya meraup 650 juta Dolar AS untuk penayangan di dalam negeri. Jumlah tersebut lebih sedikit 16% dari penayangan domestik asli Avatar, yang meraup 773 juta Dolar AS.

    Selain itu, Avatar 2 juga dinilai lemah dari sisi alur cerita. Walaupun punya visual yang menarik untuk ditonton, tapi karakter yang menghuni negeri Pandora dianggap kurang membekas di hati penonton.

    Meski diramal tidak bisa mengungguli film pertamanya, Avatar 2 tetap diprediksi bakal sukses di pasaran. Terlebih trailer film ini memamerkan teknologi CGI yang luar biasa. Film ini pun dikabarkan akan mencapai bagian ke-5 yang akan rilis pada 2028 mendatang.

    “Avatar 2: The Way of Water” sendiri sudah mulai digarap pada 2017 lalu oleh sutradara, James Cameron. Ia memerlukan waktu selama 13 tahun untuk meluncurkan film ini, karena ingin menunggu teknologi CGI yang lebih canggih untuk sekuel film tersebut.

    Film ini dijadwalkan tayang pada 16 Desember 2022.

  • Ben Affleck Ungkap Alasan Mundur dari Proyek ‘Batman’

    Ben Affleck Ungkap Alasan Mundur dari Proyek ‘Batman’

    TIKTAK.ID – Aktor Ben Affleck sebenarnya memiliki rencana menggarap film solo “Batman”-nya sendiri sejak 2020. Akan tetapi, Ben harus membatalkan proyek itu, lantaran tidak merasa bahagia dalam proses produksinya.

    Sudah berperan sebagai Batman sejak 2016 silam, belakangan ini Ben Affleck buka-bukaan terkait kariernya di jagat sinema DCEU. Ben mengungkapkan pengalaman buruknya saat bekerja dengan Joss Whedon di film “Justice League” versi bioskop. Dia pun membeberkan alasannya berhenti menggarap film “Batman” miliknya sendiri.

    “Aku melihat film Batman dan berpikir kalau aku tidak akan bahagia mengerjakan ini. Film ini harus dikerjakan oleh orang yang mencintai Batman,” ujar Ben, seperti dikutip Okezone.com dari ScreenRant.

    Ben mengatakan walaupun dirinya “cinta” pada sosok Batman, tapi dia merasa tak sanggup mengembangkan tokoh sang manusia kelelawar versi DCEU yang telah babak belur dan dirusak dalam film “Justice League”.

    Ben juga menilai usianya sebagai salah satu faktor yang menyulitkannya mengerjakan sebuah proyek sebesar ini. Terlebih, kata Ben, proyek yang mengharuskannya menjadi sutradara.

    “Saat aku membatalkan proyek ini, aku merasa lega,” ucap Ben.

    Untuk diketahui, dalam film “Batman” versi Ben Affleck, sang aktor bakal berhadapan dengan tokoh Slade Wilson alias Deathstroke yang diperankan oleh aktor Joe Manganiello; sosok kejutan yang muncul di adegan post-credits film “Justice League”. Direncanakan pula menampilkan tokoh Batgirl, namun ide keren yang dinanti fans tersebut tidak akan berbuah apa-apa.

    Saat ini film “Batman” solo telah diambil alih oleh sutradara Matt Reeves yang menggandeng aktor Robert Pattinson sebagai sang tokoh titular. Film ini menciptakan kisah baru yang terpisah dari DCEU, yakni akan berfokus pada tahun-tahun pertama si manusia kelelawar membasmi kejahatan di kota Gotham dan berhadapan dengan The Riddler si ahli teka-teki.

    Lebih lanjut, dengan keluarnya Ben Affleck dari proyek Batman, bukan berarti dia tidak akan kembali mengenakan kostumnya. Lewat film “The Flash” yang dijadwalkan tayang pada November mendatang, Ben kembali menjadi Batman sebelum akhirnya bisa beristirahat dari jagat sinema DC.

    “The Batman” versi Robert Pattinson sendiri akan tayang pada 4 Maret 2022. Sementara penampilan terakhir Ben Affleck sebagai Batman akan hadir saat “The Flash” tayang pada 4 November 2022.

  • ‘Spider-Man: No Way Home’ Jadi Film dengan Keuntungan Tertinggi Saat Pandemi

    ‘Spider-Man: No Way Home’ Jadi Film dengan Keuntungan Tertinggi Saat Pandemi

    TIKTAK.ID – Film “Spider-Man: No Way Home” diketahui kembali memamerkan performa solid di kancah box office. Film yang dibintangi Tom Holland itu kini didapuk menjadi film dengan keuntungan tertinggi di masa pandemi. Film garapan Amy Pascal tersebut berhasil meraup keuntungan sebanyak USD1 miliar atau setara Rp14,1 triliun pada 12 hari penayangannya.

