Tag: Ahmad Luthfi

  • Sejumlah Kepala Daerah Datangi Kediaman Jokowi Usai Retret

    Sejumlah Kepala Daerah Datangi Kediaman Jokowi Usai Retret

    TIKTAK.ID – Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi-Taj Yasin, serta Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak diketahui menemui Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) di kediamannya di Sumber, Banjarsari, Solo. Empat kepala daerah tersebut tampak datang bersamaan dengan iring-iringan kendaraan, setelah menjalani retret di Akmil Magelang.

    Berdasarkan pantauan di lokasi, Ahmad Luthfi terlihat tiba terlebih dahulu di kediaman Jokowi, kemudian disusul oleh Khofifah dan Emil Dardak. Seperti dilansir detikJateng, kepala daerah lain yang ikut sowan ke rumah Jokowi antara lain Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibawa.

    Selain itu, hadir pula Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa, Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muslimat NU, Arifah Choiri Fauzi. Rombongan kepala daerah tersebut melakukan pertemuan secara tertutup yang berlangsung selama hampir satu jam di kediaman Jokowi.

    Baca juga : Puan Beberkan Pembicaraan dengan Prabowo, SBY dan Jokowi Saat Retret Kepala Daerah

    Setelah pertemuan, Khofifah mengatakan bahwa pertemuan dengan Jokowi sebatas silaturahmi usai menjalani retret di Akmil Magelang. Khofifah pun mengaku ingin mendapat penguatan dari Jokowi.

    “Kami sowan, bersilaturahmi, kebetulan juga sudah selesai retret. Banyak pengalaman luar biasa yang beliau miliki dan kita tentu ingin memperoleh penguatan kembali,” ujar Khofifah, usai pertemuan dengan Jokowi di Sumber, Banjarsari, Solo, pada Jumat (28/2/25), seperti dilansir detikcom.

    Setelah itu, wanita kelahiran Surabaya, 19 Mei 1965 ini mejelaskan, ada sejumlah pesan dari Jokowi untuk bisa bekerja lebih baik lagi hingga lebih trengginas.

    Baca juga : PDIP Tanggapi Agenda Gibran Jadi Pemateri di Retret Kepala Daerah

    “Dawuh-dawuh (pesan) beliau bagaimana kita dapat bekerja lebih baik lagi, lebih cepat, lebih trengginas, dan lebih luar biasa lagi, kira-kira itu,” terang Khofifah.

    Sementara itu, Ahmad Luthfi, menyatakan kedatangannya dalam rangka mengucapkan selamat untuk persiapan puasa. Dia juga menyebut Jokowi memberikan wejangan untuk mendukung program Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

    “Saya diberikan wejangan agar selalu mendukung program Pemerintah terkait Asta Cita Bapak Presiden. Beliau selalu mendorong segera para gubernur, bupati untuk segera akselerasi program Pemerintah khususnya Pak Presiden Prabowo. Itu pesan beliau,” ucap Ahmad Luthfi.v

  • Jokowi Jadi Rebutan Ridwan Kamil dan Ahmad Luthfi Dampingi Kampanye Akbar Terakhir

    Jokowi Jadi Rebutan Ridwan Kamil dan Ahmad Luthfi Dampingi Kampanye Akbar Terakhir

    TIKTAK.ID – Calon Gubernur Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil mengaku berharap agar presiden ketujuh, Joko Widodo (Jokowi), dapat ikut hadir dalam kampanye akbar terakhirnya pada 23 November.

    “Kalau saya sampaikan undangan, berarti saya berharap,” ujar Ridwan Kamil kepada awak media saat ditemui di kawasan Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, pada Kamis (21/11/24), seperti dilansir Tempo.co.

    Kemudian politikus Partai Golongan Karya (Golkar) itu mengeklaim tengah menunggu kepastian kehadiran Jokowi. Pasalnya, di hari yang sama, mantan Wali Kota Solo tersebut juga diundang untuk menghadiri kampanye akbar pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi-Taj Yasin.

