Tag: 5G

  • Saat Indonesia Sibuk Debat Soal 5G, Jepang Sudah Siapkan Cetak Biru 6G

    Saat Indonesia Sibuk Debat Soal 5G, Jepang Sudah Siapkan Cetak Biru 6G

    TIKTAK.ID – Tingkat kemajuan teknologi Jepang sudah sejak lama diakui dunia. Peringkat negeri Matahari Terbit ini dalam urusan IT dinilai tak kalah dari Amerika, Korea Selatan, dan China.

    Meski demikian, dalam urusan teknologi 5G, boleh dibilang Jepang kalah start dengan negara lainnya. Entah apa yang menjadi kendala mereka.

    Namun seolah tak mau kalah, belakangan ini Jepang justru membuat terobosan baru. Bahkan di saat Indonesia masih berdebat kapan teknologi jaringan 5G bisa diterapkan, Jepang justru sudah membidik untuk bisa menghadirkan teknologi jaringan nirkabel 6G pada tahun 2030 mendatang. Proyek ini dikatakan akan melibatkan perwakilan dari sektor swasta, universitas, dan juga berbagai pihak yang bergerak di bidang industri.

    Baca juga: Black Shark 3 5G: Smartphone Gahar Xiaomi yang Pertama Usung RAM 16GB

    Seperti dilansir Mashable beberapa waktu lalu, negara asal Doraemon tersebut telah menggelontorkan dana sebesar US$ 2,03 miliar untuk penelitian 6G. Pemerintah Jepang juga mengatakan sedang mengerjakan cetak biru yang mendetail untuk jaringan komunikasi 6G.

    Selain itu, diskusi panel mengenai perkembangan teknologi, potensi, metode pemanfaatan dan kebijakan juga sudah difokuskan dalam proyek masa depan ini. Sayangnya, nama-nama anggota panel yang berdedikasi pada proyek ini masih belum diungkapkan.

    Menteri Komunikasi Jepang, Sanae Takaichi mengatakan, “Pengenalan standard yang baik untuk jaringan komunikasi nirkabel generasi mendatang sangat diperlukan untuk meningkatkan daya saing internasional Jepang.”

    Baca juga: Adu Canggih 7 HP Anyar Berteknologi 5G Keluaran Tahun 2020

    Jepang sendiri sebetulnya berada di belakang Amerika Serikat dan Korea Selatan dalam meluncurkan layanan komersial 5G. Dengan begitu, proyek 6G ini bisa dikatakan sebagai serangan balik dari ketertinggalan Jepang tersebut.

    Sayangnya, Jepang juga bukanlah yang pertama dalam membahas proyek jaringan 6G. Pada November 2019 lalu, China sudah lebih dulu mengklaim tengah berupaya mengembangkan teknologi 6G.

    Meski begitu, Jepang sebaiknya jangan terlalu larut dalam kekecewaan. Pasalnya, masih ada negara Indonesia yang belum jelas soal penerapan teknologi 5G.

    Meskipun telah dinyatakan sukses melakukan serangkaian uji coba teknologi 5G, Indonesia masih tersandung regulasi dan ekosistem yang belum kuat dan memadai.

  • Benarkah Wajah Baru iPhone Keluaran 2020 dan 2021 Bakal Bebas Notch dan Tanpa Port?

    Benarkah Wajah Baru iPhone Keluaran 2020 dan 2021 Bakal Bebas Notch dan Tanpa Port?

    TIKTAK.ID – Raksasa teknologi kenamaan, Apple dikabarkan akan menghilangkan notch pada ponselnya di tahun 2020. Kabar ini berdasarkan paten dan data yang Apple ajukan di Jepang pada 23 Desember bocor dan menunjukan iPhone keluaran 2020 akan memiliki tampilan yang bebas dari notch.

    Dilansir Techradar, Jumat (3/1/20), selain menghilangkan notch, Apple juga akan merombak Face ID dan akan menyematkan sensor Touch ID di dalam layarnya. Kamera selfie juga dikabarkan akan disematkan di dalam layar seperti Touch ID atau dikemas dalam bezel kecil disisi layar.

    Tahun 2020 dtampaknya akan menjadi tren kamera di dalam layar. Merek lain seperti Samsung juga diperkirakan akan mengadopsi teknologi tersebut pada flagshipnya walaupun saat ini masih dalam tahap pengembangan.

    Baca juga: Penampakan iPhone Termahal di Dunia, Harganya Rp1,3 Miliar

    Untuk merek lainnya seperti Vivo dan Oppo dikabarkan akan menggunakan kamera kamera depan dengan teknologi pop-up.

    Untuk saat ini memang masih sedikit informasi mengenai iPhone keluaran tahun 2020. Menurut beberapa sumber, iPhone keluaran tahun dengan shio Tikus Logam ini diprediksi akan hadir dalam empat model dengan layar berukuran 6,1 inci, 5,4 inci, dan 6,7 inci.

    Halaman selanjutnya…

  • Awal Tahun 2020, Nokia Janji Rilis Beberapa Varian Ponsel 5G

    Awal Tahun 2020, Nokia Janji Rilis Beberapa Varian Ponsel 5G

    TIKTAK.ID – Qualcomm resmi mengumumkan dua chipset terbarunya yakni Snapdragon 865 dan Snapdragon 765, saat gelaran Snapdragon Tech Summit 2019 di Maui, Hawaii, Amerika Serikat beberapa waktu lalu.

