Tag: FIFA matchday

  • Jan Ethes Jadi Pendamping Emiliano Martinez dalam Laga Indonesia vs Argentina

    Jan Ethes Jadi Pendamping Emiliano Martinez dalam Laga Indonesia vs Argentina

    TIKTAK.ID – Cucu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Jan Ethes Srinarendra, kini viral di media sosial usai menjadi salah satu player escort atau pendamping pemain di laga Indonesia vs Argentina, pada Senin (19/6/23). Ketika itu, Jan Ethes tampak menggandeng kiper Argentina Emiliano Martinez.

    Sosok Jan Ethes, yang merupakan putra dari Wali Kota Solo, Gibra Rakabuming Raka, telah membuat heboh warganet sejak para pemain Indonesia vs Argentina masih berada di lorong Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK).

    Jan Ethes sendiri sempat terkesima saat melihat sejumlah pemain Argentina. Jan Ethes dan Martinez juga tampak tengah berkomunikasi.

    Dengan mengenakan baju biru, celana biru, dan sepatu putih, Jan Ethes terlihat bersemangat saat menggandeng Martinez memasuki lapangan Stadion GBK. Wajah Jan Ethes pun makin jelas terlihat ketika sedang berdiri di depan Martinez dan saat lagu kebangsaan Argentina berkumandang. Kemudian Jan Ethes mengikuti Martinez bersalaman dengan para pemain Timnas Indonesia.

    Selanjutnya saat pertandingan Indonesia vs Argentina memasuki menit ke-34, Jan Ethes sudah duduk di samping Presiden Jokowi di boks VVIP Stadion GBK.

    Kehadiran Jan Ethes menjadi pendamping pemain Timnas Argentina tersebut sontak membuat heboh warganet di media sosial. Banyak warganet yang kaget Jan Ethes menjadi pendamping Emiliano Martinez.

    “Jan Ethes digandeng oleh Martinez, wkwkwkwk” tulis salah satu warganet, seperti dilansir CNN Indonesia.

    “Gemas sekali, ada Jan Ethes di Timnas Argentina,” timpal warganet.

    “Salah fokus, Jan Ethes pegang Emiliano Martinez,” kata warganet lainnya.

    Lebih lanjut, Jan Ethes mengungkapkan perasaannya usai menjadi pendamping pemain dalam laga Indonesia vs Argentina. Dia mengatakan senang bisa mengawal Emiliano Martinez ke lapangan.

    “Seneng,” terang Jan Ethes setelah menyaksikan laga Indonesia vs Argentina, Senin (19/6/23), mengutip Liputan6.com.

    Namun Jan Ethes mengaku tidak sempat berbincang dengan pemain.

    “No, no (tidak),” ucap Jan Ethes ketika ditanya apakah sempat berbincang dengan pemain Argentina.

    Sementara itu, Jokowi menyatakan cucu pertamanya itu memang gemar menonton pertandingan sepak bola. Jan Ethes lantas menyebut dirinya juga menyaksikan laga Indonesia melawan Korea Selatan.

  • Shin Tae Yong: Palestina Punya Power Tinggi

    Shin Tae Yong: Palestina Punya Power Tinggi

    TIKTAK.ID – Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae Yong mengakui kalau Palestina adalah tim yang memiliki power tinggi. Shin Tae Yong mengungkapkan hal itu jelang bentrok kedua tim di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Rabu (14/6/23() malam WIB mendatang.

    Shin Tae Yong pun menyebut Timnas Indonesia tengah mencoba mengantisipasi kelebihan Palestina itu. Pasalnya, Shin Tae Yong ingin membawa anak asuhnya untuk meraih hasil terbaik ketika bermain di hadapan publik sendiri.

    “Permainan Palestina tampak punya power, sehingga permainan mereka mengandalkan power yang tinggi,” terang Shin Tae Yong dalam sesi konferensi pers jelang laga di Surabaya, pada Kamis (13/6/23), seperti dilansir CNN Indonesia.

    “Dengan begini, kami dapat mempersiapkan diri dengan baik. Apalagi kita main di kandang sehingga kita ingin memperoleh hasil yang terbaik,” sambung pelatih asal Korea Selatan tersebut.