    Baca juga : Gibran Minta Mendikdasmen Tambah Kurikulum Coding dan AI serta Hapus Zonasi

    “Sedang dilihat gimana membagi waktunya, kami paham kan rumah beliau ada di Jawa Tengah,” ucap Ridwan Kamil.

    Selain mengundang Jokowi, Ridwan Kamil tak mengungkapkan tokoh lain yang bakal hadir dalam kampanye terakhirnya itu. Dia beralasan tidak mengurusi soal hal teknis persiapan kampanye.

    “Pasangan calon (paslon) tuh penganten ibaratnya, cuma dating, jadi enggak hapal siapa yang diundang, tapi semua diundang,” jelas Ridwan Kamil.

    Lebih lanjut, terkait persiapan calon pemimpin Jakarta yang diusung oleh Koalisi Indonesia Maju (KIM) plus itu, Ridwan Kamil mengatakan dirinya banyak berdoa dan melakukan blusukan.

    Baca juga : Indonesia Punya Tugas untuk Terus Gugah Negara Arab Soal Palestina

    “Itu kontemplasi tiga hari, berdoa siap menang, dan siap kalah. Sudah bekerja, lalu selanjutnya tinggal bertawakal,” terang Ridwan Kamil.

    Perlu diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta mengizinkan pasangan calon pemilihan Gubernur Jakarta untuk menggelar kampanye akbar sebanyak dua kali sebelum hari pemungutan suara yang akan digelar pada 27 November mendatang.

    “Rapat umum (kampanye akbar) dapat dilaksanakan maksimal dua kali,” ungkap Kepala Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Hubungan Masyarakat KPU DKI Jakarta, Astri Megatari saat dihubungi melalui aplikasi WhatsApp, pada Selasa (5/11/24).

    Tidak hanya berkoordinasi dengan KPU, Astri menyebut tim paslon juga perlu meneruskan pengajuan kampanye akbar kepada kepolisian dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jakarta.

    Baca juga : Dampingi Pramono Kampanye, Anies Serukan 3 Tugas Bagi Pendukungnya

    “Harus menyampaikan surat pemberitahuan kegiatan kepada Polda Metro Jaya,” imbuh Astri.

  • Ahmad Luthfi Ungkap Sinyal Jokowi Akhirnya Turun Gunung Jadi Jurkam

    Ahmad Luthfi Ungkap Sinyal Jokowi Akhirnya Turun Gunung Jadi Jurkam

    TIKTAK.ID – Calon Gubernur Jawa Tengah nomor urut 2, Ahmad Luthfi, tampak memberi sinyal Presiden ke-7 Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) bergabung sebagai juru kampanye dirinya dalam Pemilihan Gubernur Jawa Tengah (Pilgub Jateng) 2024.

    Luthfi mengeklaim Jokowi telah memberi dukungan kepadanya dan calon wakil gubernur (Cawagub) Taj Yasin. Akan tetapi pria berusia 57 tahun tersebut mengatakan bahwa hal itu lebih lanjut dapat ditanyakan langsung kepada Jokowi.

    “Secara prinsip begini, saya sudah diarahkan beliau, beliau mendukung saya. Pak Jokowi sangat mengapresiasi, bahkan mungkin bakal ikut dengan kami, untuk memberikan dukungan,” ujar Luthfi, seperti dikutip CNN Indonesia dari detikcom, pada Jumat (1/11/24).

    Baca juga : MAKI Minta Tiket Rp90 Juta per Penumpang Dibayar Kaesang, Usai KPK Tetapkan ‘Nebeng’ Jet Pribadi Bukan Gratifikasi

    “(Tanya) kepada beliau saja ya,” ujar Luthfi setelah silaturahmi dengan Perkumpulan Tukang Cukur Madura di Semarang.

    Setelah itu Luthfi memaparkan program Ngopeni dan Ngelakoni yang ia gagas bersama Taj Yasin merupakan bentuk keteladanan dari Jokowi. Eks Inspektur Jenderal Kementerian Perdagangan ini menyebut Jokowi sudah memberikan contoh keteladanan yang baik bagi masyarakat.