    Senior Vice President and General Manager of Mobile Qualcomm, Alex Katouzian menginformasikan kalau Snapdragon 865 dan Snapdragon 765 dibekali 5G dan AI.

    Kehadiran chipset andalan Qualcomm tersebut membawa angin segar bagi para vendor smartphone untuk bisa menghadirkan inovasi baru pada perangkatnya di tahun 2020, tak terkecuali Nokia.

    Mengutip dari GizmoChina (04/12/19), Nokia menjadi salah satu vendor smartphone yang sudah mengonfirmasi bakal menghadirkan sejumlah ponsel pintar 5G dengan mengadopsi chipset Snapdragon 765 buatan Qualcomm.

    Baca juga: Benarkah Sony PlayStation 5 Bakal Muncul Tahun Depan?

    Dalam ajang Snapdragon Tech Summit 2019 itu, Chief Product Officer Nokia Mobile, Juho Sarvikas sempat memberikan sedikit bocoran foto dari perangkat Nokia yang nantinya bakal menggunakan Snapdragon 765. Dari siluet foto tersebut, tampak sejumlah fitur yang akan dimiliki smartphone tersebut.

    Beberapa bocoran fitur yang sudah terlihat di antaranya adalah, penggunaan fingerprint scanner pada sisi samping bodi dan modul kamera yang berbentuk bulat. Tak cuma itu, perangkat itu juga tampaknya akan menggunakan frame yang terbuat dari tembaga.

    “Prioritas tertinggi kami untuk tahun 2020 adalah membuat 5G bisa lebih banyak diakses dengan cara membawa perangkat yang lebih terjangkau dan premium. Dan menghadirkan pengalaman 5G dengan kinerja terbaik dengan Snapdragon 765”, ungkap Sarvikas.

    Baca juga: Grab For Business 365 Sajian Grab dan Microsoft untuk Kelancaran Bisnis

    Snapdragon 765 sendiri terintegrasi dengan modem 5G berjenis Snapdragon X52 yang memiliki kemampuan download dengan kecepatan maksimal hingga 3,7 Gbps.

  • Apa Sih Manfaaat 5G Bagi Pengguna Smartphone?

    Apa Sih Manfaaat 5G Bagi Pengguna Smartphone?

    TIKTAK.ID – Teknologi 5G dikabarkan akan dimanfaatkan dengan lebih banyak menarget ke sektor industri. Mereka akan menghadirkan operator layanan selular kepada para pengguna smartphone. Namun apa yang akan dihadirkan teknologi generasi kelima tersebut?

    Direktur Sales Telkomsel, Ririn Widaryani mengatakan bahwa dalam menghadirkan layanan 5G, Tekomsel akan menjadikan segmen e-sport sebagai pasar mereka.

    “Saat ini, e-sport menjadi ekosistem yang sangat berkembang dan kami akan mengarah ke sana. Sebab e-sport sendiri sangat applicable dengan teknologi 5G yang latensinya sangat rendah serta realtime. Selain itu, ada tuntutan dari layanan games memang demikian itu, sehingga dengan pengalaman yang ada akan kami kembangkan lebih baik,” buka Ririn Widaryani.

    Baca juga: Berkalung QR Code Siap Scan, Pengemis China Terima Sedekah Digital

    Selain pada gaming, teknologi tersebut juga akan sangat berdampak pada layanan video call dengan kualitas prima. Bahkan tidak akan ada delay melainkan real time.

    “Jika kita menggunakan 4G, saat ini kita melakukan video call saja terkadang masih delay,” jelas Ririn.

    Berikut Manfaat 5G Bagi Pengguna Smartphone:

    1. Koneksi Cepat
    “Jaringan 5G akan memberikan jaringan koneksi internet yang lebih baik dibandingkan sebelumnya.

    Baca juga: Sayembara Google Berhadiah 14 Miliar Bagi yang Sanggup Bobol Ponsel Pixel

    “Kami sendiri telah melakukan uji coba pada jaringan 5G tahun 2017 lalu. Hasilnya terbukti sangat cepat,” kata VP Technology & System Telkomsel, Indra Mardiatna di Le Meridien Hotel, Sudirman.

    2. Hemat Daya
    Indra Mardiatna mengatakan bawha 5G akan lebih menghemat daya baterai. Ia mengakui, jaringan 5G akan mengonsumsi daya baterai lebih sedikit ketimbang 4G.

    3. Efisiensi Biaya
    Selain itu, menurutnya jarigan 4G sudah cukup efisien dalam biaya, namun 5G juga lebih efisien lagi.

    Baca juga: Alasan Bos Telegram Sarankan Aksi Massal Uninstall WhatsApp

    “4G sudah cukup efisien, namun 5G lebih efisien lagi,” jelas Indra.

    Hal itu dibenarkan oleh Direktur Teknologi XL Axiata, Yessie D Yoseta. Menurutnya, 5G akan sangat efisien bagi pengguna dan providernya sendiri.

    “Dalam segi biaya, 5G jelas lebih efisien. Baik untuk provider itu dan juga pengguna,” jelas Yessie.

    4. Pendapatan Lebih Tinggi
    Jaringan 5G dipastikan akan terus berkembang. Bahkan pada tahun 2035, para provider akan mendapatkan penghasilan hingga mencapai USD 12 triliun.

    Baca juga: Cisco: Pengguna 5G Indonesia Diprediksi Terbesar ASEAN

    “5G diperkirakan akan terus berkembang. Pada tahun 2035, provider akan memperoleh pendapatan hingga USD 12 triliun,” tutup Country Director Qualcomm Indonesia, Shannedy Ong.