    Lebih lanjut, Shin Tae Yong berharap pendukung Timnas Indonesia bisa datang langsung ke Stadion GBT guna mendukung Jordi Amat dan kawan-kawan saat bermain kontra Palestina. Tim Garuda sendiri diprediksi bakal mendapatkan dukungan optimal, lantaran sebanyak 40 ribu tiket untuk laga Indonesia vs Palestina sudah ludes terjual.

    “Jadi saya berharap besok suporter besok bisa datang untuk memberikan dukungan kepada Timnas Indonesia,” tutur Shin Tae Yong.

    Untuk diketahui, Timnas Indonesia menatap laga uji coba FIFA Matchday ini dengan kekuatan terbaik. Timnas Indonesia praktis hanya minus Sandy Walsh yang harus absen akibat tengah mengalami cedera betis ketika menjalani sesi latihan.

    Dengan kekuatan yang terbilang lengkap, kans Timnas Indonesia untuk mengalahkan Palestina pun cukup terbuka. Walaupun saat ini Palestina nangkring di peringkat ke-93 dunia, sementara Indonesia menempati ranking 149.

    Di sisi lain, Ketua Umum Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir menilai laga Indonesia kontra Palestina ini sebagai pertandingan yang sarat nilai. Dia memaparkan, salah satunya yaitu nilai persaudaraan antara kedua negara yang bakal semakin erat melalui olahraga.

    Mengutip Viva.co.id, Erick menyebut PSSI akan menyumbang 10 persen dari hasil penjualan tiket laga untuk perjuangan bangsa Palestina. Sedangkan bagi tim Garuda, laga melawan Palestina ini selain sarat nilai nasionalisme, juga diharapkan dapat menambah poin bagi Indonesia.

  • Jelang Indonesia vs Palestina, Pratama Arhan Siap Tancap Gas

    Jelang Indonesia vs Palestina, Pratama Arhan Siap Tancap Gas

    TIKTAK.ID – Pratama Arhan mengatakan bahwa dirinya siap tancap gas dalam ajang Indonesia vs Palestina, setelah memantau kekuatan lawan lewat video analisis dari tim pelatih.

    Arhan sendiri baru saja bergabung latihan bersama skuad Garuda usai tiba di Indonesia pada Minggu (11/6/23). Arhan mengeklaim sudah cukup melakukan persiapan singkat, termasuk menonton video pertandingan tim lawan.

    “Kami telah melihat video lawan Palestina, jadi pemain sudah paham. Semoga semuanya dapat berjalan dengan baik serta teman-teman sudah mulai berkumpul dan berdatangan,” ujar Arhan, seperti dilansir CNN Indonesia.

    Untuk diketahui, Arhan termasuk salah satu pemain Timnas Indonesia yang dipanggil oleh pelatih Shin Tae Yong untuk FIFA Matchday Juni 2023. Usai menyelesaikan urusan bersama klubnya, Tokyo Verdy, bek berusia 22 tahun tersebut pun langsung kembali ke Indonesia.

    Arhan mengakui perjalanan dari Jepang ke Indonesia memang sangat melelahkan. Meski begitu, ia menyatakan tetap berusaha profesional bila memperoleh panggilan tugas membela Timnas Indonesia.

    “Saya terbang dari Jepang pada 10 Juni malam, sampai sini 11 Juni jam 10 pagi. Sedikit lelah akibat perjalanan jauh,” ucap Arhan lewat akun YouTube Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI), pada Senin (12/6/23).

    Arhan lantas mengungkapkan bahwa dirinya langsung melahap latihan penuh dari pelatih. Kendati demikian, mantan pemain PSIS Semarang tersebut menilai intensitas yang diberikan tidak tinggi.

    “Langsung latihan full, jadi latihan hari ini tidak terlalu capek dan intensitasnya juga tidak terlalu berat,” tutur Arhan.

    Timnas Indonesia bakal menghadapi Palestina di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Rabu (14/6/23) mendatang. Selanjutnya Arhan dan kawan-kawan akan melawan Timnas Argentina di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Senin (19/6/23).

