Tag: COVID-19

  • Seorang Tentaranya Terjangkit Virus Corona di Korea Selatan, Militer Amerika Cegah Penularan ke Seluruh Pasukan

    Seorang Tentaranya Terjangkit Virus Corona di Korea Selatan, Militer Amerika Cegah Penularan ke Seluruh Pasukan

    TIKTAK.ID – Militer Amerika Serikat melaporkan pada Rabu (26/2/20), bahwa seorang tentaranya positif terjangkit virus Corona atau Covid-19 di Korea Selatan, seperti yang dilaporkan The New York Times.

    Tentara yang terinfeksi virus itu dari kamp Carroll yang berada di kota Waegwan, yaitu kota yang berjarak hanya 20 kilometer dari kota pusat wabah Corona di Korea Selatan, kota Daegu.

    Tentara 23 tahun itu langsung mendapat penanganan medis dan dikarantina di kediamannya yang terletak di luar kamp.

    Sebelum terinfeksi, pada Senin pekan lalu, tentara ini dilaporkan mengunjungi sebuah pangkalan militer di kota Daegu, di Kamp Walker. Kemudian pada Jumat selanjutnya hingga Selasa kemarin, tentara ini berada di kamp Carroll.

    Baca juga: Gara-Gara Julid dan Ejek Film Parasite Tak Layak Menangi Oscar, Trump ‘Dibantai Habis’ Netizen Korea

    Militer Korea Selatan dan Amerika kemudian secara aktif melacak tentara terinfeksi ini berhubungan kontak dengan siapa saja. Hal itu untuk memastikan apakah ada tentara lain yang terinfeksi atau tidak.

    Militer Amerika mengatakan bahwa mereka menerapkan semua langkah yang dibutuhkan untuk mengontrol dan mengendalikan penyebaran virus Corona. Sebab situasi ini berisko tinggi terhadap 28 ribu tentara Amerika yang ditempatkan di Korea Selatan.

    “Sebagai langkah bijaksana untuk melindungi pasukan,” kata militer Amerika.

    Halaman selanjutnya…

  • Menlu RI Persoalkan Alasan Saudi Masukkan Indonesia ke Daftar Negara Terjangkit Virus Corona

    Menlu RI Persoalkan Alasan Saudi Masukkan Indonesia ke Daftar Negara Terjangkit Virus Corona

    TIKTAK.ID – Hingga kini, Pemerintah Indonesia secara resmi menyatakan tak ada kasus virus Corona jenis baru yang berjangkit di wilayahnya, tapi anehnya Arab Saudi memandang lain dan justru memasukkan Indonesia ke daftar negara-negara terjangkit Corona.

    Masuknya Indonesia ke daftar negara-negara yang mengalami kasus COVID-19 ini dipertanyakan Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari Marsudi. Soalnya, Pemerintah selama ini menyampaikan tak ada kasus virus Corona di Indonesia.

    Indonesia kemudian masuk ke daftar negara yang warganya dilarang masuk ke Saudi menggunakan visa wisata. Sebagaimana keterangan pers Kementerian Luar Negeri Saudi, soal visa wisata ini ada dalam poin kedua.

    Baca juga: Ada Perintah Khusus dari Jokowi untuk Tito Karnavian

    “Menghentikan masuknya warga negara ke Kerajaan Arab Saudi dengan menggunakan visa wisata, bagi mereka yang datang dari negara-negara yang terkena wabah virus Corona baru (COVID-19), merujuk kepada kriteria yang ditetapkan oleh lembaga kesehatan terkait Pemerintah Kerajaan,” demikian bunyi poin kedua pernyataan Kemlu Saudi, Kamis (27/2/20).

    Namun dalam pernyataan itu, Kemlu Saudi tidak menyebutkan negara-negara mana saja yang digolongkan dalam “negara-negara yang terkena wabah virus Corona baru”. Tapi, daftar negara-negara itu ada. Jumlahnya ada 23 negara. Ini diketahui dari keterangan Menlu RI Retno.

    Halaman selanjuntnya…

  • Temuan Baru Mencengangkan! Ilmuwan China Ungkap Virus Corona Diimpor dari Negara Lain, Salah Satunya Amerika

    Temuan Baru Mencengangkan! Ilmuwan China Ungkap Virus Corona Diimpor dari Negara Lain, Salah Satunya Amerika

    TIKTAK.ID – Hampir semua pemberitaan yang beredar selama ini di seluruh platform media massa dan media sosial, menyebutkan bahwa sumber awal merebaknya wabah virus Corona berasal dari Wuhan. Namun mengutip Caixin, hasil penelitian terbaru oleh ilmuwan Tiongkok memberikan bukti lebih lanjut bahwa virus Corona baru yang mematikan mungkin tidak berasal dari pasar makanan laut di kota Wuhan tersebut.

    Para pejabat kesehatan umumnya percaya bahwa virus SARS-CoV-2, yang menyebabkan penyakit yang dikenal sebagai Covid-19, awalnya ditularkan ke manusia di Pasar Grosir Makanan Laut Huanan yang sekarang telah dibongkar di kota berpenduduk 11 juta di pusat kota China.