    Seperti dikutip Okezone.com dari laman Variety (27/12/21), pencapaian ini pun sangat mengesankan, lantaran melihat varian Omicron yang mulai merebak. Terlebih dalam dua tahun terakhir selama pandemi, masih belum ada film Hollywood yang mampu melampaui angka USD 1 miliar semenjak “Star Wars: The Rise of Skywalker”.

    Sementara itu, mengingat kesuksesan “Spider-Man: No Way Home”, ada kemungkinan penghasilan Tom Holland juga bakal meningkat drastis. Mengutip laman Hypebeast, Rabu (29/12/21) sebelum tampil sebagai Spider-Man, Tom Holland akan memperoleh gaji di bawah USD1 juta atau kurang dari Rp14,2 miliar untuk perannya.

    Akan tetapi, saat ini Tom Holland sanggup menghasilkan antara USD2 hingga USD5 juta atau Rp28,4 miliar hingga Rp71,3 miliar untuk film independen. Bahkan untuk film produksi besar, Tom Holland dapat meraup angka sejumlah USD10 juta atau Rp142 miliar.

    Oleh sebab itu, ketika Tom Holland kembali bermain Spider-Man berikutnya, maka penghasilannya bisa mencapai RP142 miliar ataupun lebih. Gaji Tom Holland pun diperkirakan bakal naik menjadi USD20 juta atau Rp284 miliar atau untuk proyek yang dipimpin raksasa streaming.

    Sekadar informasi, film “Star Wars: The Force Awakens” pada 2015 silam menjadi film tercepat ketiga dengan keuntungan miliaran dolar. Kemudian film “Avengers: Infinity War” dan “Avengers: Endgame” sukses memecahkan rekor masing-masing dalam 11 dan 5 hari penayangan.

    Sebelumnya, laga Marvel itu dilaporkan sebagai film dengan pendapatan terbesar ketiga dengan keuntungan mencapai Rp3,6 triliun di box office domestik. Lantas turut menyusul laga Marvel lainnya, “Avengers: Endgame” dan “Avengers: Infinity War”. Sebelumnya, peringkat film dengan pendapatan tertinggi diraih oleh film “No Time to Die” dengan pendapatan USD774 miliar (Rp11 triliun) secara global.

  • Film ‘No Time to Die’ Raup Pendapatan Rp1,6 Triliun dari 54 Negara

    Film ‘No Time to Die’ Raup Pendapatan Rp1,6 Triliun dari 54 Negara

    TIKTAK.ID – Film “No Time to Die” diketahui berhasil mencatatkan performa solid di box office internasional. Film yang dibintangi oleh Daniel Craig tersebut sukses mendulang pendapatan sebesar USD119 juta atau setara Rp1,6 triliun dari penayangan di 54 negara.

    Hingga saat ini, pendapatan internasional terbesar disumbang oleh Inggris dan Irlandia. Masing-masing menyumbang sejumlah USD25,6 juta (Rp356 miliar), bahkan hanya dalam 3 hari pertama penayangannya.

    Seperti dilansir Okezone.com, Jerman menyumbang USD14,7 juta (Rp209 miliar), kemudian diikuti oleh Hong Kong dengan pendapatan mencapai USD2,9 juta. Sementara itu pemutaran di 284 layar IMAX menghasilkan USD6,8 juta atau sekitar Rp97 miliar.

    Hal itu menjadikan “No Time to Die” film Hollywood pertama yang berhasil membukukan pendapatan lebih dari USD100 juta, pada minggu perdana penayangannya di era pandemi virus Corona (Covid-19).

    Angka tersebut pun masih berpotensi terus naik, karena penayangan di China baru akan dimulai pada 29 Oktober mendatang.

    Pada Minggu ini, film arahan Cary Joji Fukunaga tersebut juga akan memulai masa tayangnya di 15 negara. Beberapa di antaranya yakni Prancis pada 6 Oktober 2021, Rusia pada 7 Oktober 2021, dan Amerika Utara pada 8 Oktober 2021.

    Tidak hanya Daniel Craig, film “No Time to Die” juga akan menampilkan akting ciamik para aktor besar lainnya. Beberapa di antaranya yaitu Rami Malek, Ana de Armas, Dali Benssalah, David Dencik, Lashana Lynch, Billy Magnussen, Ralph Fiennes, Naomie Harris, Léa Seydoux, Rory Kinnear, Ben Whishaw, hingga Jeffrey Wright.

    Mengutip CNN Indonesia, film ini menceritakan James Bond (Daniel Craig) yang menjalani kehidupan seperti manusia biasa usai memutuskan pensiun dari MI6. Kini dia tidak lagi menjadi andalan atau menyandang status agen spionase dengan kode 007.