    Sekadar informasi, Palestina adalah tim dengan status 100 besar ranking FIFA. Untuk itu, Indonesia jelas akan memperoleh perlawanan yang sulit.

    Mengutip detik.com, pemilihan Palestina sebagai lawan Indonesia ini sesuai dengan kriteria yang diminta oleh Shin Tae Yong. Pelatih asal Korea Selatan tersebut menginginkan Timnas melawan tim-tim dengan peringkat 100 besar.

  • Tiket Indonesia vs Argentina Sold Out dalam 15 Menit, Diborong Calo?

    Tiket Indonesia vs Argentina Sold Out dalam 15 Menit, Diborong Calo?

    TIKTAK.ID – Akun Instagram Ketua Umum Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir dan PSSI menampilkan keterangan bahwa penjualan tiket Indonesia vs Argentina pada hari pertama sudah habis alias sold out.

    Untuk diketahui, tiket Indonesia vs Argentina dijual kali pertama pada hari Senin (5/6/23), pukul 12.00 WIB. PSSI menyatakan tiket laga FIFA Matchday tersebut sudah ludes hanya dalam waktu 15 menit setelah penjualan dimulai.

    “Penjualan tiket FIFA Match Day: Indonesia vs Argentina pada hari pertama khusus nasabah BRI telah habis dalam waktu 15 menit. Terima kasih banyak atas antusiasnya, sobat Garuda,” tulis unggahan bersama PSSI dan Erick tersebut, seperti dilansir CNNIndonesia.com.

    Unggahan yang disertai dengan infografis bertajuk “International Friendly Match” itu ditampilkan sekitar pukul 13.25 WIB dan sudah memperoleh lebih dari 95 ribu tanda like serta lebih dari 3.000 komentar.

    Adapun komentar warganet masih seputar kegagalan mendapatkan tiket yang dijual pada hari pertama.

    “Gagal lihat bang Messi megang jenggot dari dekat”, tulis seorang warganet.

    “Alhamdulillah gua dapat, dapat hikmahnya”, timpal warganet lain.

    Di sisi lain, sejumlah warganet menyalahkan banyaknya calo yang membeli tiket Cat 3 Indonesia vs Argentina, untuk dijual lagi dengan harga yang lebih mahal.

    “WTB (want to buy) tiket kategori 3”, tulis rata-rata pengguna Twitter, mengutip detik.com.

    Tidak hanya calo, jasa penitipan pembelian tiket juga ramai menjajakan hasil buruan tiketnya.

    “WTS (want to sell) CAT 3 1 TIX FIFA MATCH DAY INDONESIA VS ARGENTINA, DM for more info,” cuit akun jastip di Twitter.

    Oleh sebab itu, banyak warganet makin jengkel melihat aksi para tukang jastip dan calo yang langsung menjajakan tiket hasil “war” di loket online. Apalagi harga yang ditawarkan langsung melambung tinggi.

    Sementara penjualan tiket Indonesia vs Argentina untuk umum bakal dibuka pada Selasa (6/6/23) dan Rabu (7/6/23), masing-masing pukul 12.00 WIB lewat situs resmi PSSI dan Tiket.com.

    Seperti diketahui, Timnas Indonesia akan menghadapi Argentina dalam laga FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Senin (19/6/23). Lima hari sebelum itu, Indonesia akan meladeni Palestina di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.

    Sementara Argentina bakal bertanding melawan Australia terlebih dahulu di China pada Rabu (15/6/23). Argentina juga telah mencantumkan daftar nama pemain yang dibawa oleh pelatih Lionel Scaloni. Sederet pemain seperti Lionel Messi, Angel Di Maria, sampai Nicolas Otamendi masuk dalam daftar yang dibawa saat tur Asia.

  • Ini Alasan Malaysia Batal Hadapi Yaman dan Pilih Lawan Papua Nugini

    Ini Alasan Malaysia Batal Hadapi Yaman dan Pilih Lawan Papua Nugini

    TIKTAK.ID – Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) mengumumkan bahwa Timnas Malaysia batal melawan Yaman dan memilih untuk menghadapi Papua Nugini dalam ajang FIFA Matchday, pada 20 Juni 2023.