    Baca juga: Imbau Tetap Waspada Virus Corona, Pakar: Wabah di China Mungkin Berakhir, di Luar China Baru Berawal

    Akan tetapi, dalam hasil riset terbaru yang belum ditinjau rekan sejawat menunjukkan sejumlah bukti yang menentang asumsi itu. Ditulis bersama oleh para peneliti dari tiga lembaga China termasuk Akademi Ilmu Pengetahuan China dan diterbitkan pada hari Jumat di platform distribusi ChinaXiv, studi ini mencoba melacak bagaimana virus muncul dan berevolusi.

    Data menunjukkan bahwa “sumber SARS-CoV-2 di pasar diimpor dari tempat lain,” kata para peneliti seperti yang dilansir dar Caixin.

    Para ilmuwan menggunakan teknologi pengurutan gen dari 93 sampel virus dan menganalisis haplotype mereka – kelompok gen yang diwarisi bersama dari organisme induk tunggal. Mereka menemukan bahwa semua sampel dengan tautan yang dilaporkan ke pasar berisi haplotype yang sama, yang mereka sebut H1.

    Halaman selanjutnya…

  • Wabah Corona Makin Menjadi di Korea, Park Seo Joon Sumbang Rp 1,1 Miliar

    Wabah Corona Makin Menjadi di Korea, Park Seo Joon Sumbang Rp 1,1 Miliar

    TIKTAK.ID – Selebriti tenar Korea, Park Seo Joon dan Lee Young Ae dikabarkan telah memberikan sumbangan lebih dari Rp1 miliar kepada Kota Daegu dalam memerangi wabah virus Corona. Kedua artis tersebut memberikannya secara terpisah kepada Community Chest of Korea. Lee Young Ae memberikannya pada Jumat (21/2/20) dan Park Seo Joon sehari setelahnya.

    “Aktris Lee Young Ae disebut telah menyumbangkan sebesar 50 juta Won (atau sekitar $ 41.420 atau Rp570 juta) dalam membantu warga Daegu untuk memerangi COVID-19 (virus Corona),” buka perwakilan dari Community Chest of Korea cabang Daegu yang dilansir Soompi.

    Baca juga: Fakta Mencengangkan Terkait Rilis Hasil Autopsi Michael Jackson

    Lee Young Ae mengatakan, kondisi warga Daegu yang terdampak wabah virus Corona bertambah buruk. Aktris berusia 49 tahun tersebut juga berharap dengan bantuan yang diberikannya tersebut bisa membantu warga setempat.

    “Tampaknya situasi di sana semakin memburuk bagi warga Daegu akibat COVID-9 (virus Corona). Keluarga kami juga berharap agar penduduk di Daegu bisa mengatasi masalah pada masa-masa sulit ini,” kata Lee Young Ae.

    Sementara itu, pihak cabang juga melaporkan sumbangan dari Park Seo Joon. Menurutnya, sumbangan tersebut diberikan untuk membeli peralatan dalam menangani korban yang terserang virus Corona. Ia memberikan sumbangan yang cukup besar, yakni Rp1,14 miliar.

    Baca juga: Ustaz Dekat Rumah Ungkap Ashraf Sinclair Rajin Santuni Anak Yatim

    “Usai menonton beberapa laporan dan berita yang menunjukkan warga Daegu sudah tak punya cukup ruang dan peralatan medis dalam menangani pasien terserang kasus COVID-19, Park Seo Joon lalu menyumbangkan uangnya sebesar 100 juta Won (atau sekitar $ 82.850 atau Rp1,14 miliar) dalam rangka membantu pembelian peralatan yang diperlukan,” imbuh perwakilan dari Community Cheast of Korea Cabang Daegu.

    Sementara itu, hingga Sabtu (22/2/20) di Korea dikabarkan sudah tercatat terdapat kurang lebih 433 korban kasus virus Corona yang sebagian besar muncul di daerah Daegu tersebut. Maka dari itu, Pemerintah Korea Selatan menjuluki Kota Daegu sebagai “Zona Manajemen Khusus”.

  • Imbau Tetap Waspada Virus Corona, Pakar: Wabah di China Mungkin Berakhir, di Luar China Baru Berawal

    Imbau Tetap Waspada Virus Corona, Pakar: Wabah di China Mungkin Berakhir, di Luar China Baru Berawal

    TIKTAK.ID – Wabah virus Corona yang belakangan dinamakan COVID-19 mungkin akan mencapai puncaknya di China bulan ini. Tetapi, di luar Tiongkok, virus mematikan ini bisa disebut baru merupakan awal dari epidemi yang kemungkinan masih akan terus menyebar ke banyak negara.

    Riset S&P Global menunjukkan wabah virus Corona ini diperkirakan akan berakhir pada April 2020. Sedangkan beberapa analis lain memperkirakan skenario terburuknya virus ini akan berakhir pada bulan Mei 2020.