    Bond pun menghabiskan waktu sehari-hari dengan kekasihnya, Madeleine Swann (Lea Seydoux), dan berlibur ke kota Matera, Basilicata, Italia. Namun saat liburan, Bond diserang oleh Specter, organisasi yang ia lawan dalam beberapa tahun terakhir. Bond menduga Swann terlibat dalam serangan tersebut lantaran hanya dia yang mengetahui keberadaannya.

  • Persiapan ‘Captain Marvel 2’, Brie Larson Bikin Pusat Kebugaran di Rumah

    Persiapan ‘Captain Marvel 2’, Brie Larson Bikin Pusat Kebugaran di Rumah

    TIKTAK.ID – Aktris Brie Larson tengah menyiapkan sesuatu demi mendukung penampilannya dalam film “Captain Marvel 2”. Dia pun menunjukkan hal itu melalui sebuah video yang diunggah di kanal YouTube miliknya. Dalam video tersebut, Brie tampak merenovasi sebuah bagian di rumahnya menjadi pusat kebugaran, yang dilengkapi dengan beragam alat fitness.

    “Seperti yang kalian sudah tahu, Captain Marvel 2 akan bersiap-siap (hadir),” ujar Brie pada video tersebut, seperti dilansir Detik.com.

    “Jadi ini merupakan waktuku untuk berubah,” imbuh Brie.

    Brie pun mempersiapkan dirinya untuk proyek film Marvel Cinematics Universe tersebut secara fisik dengan melatih kebugarannya. Akan tetapi, ia tak membahas dan memberikan info apa-apa terkait film tersebut. Selain itu, juga tidak ada bocoran terkait film yang bercerita tentang wanita bernama Carol Denvers tersebut.

    Hingga kini, masih belum jelas kapan tanggal mulai syuting “Captain Marvel 2”. Namun tampaknya film yang disutradarai oleh Nia DaCosta itu akan mulai memasuki masa produksi. Sebab, film ini dijadwalkan tayang pada November 2022 mendatang untuk menghindari pandemi virus Corona (Covid-19).

    Perlu diketahui, Brie pertama kali muncul sebagai Carol Denvers dalam universe Avengers pada 2016 dalam post credit “Infinity Wars”. Kemudian pada 2019, film solonya yaitu “Captain Marvel” pun tayang dan berhasil meraup keuntungan hingga 1,12 juta dolar.

    Melalui sebuah wawancara, Brie Larson mengaku bahwa dirinya sempat ragu saat hendak menerima peran Captain Marvel. Pasalnya, aktris peraih Oscar itu merasa sangat terbebani dengan peran itu.

    “Aku tidak pernah melihat diriku melakukan sesuatu seperti ini, terlebih karena aku suka menjadi anonim,” jelas wanita kelahiran 1 Oktober 1989 ini, mengutip Entertainment Weekly.

    “Aku suka menghilang ke dalam karakter. Aku juga selalu merasa jika aku terlalu sering berada di bawah sorotan publik, maka hal itu dapat berpotensi membatasimu di masa depan,” lanjutnya.

    Brie Larson sendiri merupakan aktris dan penyanyi asal Sacramento, California. Ia sempat ambil peran dalam menulis lagu dan bermain gitar di debut albumnya yang sukses lewat single “She Said”.

    Mulanya, ia memutuskan untuk menjadi seorang aktris ketika berumur 7 tahun. Setelah itu, ia pindah ke Los Angeles.

  • Top! Meghan Markle Ajukan Ide Film tentang Pendiri Black Lives Matter Senilai 2,3 Triliun ke Netflix

    Top! Meghan Markle Ajukan Ide Film tentang Pendiri Black Lives Matter Senilai 2,3 Triliun ke Netflix

    TIKTAK.ID – Meghan Markle disebut akan mengajukan ide sebuah film kepada Netflix. Ide yang diajukan Meghan itu yakni film mengenai pendiri Black Lives Matter, Patrisse Cullors, karena telah sangat menginspirasi Meghan.

    Jika ide tersebut disetujui oleh Netflix, maka proposal film itu akan menjadi bagian dari kesepakatan bernilai USD153,6 juta atau sekitar Rp2,3 triliun yang ditandatangani oleh Meghan dan Pangeran Harry dengan platform streaming raksasa itu.

    “Meghan sangat takjub dengan pekerjaan luar biasa yang telah dilakukan Patrisse. Dia pun berpikir bahwa cerita Patrisse harus diceritakan, dan dia ingin sekali menjadi orang yang membuatnya,” ujar seorang sumber, seperti dilansir Viva.co.id dari laman Mirror.