    “Karena apa, bahwa ngopeni ini merupakan prinsip keteladanan yang sudah diteladani oleh bapak kita, Bapak Jokowi kepada masyarakat. Contoh-contoh keteladanan beliau yang selama ini bakal kami terapkan di Jawa Tengah,” tutur Luthfi.

    Baca juga : Prabowo Bertemu Ketum Parpol Koalisi di Istana, Apa Saja yang Dibahas?

    Perlu diketahui, sejumlah partai pengusung pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Ahmad Luthfi-Taj Yasin mendesak mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar “turun gunung” menjadi juru kampanye (jurkam) di Pilgub Jawa Tengah 2024.

    Ketua DPD Gerindra Jawa Tengah, Sudaryono mengungkapkan hal itu setelah memimpin Rakor Pemenangan bersama Ketua DPD Partai lainnya di Sukoharjo, pada Minggu (27/10/24).

    “Nama Jokowi masih menjadi magnet bagi masyarakat Jawa Tengah, walaupun saat ini sudah purnatugas. Kita berharapnya demikian (Jokowi dapat menjadi jurkam). Komunikasi sendiri sudah ada,” terang Sudaryono.

    Baca juga : Tepat 10 Hari Prabowo Dilantik: 11 Pegawai Komdigi Jadi Tersangka, 187 Ribu Situs Judi Online Diblokir 

    Menurut Sudaryono, Jokowi akan mampu mendongkrak suara Luthfi-Taj Yasin yang bakal berhadapan dengan calon PDIP, Andika Perkasa-Hendrar Prihadi.

    “Kami yakin kalau kehadiran beliau bisa menjadi salah satu pendongkrak suara kontestasi Pilgub yang berlangsung head to head,” ucap Sudaryono.

  • Zulhas: Ahmad Luthfi Sudah Ajukan Pengunduran Diri

    Zulhas: Ahmad Luthfi Sudah Ajukan Pengunduran Diri

    TIKTAK.ID – Komjen Pol Ahmad Luthfi diketahui telah memutuskan untuk mengundurkan dari jabatan Inspektur Jenderal Kementerian Perdagangan (Irjen Kemendag). Ahmad Luthfi mengambil langkah tersebut usai maju sebagai calon gubernur (Cagub) di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Tengah.

    Adapun pengunduran diri Ahmad Luthfi itu disampaikan oleh Menteri Perdagangan (Mendag), Zulkifli Hasan, ketika menghadiri Rapat Kerja Komisi VI DPR bersama Kemenkop UKM. Zulhas mengumumkan informasi terkini soal status Ahmad Luthfi berbarengan dengan perkenalan pejabat Eselon I Kemendag dalam rapat yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR, Muhammad Haekal.

    “Irjen baru Pak Lutfhi, tapi sudah maju Gubernur di Jawa Tengah, telah mengajukan pengunduran diri,” ujar Zulhas, pada Rabu (4/9/24), seperti dilansir Sindonews.com.

    Baca juga : Tepis Isu Keretakan, Jokowi Optimis Prabowo Akan Lanjutkan Program-programnya

    Kemudian Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut mengaku kalau dirinya sedang menantikan Keputusan Presiden (Keppres) atas pengajuan pengunduran diri Ahmad Luthfi. Zulhas menjelaskan, untuk sementara, posisi yang ditinggalkan Ahmad Luthfi diisi oleh Pelaksana tugas (Plt) yang diemban oleh Sekjen Kemendag, Budi Santoso.

    “Nanti sudah ada Pak Putu. Namun karena kami lagi tunggu Keppres dari Bapak Presiden, sementara dirangkap oleh Sekjen (selaku) Plt,” terang Zulhas.

    Sekadar informasi, sebelum mundur dari jabatan Irjen di Kemendag, Ahmad Luthfi telah terlebih dulu mundur dari keanggotaannya di kepolisian pada akhir Agustus 2024 lalu. Ahmad Luthfi diketahui sempat menjabat sebagai Kapolda Jateng.