    Malaysia sendiri sempat diejek lantaran memilih melawan Papua Nugini sebagai lawan uji coba. Padahal negara tetangga seperti Indonesia melawan Argentina di FIFA Matchday.

    Kemudian FAM memaparkan kronologi Timnas Malaysia memilih untuk melawan Papua Nugini usai batal menghadapi Yaman.

    “FAM memastikan laga internasional level 1 antara skuad Harimau Malaya pimpinan Kim Pan Gon melawan Yaman yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Sultan Mizan Zainal Abidin, Kuala Terengganu pada 20 Juni 2023 harus dibatalkan,” begitu bunyi pernyataan FAM, seperti dikutip CNNIndonesia.com dari rilis.

    FAM beralasan Malaysia batal lawan Yaman akibat banyak pemain yang tidak bisa membela Timnas Yaman, karena harus bergabung dengan skuad U-23.

    “Hal itu setelah FAM menerima surat pemberitahuan resmi dari Asosiasi Sepak Bola Yaman (YFA) pada pukul 17.00 kemarin (30/5/23) yang menyebut rencana membatalkan pertandingan karena absennya pemain utamanya karena harus bergabung dengan Timnas Yaman U-23 untuk Kejuaraan Asia Barat di Irak,” terang FAM.

    FAM mengeklaim pembatalan dari pihak Yaman membuat mereka harus segera mencari lawan pengganti yang cocok dalam waktu relatif singkat.

    “Pembatalan YFA di menit-menit terakhir ini memaksa FAM untuk segera mencari tim pengganti yang cocok dalam waktu yang relatif singkat dengan pilihan yang terbatas. Sebab, sebagian besar tim lain sudah memiliki lawan masing-masing di kalender FIFA kali ini,” tutur FAM.

    “Setelah menghubungi sejumlah tim, FAM akhirnya berhasil memperoleh persetujuan dari Papua Nugini sebagai tim pengganti untuk menghadapi skuad Harimau Malaya di Stadion Sultan Mizan Zainal Abidin pada Selasa, 20 Juni 2023,” imbuh FAM.

    Sebelum melawan Papua Nugini pada 20 Juni, Malaysia lebih dulu bakal menghadapi Kepulauan Solomon di Stadion Sultan Mizan Zainal Abidin pada 14 Juni 2023.

    Sekadar informasi, Yaman saat ini menempati peringkat 157 dunia, sementara Papua Nugini berada di peringkat 159 dunia, dibandingkan Malaysia di peringkat 138 dunia.

  • Prediksi Durasi Main Messi di Indonesia vs Argentina

    Prediksi Durasi Main Messi di Indonesia vs Argentina

    TIKTAK.ID – Lionel Messi diketahui masuk ke dalam daftar pemain Argentina yang bakal melawan Timnas Indonesia dalam ajang FIFA Matchday. Lantas berapa lama Lionel Messi bakal tampil di Indonesia vs Argentina?

    Timnas Indonesia memperoleh kehormatan dengan melawan Argentina sebagai juara Piala Dunia 2022 dalam laga FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), pada 19 Juni mendatang.

    Lionel Messi sebagai Kapten sekaligus bintang Tim Tango pun disebut-sebut masuk ke dalam 27 pemain yang dibawa pelatih Lionel Scaloni dalam tur ke Asia melawan Australia dan Indonesia. Namun hingga kini kepastian Lionel Messi bermain dalam laga Timnas Indonesia vs Argentina masih menjadi tanda tanya.

    Saat menyelenggarakan konferensi pers, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir tidak membahas terkait kans Messi menunjukkan magisnya di GBK. Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga juga mengatakan tak bisa menggaransi La Pulga bisa masuk line up atau bermain menghadapi Skuad Garuda.

    “[Messi] datang, syukur alhamdulillah. Kita lagi berdoa, mudah-mudahan dia dapat masuk line up,” ungkap Arya usai Kongres PSSI 2023 di Jakarta, seperti dilansir CNNIndonesia.com.

    “Rumput kita bagus semua kita upayakan. Pokoknya kami tak mau janji, pokoknya semua yang terbaik akan kita upayakan. Nanti [Messi] masuk line up, eh dibikin cadangan, kan kita tidak tahu juga,” imbuhnya.