    Perlu diketahui, Patrisse yang lahir di Los Angeles 36 tahun lalu, memulai Black Lives Matter pada 2013 bersama Alicia Garza dan Opal Tometi. Patrisse menyatakan bahwa BLM tidak akan bertemu dengan Presiden AS Donald Trump, yang digambarkannya sebagai “lambang setan”.

    Lebih lanjut, berita mengenai film yang ingin dibuat Meghan Markle itu muncul usai Harry mengatakan kepada temannya kalau dia ingin mengikuti jejak sutradara Hollywood, Ron Howard. Dia mengaku sangat bertekad untuk menjadi seorang produser sehingga mendaftar dalam serangkaian kelas produksi film online.

    Kemudian sumber yang dekat dengan Meghan menyebut mantan anggota Kerajaan Inggris itu sama sekali tidak memiliki rencana untuk berakting, tidak akan mengambil peran apapun dalam proyek yang diajukan. Perwakilan Harry dan Meghan juga menolak untuk mengomentari kabar ini.

    Sebelumnya, Meghan sendiri sudah menerima pekerjaan di Hollywood untuk menarasikan sebuah dokuseri untuk Disney Plus, “Elephant”, yang akan tayang perdana pada April. Rencananya, keuntungan dari film tersebut akan ditujukan untuk Elephants Without Borders, sebuah organisasi yang melindungi gajah di Botswana.

    Meghan mendapatkan pekerjaan itu usai terlihat mengobrol dengan petinggi Disney, Bob Iger di pemutaran perdana “The Lion King” di London, musim panas lalu.

    Sementara itu, Pangeran Harry mengumumkan pada 2019 bahwa dia bermitra dengan Winfrey di Apple TV+ untuk dokumentasi tentang kesehatan mental. Ia pun sempat muncul secara mengejutkan di trailer Netflix untuk film dokumenter “Rising Phoenix”, yang diluncurkan akhir Agustus 2020, yang akan menceritakan kisah Paralimpiade.

  • Main Film Bareng, Jang Hyuk Puji Kemampuan Bela Diri Joe Taslim

    Main Film Bareng, Jang Hyuk Puji Kemampuan Bela Diri Joe Taslim

    TIKTAK.ID – Aktor asal Korea Selatan, Jang Hyuk, menjadi salah satu pemain di film “Swordsman”. Dalam film saeguk (drama atau film yang bercerita tentang zaman Dinasti di Korea) itu, terdapat satu nama aktor Indonesia yang masuk dalam daftar pemain, yakni Joe Taslim.

    Melalui wawancara dengan Weekly Entertainment Live, KBS, Jang Hyuk memuji kemampuan bela diri Joe. Meski Jang Hyuk sendiri cukup mumpuni melakukan berbagai adegan laga, namun ia menyebut Joe berada di level yang berbeda dengan dirinya.

    ”Dia (Joe) ada di tim nasional Indonesia untuk judo. Jadi dia sudah berada di level lain,” ujar bintang “Tell Me What You Saw” tersebut, seperti dikutip Okezone.com dari Soompi, Sabtu (12/9/20).

    Sementara terkait proses kerja sama dengan Joe, Jang Hyuk pun mengaku tak menghadapi banyak masalah.

    “Kami kebanyakan berkomunikasi dengan bahasa tubuh. Jadi kami tidak mengalami kendala bahasa,” ucap Jang Hyuk.

    Perlu diketahui, Joe Taslim memang telah mempelajari bela diri sejak kecil. Bahkan ia pernah memenangi beberapa medali emas di kejuaraan nasional. Ia sempat meraih satu medali emas di kejuaraan judo Asia Tenggara pada 1999 dan satu medali perak di SEA Games 2007.

    Dalam film “The Swordsman”, Joe Taslim akan berperan sebagai Gurutai, yakni anggota keluarga kerajaan Qing. Dalam proses syuting film yang disutradarai oleh Choi Jae Hoon itu, Joe Taslim dan Jang Hyuk tampak dekat.

    Hal itu terlihat dari unggahan di Instagram @joe_taslim, yang terliha akrab dan berswafoto bersama di balik layar film “The Swordsman”. Pada foto itu, Joe Taslim yang berambut gondrong, membentuk lambang V di jari tangannya sambil merangkul pundak Jang Hyuk. Sementara Jang Hyuk memegang kamera untuk berswafoto.

    “The Swordsman” sendiri hadir dengan mengusung genre sejarah dan action, yang mengisahkan perjalanan tiga orang pendekar terbaik.

    Film tersebut sejatinya dijadwalkan untuk tayang di bioskop Korea mulai 17 September 2020. Namun jadwal tersebut terpaksa mundur menjadi 23 September karena kasus-kasus baru virus Corona (Covid-19) bermunculan lagi.