    Baca juga : Janji-janji Ridwan Kamil: Permukiman di Atas Sungai Hingga Mobil Curhat

    Perlu diketahui, Pilkada Jateng 2024 diikuti oleh dua pasang Cagub-Cawagub. Pertama, pasangan Ahmad Luthfi-Taj Yasin yang diusung oleh koalisi gemuk partai politik, Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus, antara lain Partai Gerindra, PSI, PKB, PKS, PPP, NasDem, Golkar, dan PAN. Total gabungan suara dalam Pileg 2024 mencapai 13,7 juta suara.

    Pasangan kedua yaitu Andika Perkasa–Hendrar Prihadi alias Hendi yang diusung oleh PDI Perjuangan. Perolehan suara PDIP di Jateng pada Pileg 2024 yakni 5,2 juta suara.

    Menurut Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jateng, Handi Tri Ujiono, berdasarkan jumlah suara sah partai politik yang sudah mendaftarkan bakal calon gubernur–wakil gubernurnya, dapat dipastikan bahwa Pilgub Jateng 2024 hanya diikuti dua paslon.

    Zulhas: Ahmad Luthfi Sudah Ajukan Pengunduran Diri

    Baca juga : Paus ke Indonesia Pakai Pesawat Komersial Biasa, Muhammadiyah: Patut Diteladani Pemimpin Nasional dan Global

    TIKTAK.ID – Komjen Pol Ahmad Luthfi diketahui telah memutuskan untuk mengundurkan dari jabatan Inspektur Jenderal Kementerian Perdagangan (Irjen Kemendag). Ahmad Luthfi mengambil langkah tersebut usai maju sebagai calon gubernur (Cagub) di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Tengah.

    Adapun pengunduran diri Ahmad Luthfi itu disampaikan oleh Menteri Perdagangan (Mendag), Zulkifli Hasan, ketika menghadiri Rapat Kerja Komisi VI DPR bersama Kemenkop UKM. Zulhas mengumumkan informasi terkini soal status Ahmad Luthfi berbarengan dengan perkenalan pejabat Eselon I Kemendag dalam rapat yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR, Muhammad Haekal.

    “Irjen baru Pak Lutfhi, tapi sudah maju Gubernur di Jawa Tengah, telah mengajukan pengunduran diri,” ujar Zulhas, pada Rabu (4/9/24), seperti dilansir Sindonews.com.

    Baca juga : Pansus Haji DPR Gandeng LPSK, Ini Respons Menag Yaqut

  • Polda Jateng Tangkap Pelaku Aksi Premanisme dan Penganiayaan Gunakan Samurai di Surakarta

    Polda Jateng Tangkap Pelaku Aksi Premanisme dan Penganiayaan Gunakan Samurai di Surakarta

    TIKTAK.ID – Sekelompok orang diduga merupakan anggota salah satu Laskar di Solo melakukan pengrusakan dan penganiayaan di Kampung Mutihan Kel. Sondakan Kec. Laweyan Kota Surakarta, pada Minggu (14/02/21) pukul 13.00 WIB.

    Saat menerangkan kronologi kejadian kepada awak media, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan kejadian ini bermula saat sekitar 14 orang dengan mengendarai sepeda motor, plat nomor ditutup lakban, menggunakan penutup kepala (cebo), dan membawa senjata tajam berupa pedang samurai dan tongkat pemukul (button stick) dengan berdalih amaliah, telah mendatangi tempat warung milik Sumadi, kemudian mengintimidasi dan mengambil uang milik korban Rp400.000,- dan merusak satu buah ketipung.

    Tak hanya sampai di situ, para pelaku tersebut juga mendatangi warung lainya yaitu milik Joko Prayitno, dan merusak TV Polytron 40 inch, serta mengambil uang Rp183.000,-.

    Baca juga : Ahli Hukum UI: Kerumunan Langgar Prokes Saat Kunker Jokowi Tak Bisa Jadi Dalih Bebaskan Rizieq

    Belum puas, pelaku mendatangi warung milik Nining Sulistyowati dan memecah etalase warung, serta melakukan penganiayaan terhadap korban atas nama Mardiyanto hingga menderita luka-luka.