    Sementara itu, Dale Fisher, Kepala Global Outbreak Alert & Response Network yang ada di bawah koordinasi Badan Kesehatan Dunia (WHO), mengatakan, “perjalanan waktu” COVID-19 mungkin benar.

    Baca juga: Taiwan Konfirmasi Kematian Pertama Akibat Corona

    “Cukup adil untuk mengatakan, itulah yang kami lihat,” katanya kepada Reuters, Rabu (12/2/20). “Tapi, (virus) itu telah menyebar ke tempat-tempat lain, itu adalah awal wabah. Di Singapura, berada di awal wabah.”

    Singapura telah melaporkan 50 kasus terkonfirmasi virus Corona baru, dengan tambahan tiga kasus hari ini, tertinggi di luar China. Termasuk, yang paling tinggi untuk kasus penularan lokal dari manusia ke manusia.

    “Saya dengan sangat yakin mengatakan, pada akhirnya setiap negara akan memiliki kasus (terkonfirmasi COVID-19),” ujar Fisher yang juga pakar global tentang penyakit menular.

    Halaman selanjutnya…

  • Taiwan Konfirmasi Kematian Pertama Akibat Corona

    Taiwan Konfirmasi Kematian Pertama Akibat Corona

    TIKTAK.ID – Keganasan wabah Corona sudah merambah ke Negara Pulau Taiwan. Seorang pengemudi taksi dilaporkan tewas akibat wabah mematikan yang mengganggu rantai pasokan dunia ini. Kematian ini sekaligus menandai kematian pertama akibat virus Corona di Taiwan, dan menjadi kematian kelima di luar China daratan.

    Menteri Kesehatan Taiwan, Chen Shih-Chung menyampaikan dalam sebuah konferensi pers bahwa korban meninggal itu adalah pria berusia 61 tahun yang juga menderita diabetes dan hepatitis B. Sejauh ini, terhitung sudah 20 orang di Taiwan terjangkit virus COVID-19 alias virus Corona.

    Baca juga: Amerika Tuduh Militer China Retas Perusahaan Kredit Raksasa Equifax

    Menurut Chen, korban yang baru saja meninggal ini tercatat tidak pernah melakukan perjalanan ke luar negeri dalam beberapa waktu terakhir. Ia adalah seorang pengemudi taksi yang kerap mengantar penumpang asal Hong Kong, Makau, dan China daratan. Salah satu anggota keluarga dari korban juga dilaporkan terserang virus Corona.

    Kata Chen, dua orang yang dicurigai terjangkit Corona dalam satu keluarga ini merupakan kasus penularan lokal pertama di Taiwan. Ia menambahkan bahwa pihak berwenang sedang berusaha secepatnya mencari sumber penularan tersebut.

    Halaman selanjutnya…

  • Bikin Lega! 238 WNI dari Wuhan yang Dikarantina di Natuna Dinyatakan Sehat dan Siap Dipulangkan

    Bikin Lega! 238 WNI dari Wuhan yang Dikarantina di Natuna Dinyatakan Sehat dan Siap Dipulangkan

    TIKTAK.ID – Beberapa hari ke depan, proses karantina dan observasi 238 WNI yang berada di Hanggar Lanud Raden Sadjad Ranai, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau akan segera berakhir. Para WNI yang dipulangkan dari Wuhan, China ini pun siap untuk dipulangkan ke daerahnya masing-masing.

    “Hingga hari ini, semuanya berada dalam keadaan sehat dan tidak ada keluhan yang mengarah ke infeksi virus Corona (COVID-19),” ungkap Kepala Rumah Sakit Integrasi TNI Natuna, dr. Randy Zainubun, FS, SpEM, saat dihubungi Alodokter pada hari Rabu (12/2/20).

    Berdasarkan keterangan dr. Randy, sejak awal karantina, tidak ada keluhan kesehatan serius yang dialami oleh ke-238 WNI yang dikarantina.

    “Beberapa ada yang mengeluhkan gatal, alergi, atau keluhan kesehatan kulit lainnya. Tapi itu bisa langsung ditangani oleh tim kesehatan di sini,” terangnya.

    Randy mengimbau agar masyarakat tidak perlu khawatir terkait proses pemulangan para WNI. Pasalnya, Pemerintah akan memastikan bahwa para WNI yang dipulangkan dari Wuhan ini berada dalam kondisi yang sehat dan bebas dari virus Corona, sehingga bisa kembali berbaur dengan masyarakat.

    “Jadi, setelah masa karantina dan observasi ini selesai, saudara-saudara kita ini akan diperiksa kembali kesehatannya secara menyeluruh sebelum mereka kembali ke rumah dan keluarganya masing-masing,” tambahnya.

    Menjelang selesainya karantina dan observasi, banyak hal yang telah dipersiapkan Pemerintah.

    Selain memastikan bahwa para WNI yang dipulangkan dari Wuhan ini dalam kondisi sehat, Pemerintah juga telah menyiapkan pesawat dan prasarana lainnya untuk pemulangan mereka.