Tag: akun centang biru

  • Diduga Kembangkan Centang Biru Berbayar, Instagram Ikuti Twitter?

    Diduga Kembangkan Centang Biru Berbayar, Instagram Ikuti Twitter?

    TIKTAK.ID – Instagram saat ini tampaknya tengah mengembangkan layanan yang dicontek dari Twitter. Aplikasi berbagi foto tersebut dikabarkan sedang mengerjakan sistem verifikasi centang biru berbayar ala Twitter Blue.

    Developer dan Reverse Engineer, Alessandro Paluzzi mengeklaim menemukan cuplikan kode yang merujuk pada “centang biru berbayar” dan layanan berlangganan premium baru. Referensi yang sama pun muncul pada build terbaru aplikasi Facebook, yang mengindikasikan centang biru berbayar bakal diluncurkan untuk produk Meta lainnya, bila pengembangannya dilanjutkan.

    Dalam tangkapan layar yang dibagikan kepada TechCrunch, Paluzzi menunjukkan kode “IG_NME_PAID_BLUE_BADGE_IDV” dan “FB_NME_PAID_BLUE_BADGE_IDV” di aplikasi Instagram. Paluzzi menjelaskan, singkatan “IDV” bisa jadi merujuk pada verifikasi identitas.

    Kemudian Paluzzi mengaku menemukan referensi lain untuk layanan berlangganan baru yang sebelumnya tidak ada. Ia bahkan menemukan referensi yang sama pada salah satu build terbaru aplikasi Facebook.

    Akan tetapi, Paluzzi menyatakan kalau ia masih belum menemukan bukti yang kuat di aplikasi Instagram, melainkan hanya sekadar baris kode ini saja.

    Instagram sendiri menolak buka suara ketika dimintai responsnya oleh TechCrunch, seperti dilansir detikINET, pada Minggu (5/2/23).

    Sekadar informasi, Paluzzi sendiri punya rekam jejak yang cukup bagus dalam mengungkap fitur baru Instagram jauh sebelum diluncurkan. Sebelumnya, Paluzzi sempat menemukan fitur untuk menjadwalkan postingan hingga fitur Candid Challenge yang mirip BeReal.

    Sementara itu, sistem verifikasi akun di Instagram memang sudah sejak lama dikeluhkan oleh pengguna lantaran rumit dan terkesan acak. Sejak 2019 silam, Instagram mulai membuka pendaftaran untuk memperoleh centang biru. Akan tetapi, sistemnya ternyata masih belum berubah.

    Saat ini centang biru Instagram hanya dapat diperoleh individu ternama, selebriti, dan brand global. Meski begitu, banyak kreator kecil yang juga mengizinkan centang biru. Kesulitan tersebut yang membuat munculnya black market untuk centang biru Instagram.

    Adapun Twitter pada akhir tahun lalu merilis ulang layanan premium Twitter Blue. Dengan adanya layanan tersebut, kini pengguna mampu mendapatkan centang biru dengan cara berlangganan biaya bulanan. Hal itu pun sempat menimbulkan pro dan kontra di kalangan warganet.

  • Ini Keuntungan Bayar Langganan Twitter 126 Ribu per Bulan

    Ini Keuntungan Bayar Langganan Twitter 126 Ribu per Bulan

    TIKTAK.ID – Bos Baru Twitter, Elon Musk akan mengenakan biaya US$8 atau sekitar Rp126 ribu (kurs 15.752/Dolar AS) per bulan bagi pengguna akun centang biru atau tanda verifikasi. Musk mengklaim bahwa pola langganan yang akan diberikannya itu menjadi sebuah sistem pembeda bagi bangsawan dan orang biasa di Twitter.

    “Sistem lords & peasents Twitter saat ini untuk akun yang memiliki atau tidak memiliki tanda centang biru adalah omong kosong. Kekuatan untuk rakyat! Biru seharga $8/bulan,” cuit Musk pada Rabu (2/11/22), seperti dilansir CNN Indonesia.

    Menurut Musk, harga yang diberikan nantinya bakal disesuaikan dengan negara masing-masing pengguna, dengan pertimbangan daya beli masyarakat.

    Kemudian pendiri Tesla itu menjabarkan apa saja manfaat yang diperoleh pengguna bila berlangganan atau punya tanda centang biru di akunnya.

    Berikut ini daftar keuntungan yang didapatkan oleh pengguna jika membayar langganan Twitter Rp125 ribu per bulan:

    1. Mendapat prioritas dalam Reply, Mention dan Search, yang penting untuk mengalahkan spam/scam.
    2. Bisa mengunggah video dan audio panjang.
    3. Memiliki lebih sedikit iklan.
    4. Mendapat akses gratis pada konten berbayar di luar Twitter, seperti jurnal sains.
    5. Untuk publik figur, mereka akan memperoleh tag tambahan.

    Musk memang tidak menyampaikan rincian mengenai hal-hal tersebut. Meski begitu, setidaknya poin-poin itu telah memberikan gambaran terkait apa yang akan didapatkan pengguna jika berlangganan centang biru Twitter.

    Musk menjelaskan, akun-akun yang berlangganan akan memberi putaran uang baru yang nantinya bisa digunakan untuk memberi penghargaan pada konten kreator di Twitter.

    Akan tetapi, Musk memiliki kecenderungan untuk berubah pikiran dengan cepat, sehingga pengumuman semacam ini harus diterima tanpa ekspektasi apapun. Sebab, mungkin bukan rangkaian fitur sepenuhnya yang diberikan paket berlangganan Twitter, seperti dikutip TechCrunch.

    Isu biaya ceklis biru tersebut pun mengundang pro-kontra. Salah satunya, penulis Stephen King protes terhadap keputusan ini melalui akun Twitternya.

    “$20 per bulan untuk tetap mendapatkan centang biru? Persetan. Mereka mestinya membayar saya. Jika itu benar terjadi, maka saya akan menghilang seperti Enron,” tegas King di akun Twitternya.