    “Hasil investigasi scientific kepolisian yang kita punya berhasil kita ungkap dari 14 pelaku, 6 pelaku sudah kita amankan. Sisanya, yaitu 8 pelaku sudah kita kantogi nama-namanya,” terang Kapolda.

    Saat ini, 6 pelaku telah diamankan Polresta Surakarta masing-masing bernama Agus Jatmiko Alias Agus Pitik (39), Hoho Saputro (26), Ajisetya Amirul (22), Yunianto (20), Fajar Nugroho (20), dan Yhumas Reno (26). Sedangkan pelaku lain yang kini statusnya DPO yaitu DM, QM, RO, HA, dan 4 (empat) orang belum diketahui namanya.

    Baca juga : Begini Pernyataan Gibran Usai Dilantik Ganjar Jadi Wali Kota Surakarta

    “Perintah saya satu, ketat, kita harus tuntaskan aksi premanisme apalagi intoleransi yang menjurus pada radikalisme di wilayah Jawa Tengah,” tegas Kapolda.

    Sebelumnya, sekelompok orang  berjumlah 5 orang diduga dari kelompok yang sama juga telah melakukan kekerasan terhadap orang dan pengrusakan barang, pada Kamis (11/2/21), di sebuah poskamling di wilayah Kel. Danukusuman, Kec. Serengan, Kota Surakarta. Dengan modus operandi yang sama yaitu pelaku melakukan pengancaman menggunakan samurai pada warga yang ada di poskamling.

    Halaman selanjutnya…

  • Polres Rembang Berhasil Ungkap Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Turus Gede

    Polres Rembang Berhasil Ungkap Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Turus Gede

    TIKTAK.ID – Polres Rembang menggelar rilis pers pengungkapan kasus pembunuhan satu keluarga yang terjadi di Desa Turus Gede RT 04 RW 01 Kecamatan Rembang Kabupaten Rembang, Kamis (11/2/21).

    Acara tersebut dihadiri Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Lutfhi, Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna, dan Kapolres Rembang AKBP Kurniawan Tandi Rongre.

    Satu tersangka bernama Sumani (43) diduga sebagai pelaku tunggal dalam pembunuhan yang menewaskan satu keluarga tersebut.

    Baca juga : Polda Jateng Ikut Siapkan Tenaga Tracer dan Vaksinasi Covid-19

    “Dari TKP kita temukan sidik jari dalam gelas yang mengarah pada tersangka Sumani,” ungkap Kapolda.

    Setelah dikembangkan dengan mengecek CCTV dan keterangan saksi, kendaraan pelaku sempat parkir di rumah korban.

    “Dari jam 15.00 WIB tersangka sudah bertamu di rumah korban dengan dalih untuk membeli gamelan,” ucap Kabidhumas.

    Baca juga : Polri Klaim Pihak Keluarga Sudah Ketahui Jenis Penyakit yang Diderita Ustaz Maaher

    Dari informasi yang disampaikan Polres Rembang, diketahui pembunuhan ini pertama kali diketahui oleh saksi Sunti yang seringkali diminta membantu untuk memasak di rumah korban.

    Sesuai permintaan korban, Sunti datang ke rumah korban pada Kamis (4/2/21), sesampainya di rumah Korban, Sunti mendapati pintu gerbang dan pintu rumah utama dalam keadaan tidak terkunci. Saat mengucapkan salam tak ada yang menjawab, Sunti langsung masuk dan melihat di tempat tidur terdapat 3 (tiga) korban yaitu Subekti (63), Galuh (10), dan Alfitri (12) sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan kepala berlumuran darah.

    Kemudian Sunti mencari keberadaan korban Tri Purwanti (53) yang berada di kamar sebelah dalam keadaan meninggal dunia juga. Selanjutnya Sunti meminta bantuan dan melaporkan kejadian tersebut ke Polres Rembang.