    PSSI pantas tidak memberikan janji kepada penggemar sepak bola di Indonesia. Hal itu karena Messi memang tak selalu bermain saat berkunjung ke Asia.

    Sekadar informasi, ini bukan pertama kalinya Messi dan Argentina mendatangi Asia, bahkan Asia Tenggara. Pada 2010 lalu, Messi sempat berkunjung ke Korea Selatan, saat itu bersama Barcelona. Tiga tahun setelahnya pada 2013, Barcelona dan Messi kembali ke Asia, kali ini ke Thailand dan Malaysia di kawasan Asia Tenggara.

    Kemudian satu tahun berikutnya, Messi dan Timnas Argentina menjalani tur di Hong Kong. Messi dan Argentina kembali ke Asia Tenggara dengan mengunjungi Singapura pada 2017. Namun dari sekian banyak kunjungan Messi ke Asia maupun Asia Tenggara, pemain berusia 35 tahun tersebut tidak selalu bermain.

  • Tiket Indonesia vs Argentina Mulai Dijual 5 Juni, Ini Harganya

    Tiket Indonesia vs Argentina Mulai Dijual 5 Juni, Ini Harganya

    TIKTAK.ID – Ketua Umum Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir mengumumkan bahwa tiket Indonesia vs Argentina pada FIFA Matchday, 19 Juni, akan mulai dijual pada 5 Juni mendatang.

    “19 Juni Insya Allah kita akan memiliki pertandingan internasional kelas dunia. Kita mulai penjualan tiket pada 5 Juni, khusus untuk BRI card holder,” ungkap Erick dalam konferensi pers di Jakarta, pada Senin (29/5/23), seperti dilansir CNN Indonesia.

    Kemudian Erick menyebut penjualan tiket Indonesia vs Argentina untuk masyarakat umum baru akan dilakukan pada 6-7 Juni.

    “Setelah itu pada 6-7 Juni baru ada public sales atau penjualan secara umum dengan metode semua pembayaran. Pembelian tiket dapat dilakukan lewat website PSSI dan tiket.com, melalui aplikasi, mobile, semuanya bisa,” terang Erick.

    Erick memaparkan bahwa total tiket Indonesia vs Argentina yang dijual kepada publik sekitar 60 ribu tiket. Untuk harga tiketnya, Erick menyatakan terdapat empat kategori yang dijual.

    “Harga tiket ini sudah termasuk pajak dan servis. Untuk Kategori 3 dijual dengan harga Rp600 ribu, Kategori 2 Rp1,2 juta, Kategori 1 Rp2,5 juta. Sedangkan untuk VIP Barat dan Timur Rp4.250.000. Jadi rata-rata harga tiket tetap di Rp1 jutaan,” tutur Erick.

    “Jadi ini hitung-hitungan yang dapat kami lakukan secara maksimal, dan ini adalah bagian kita untuk mendorong tahun depan ada pertandingan internasional lagi,” imbuh Erick.

    Lebih lanjut, Erick menegaskan tidak ingin kegiatan ini meninggalkan kerugian. Ia pun optimis federasi mampu memperoleh profit, sehingga dapat menjadi titik awal bisnis sepak bola Indonesia.

    “Saya ingin mendidik PSSI, jangan menjadi PSSI yang rugi-an, baik dari segi prestasi atau usaha (bisnis). Kita harus membiasakan PSSI memiliki strategi planning yang tepat,” jelas Erick, mengutip detik.com.

    “Jadi tentu mengadakan pertandingan FIFA Matchday itu ya harus yakin kalau bisa membawa hasil untuk prestasi Timnas. Namun juga untuk keuangan PSSI yang lebih baik,” sambungnya.

    Lantas Erick menyampaikan alasan pihaknya tak mau rugi. Dia menyebut bila tidak sukses, mungkin federasi bakal kapok untuk menghadirkan tim kelas dunia lainnya. Oleh sebab itu, dia berharap laga nanti bisa diserbu penonton. Dia menilai tiket termurah yakni Rp600 ribu sudah sangat terjangkau jika melihat status Argentina sebagai juara Piala Dunia 2022.