    Baca juga : Soal RUU Pemilu, Demokrat Curiga Jokowi Siapkan Gibran untuk Pilgub DKI

    Halaman selajutnya…

  • Polda Jateng Ikut Siapkan Tenaga Tracer dan Vaksinasi Covid-19

    Polda Jateng Ikut Siapkan Tenaga Tracer dan Vaksinasi Covid-19

    TIKTAK.ID – Polda Jawa Tengah menggelar apel kesiapan Bhabinkamtibmas dan Tenaga Kesehatan sebagai Tracer dan Vaksinasi Covid-19 di Gedung Borobudur Mapolda Jateng, Kamis (11/2/21).

    Apel tersebut dipimpin Kapolda Jateng, Irjen Pol Drs. Ahmad Luthfi, diikuti Tenaga Kesehatan Polri Polda Jateng, Bhabinkamtibmas Polrestabes, dan Polres Semarang.

    Hadir pula Kadinkes Provinsi Jateng mewakili Gubernur Jateng, Wakapolda Jateng, Kasdam IV Diponegoro, PJU (Pejabat Utama) Polda Jateng serta Kapolrestabes Semarang, dan Kapolres Semarang.

    Baca juga : Polri Klaim Pihak Keluarga Sudah Ketahui Jenis Penyakit yang Diderita Ustaz Maaher

    “Bhabinkamtibmas dan Tenaga Kesehatan adalah lini terdepan dalam pencegahan penularan Covid-19, terkait PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat),” ucap Kapolda Jateng di Gedung Borobudur Mapolda Jateng.

    Kapolda Jateng menegaskan kepada Bhabinkamtibmas untuk memahami wilayah masing-masing terkait jumlah masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19, bekerja sama dengan Bhabinsa terkait pelaksanaan Tracing.

    “Polda Jateng mempunyai kurang lebih 4.937 Bhabinkamtibmas, sehingga tidak ada alasan adanya wilayah yang belum tersentuh oleh Bhabinkamtibmas,” ujar Kapolda.

    Baca juga : Soal RUU Pemilu, Demokrat Curiga Jokowi Siapkan Gibran untuk Pilgub DKI

    “Bhabinkamtibmas juga nantinya akan divaksin, namun tetap harus mematuhi prokes. Saya harapkan tidak ada anggota Polda Jateng yang terpapar Covid-19 karena melaksanakan tugas,” imbuhnya.

  • Hadiri HPN, Kapolda Jateng Harap Pers Beritakan Hal yang Sejuk Tentang Covid-19

    Hadiri HPN, Kapolda Jateng Harap Pers Beritakan Hal yang Sejuk Tentang Covid-19

    TIKTAK.ID – Pers diharapkan membuat berita yang menyejukkan terutama yang terkait dengan pemberitaan Covid-19.

    Hal itu disampaikan Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol. Drs. Ahmad Luthfi usai menghadiri Hari Pers Nasional (HPN) 2021 bersama Presiden Jokowi di Istana Negara dan PWI Pusat melalui zoom, yang berlangsung di Gedung Gradhika, Kantor Gubernur Jateng, Selasa (9/2/21).

    Hadir dalam kesempatan tersebut, Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Bakti Agus Fadjari, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi, Kajati Jateng Priyanto dan Wakil Ketua DPRD Jateng Ferry Wawan Cahyono.

    Baca juga : Hari Pers Nasional 2021, Kapolri Minta Pers Bantu Tangkal Hoaks yang Memecah Belah Bangsa

    Menurut Kapolda, pemberitaan Covid-19 perlu diberitakan dengan sejuk agar masyarakat tetap tenang terutama di wilayah Jawa Tengah.

    “Pers harus memberikan pemberitaan yang sejuk, adem agar masyarakat tetap tenang,” tandas Luthfi.

    Pada kesempatan tersebut Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Bakti Agus Fadjari menyampaikan terima kasih kepada insan pers yang selama ini sudah memberitakan berita-berita yang positif.

    Baca juga : Survey Kepuasan terhadap Jokowi dan Kasus Covid-19 yang Sama-sama Meningkat Tinggi

    Selama ini, Pers juga sudah bekerja sama dengan baik terutama di wilayah Jawa Tengah.

    Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo juga berharap momentum Hari Pers Nasional (HPN) dapat menambah kepercayaan diri pers Jateng, makin kreatif dan inovatif. Lebih dari itu, dia ingin pers Jateng makin kolaboratif, bersinergi dengan Pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

    “Saya sering ditanya, bagaimana pemberitaan media di Jateng selama ini? Saya jawab, pers Jateng asyik-asyik saja. Pemberitaannya sudah check and balance. Ini yang saya kira harus dipertahankan,” kata Ganjar saat memberikan sambutan dalam puncak perayaan HPN di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Selasa (9/2/21).

    Baca juga : Disambangi Menpora, Kapolri Bahas Kegiatan Olahraga Bisa Terlaksana Saat Pandemi

    Wartawan Divaksin
    Ini merupakan kabar baik yang bisa semakin meyakinkan masyarakat tentang efektivitas vaksin. Vaksin untuk wartawan harus dipercepat mengingat wartawan adalah profesi yang sering berhubungan dengan orang banyak.

    Puncak HPN dilakukan virtual dan terhubung dengan acara HPN tingkat nasional yang dihadiri Presiden Joko Widodo, Ketua Dewan Pers M Nuh, Ketua DPR RI Puan Maharani dan Ketua MPR RI Bambang Soesatyo.

    Di bagian lain, Ketua PWI Jateng Amir Machmud mengatakan bahwa HPN tahun ini digelar dalam suasana keprihatinan karena pandemi Covid-19. Meski demikian, dia ingin spirit optimisme terus dinyalakan.

  • Kapolda Jateng Sematkan Pin Emas Kapolri dan Penghargaan untuk 97 Anggotanya yang Berprestasi

    Kapolda Jateng Sematkan Pin Emas Kapolri dan Penghargaan untuk 97 Anggotanya yang Berprestasi

    TIKTAK.ID – Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi, S.H., S.St., M.K., memimpin apel pagi dan penyematan pin emas Kapolri serta penyerahan penghargaan kepada 97 anggota Polda Jateng, Senin (01/2/21) mulai pukul 07.00-07.45 WIB bertempat di lapangan apel Mapolda Jateng.

    Tak sendiri, Kapolda ditemani Wakapolda Jateng, Brigjen Pol Abiyoso Seno Aji, S.I.K serta para PJU Polda Jateng.

    Pada kesempatan tersebut Kapolda Jateng menyematkan Pin Emas Kapolri untuk Dirnarkoba Polda Jateng, Kombes Pol Ignatius Agung Prasetyoko, S.H, M.H atas prestasinya, di antaranya pengungkapan pabrik ekstasi dan sabu-sabu (clandystine lab) di Medan 2010, pengungkapan kasus pembakaran 7 Sekolah Dasar di Palangka Raya pada 2017, dan pengungkapan kasus ledakan bom rakitan yang terkait dengan jaringan ISIS di Ponpes Al-Mujahidin Sebangau Kabupaten Pulau Pisang pada 2018.

    Baca juga : Kunjungi KSAU, Kapolri Harap Sinergitas dari Level Atas hingga Bawah Tegakkan Disiplin Prokes Masyarakat

    Prsetasi lainya yaitu pengungkapan pembunuhan orang utan di Kabupaten Barito Selatan pada 2018, pengungkapan kasus terorisme jaringan JAD yang berafiliasi dengan jaringan ISIS di Irak yang berada di Indonesia pada 2019 di Palangka Raya, dan pengungkapan klasus teroris jaringan JAD dengan kelompok Afganistan Abu Hamsyah di Palangka Raya pada 2019.

    Selain menyematkan Pin Emas Kapolri, Kapolda Jateng juga memberikan penghargaan kepada perwakilan Anggota di antaranya:
    1. Dirbinmas Polda Jateng, Kombes Pol Lafri Prasetyono, S.I.K
    2. Kabagdalpres Ro SDM Polda Jateng, AKBP Antonius Anang Tri Kuswindarto, S.I.K, M.H 
    3. Kapolres Tegal Polda Jateng, AKBP Muhammad Iqbal Simatupan, S.I.K
    4. Kapolres Sukoharjo Polda Jateng, AKBP Bambang Yuga Pamungkas, S.H, S.I.K, M.Si

    Baca juga : Ikatan Aktivis 98 Pro-Jokowi: Kami Akan Siapkan 1.000 Lawyer untuk Jaga Abu Janda

    Halaman selanjutnya…

  • Kapolda dan Forkopimda Jateng Dapat Giliran Pertama Vaksinasi Corona

    Kapolda dan Forkopimda Jateng Dapat Giliran Pertama Vaksinasi Corona

    TIKTAK.ID – Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi menjadi yang pertama menerima vaksinasi Corona. Bersama dengan pejabat Forkopimda lainnya penyuntikan dilakukan di RSUD Tugurejo Semarang.

    Dari data Dinkes Jateng, yang mengikuti vaksinasi tahap pertama ini selain nakes yaitu untuk tingkat provinsi di antaranya adalah Kapolda Jateng (Irjen Pol Ahmad Luthfi), Gubernur (Ganjar Pranowo), Wagub (Taj Yasin Maimoen), Pangdam IV Diponegoro (Mayjen Bakti Agus Fadjari).

    Selanjutnya, Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah (Yulianto Prabowo), Direktur RSUD Tugurejo (Haryadi Ibnu Junaedi), Ikatan Dokter Indonesia (Muhammad Heru Muryawan), Pimpinan Wilayah PPNI (Edy Wuryanto), tokoh agama Islam (KH Akhyani) dan dari tokoh agama Katolik (Romo FX Sugiyono Pr), serta wakil Ketua DPRD Jateng (Sukirman).

    Baca juga : Eks Ketum Muhammadiyah Ikut Angkat Bicara Soal Penunjukan Calon Kapolri oleh Jokowi

    Dipandu dokter Aini, Kapolda dan pejabat Forkopimda lain mulai diarahkan ke meja 1 untuk pendaftaran pada pukul 07.35 WIB, kemudian dilanjutkan ke meja 2 untuk screening pemeriksaan sederhana seperti suhu tubuh dan tekanan darah. Setelah itu ada 16 pertanyaan yang harus dijawab oleh Kapolda perihal kondisi kesehatannya.

    Dilanjutkan ke meja 3, Kapolda menjalani penyuntikan oleh Dr Zulfahmi spesialis penyakit dalam.

    Proses penyuntikan untuk Gubernur Jateng pun berjalan lancar dan Ganjar langsung mengucap hamdalah. “Sudah selesai? Alhamdulillah,” kata Ganjar usai menerima vaksin Sinovac, Kamis (14/1/21).

    Baca juga : Ikut Gugat Jokowi ke Pengadilan, Ketua KPU Dipecat DKPP, Netizen: Kardus Ancur Saatnya Layak Dibuang

    Sedangkan Kapolda mengaku tak merasakan apa-apa saat divaksin, “Jadi tidak ada keraguan bagi masyarakat saat menerima vaksinasi nanti,” terangnya.

    Vaksinasi tahap pertama ini diprioritaskan untuk para tenaga kesehatan sebagai garda terdepan dalam menangani Covid-19.

    Berbeda dengan Kapolda Jateng, Ganjar mengungkap pengalamannya saat divaksin yang seperti digigit semut.

    Baca juga : Sandiaga Uno Berubah Pendirian karena Pandemi, Soal Apa?

    “Rasanya kayak dicokot semut (seperti digigit semut), jadi enggak usah takut. Tidak ada persiapan, waktu kecil pernah dapat imunisasi, waktu umrah, haji kan (disuntik) miningitis. Masyarakat tidak perlu takut. Jadi kawan-kawan Forkopimda serentak di Jateng, saya ucapkan terima kasih kepada kawan Forkopimda, TNI Polri, Pak Wagub, dan semuanya. Kita tunggu 30 menit di sini,” tandas Ganjar.