Kategori: Berita Unik

  • Gak Nyangka, Hikmah Kerja dari Rumah Ternyata Bisa Kurangi Potensi Bencana

    Gak Nyangka, Hikmah Kerja dari Rumah Ternyata Bisa Kurangi Potensi Bencana

    TIKTAK.ID – Siapa sangka bahwa penerapan Work From Home (WFH) atau ‘bekerja dari rumah’ selama pandemi virus Corona ternyata mampu mengurangi potensi bencana alam, termasuk longsor?

    Pernyataan tersebut diungkapkan Pakar Kebumian dan Kebencanaan Universitas Brawijaya (UB) Profesor Adi Susilo.

    Menurut dia, dengan WFH, aktivitas kendaraan menjadi berkurang sehingga gelombang seismik akibat getaran penggunaan kendaraan juga berkurang.

    Baca juga: Astaga! Baru Terungkap, Suara Virus Corona Ternyata Bikin Rileks dan Stres Manusia Jadi Reda

    Dia menyebut bahwa salah satu penyebab potensi bencana longsor adalah penggunaan kendaraan yang memengaruhi frekuensi gelombang seismik.

    “Berkurangnya aktivitas manusia seperti penggunaan kendaraan berat dan pesawat terbang akan berpengaruh terhadap frekuensi timbulnya gelombang seismik. Gelombang seismik ini adalah gelombang yang merambat pada bagian dalam bumi, dan juga permukaan bumi,” ujar Adi seperti dikutip dari Kompas.com, Kamis (23/4/20).

    Adi menjelaskan, gelombang seismik yang disebabkan laju kendaraan, dalam frekuensi tertentu dapat memicu terjadinya longsor.

    Halaman selanjutnya…

  • Anak Kelas 3 SD ini Sumbangkan Uang Hasil Saweran Sunatannya karena Prihatin Banyak Tenaga Medis Kekurangan APD

    Anak Kelas 3 SD ini Sumbangkan Uang Hasil Saweran Sunatannya karena Prihatin Banyak Tenaga Medis Kekurangan APD

    TIKTAK.ID – Seorang anak bernama M Deni Nurwahyudi, siswa Kelas IIIA SDN Cipete Selatan 03 mengirim surat dan sejumlah uang ke KompasTV.

    Uang yang disumbangkan Deni senilai Rp5.960.000 yang merupakan hasil hadiah sunatnya pada liburan sekolah beberapa waktu lalu.

    Uang ini ingin ia sumbangkan untuk membantu membeli Alat Pelindung Diri (APD) bagi para tim medis yang menangani pasien Corona atau Covid-19.

    Baca juga: Astaga! Baru Terungkap, Suara Virus Corona Ternyata Bikin Rileks dan Stres Manusia Jadi Reda

    Pemimpin Redaksi KompasTV, Rosianna Silalahi pun terharu dan tak kuasa menahan tangis.

    “Deni kamu kok bisa kepikiran menyumbangkan uang sunat?” tanya Rosi kepada Deni. Deni pun menjawab karena tim medis banyak yang kekurangan APD.

    Ayah Deni mengatakan Deni terinspirasi untuk menyumbangkan hadiah sunatnya karena melihat tayangan program Konser Amal Dari Rumah Didi Kempot yang digelar KompasTV beberapa waktu lalu.

    Baca juga: Dokter Australia Bikin Takut, Sebut Potensi Virus Corona Bisa Menular Lewat Kentut

    Berikut adalah surat dari Deni Nurwahyudi yang dikirimkan kepada Redaksi KompasTV:

    Kepada Kakak Rosi Silalahi KompasTV di tempat,

    Kakak, saya nama M Deni Nurwahyudi sekolah di SDN Cipete Selatan 03 kelas IIIA. Saya sering nonton KompasTV, ada anak-anak menyumbangkan tabungannya untuk membantu beli alat pelindung diri untuk bapak ibu dokter yang merawat pasien Corona.

    Saya juga ingin menyumbang uang hasil dari hadiah saat saya sunat pada liburan sekolah kemarin.

    Kakak Rosi tolong diterima sumbangan saya sebanyak Rp 5.960.000.

    Semoga bermanfaat. Terima kasih.

  • Astaga! Baru Terungkap, Suara Virus Corona Ternyata Bikin Rileks dan Stres Manusia Jadi Reda

    Astaga! Baru Terungkap, Suara Virus Corona Ternyata Bikin Rileks dan Stres Manusia Jadi Reda

    TIKTAK.ID – Setiap kali mendengar kata “virus Corona” di saat-saat seperti sekarang, mungkin yang terbersit di pikiran banyak orang adalah beragam peristiwa buruk seperti isolasi berkepanjangan, penyakit, dan bahkan kematian.

    Penderita kata, seolah tak ada kesan baik yang bisa kita peroleh saat membahas virus yang menjadi penyebab dari wabah penyakit Covid-19 tersebut.

    Bahkan, wujud fisik dari virus ini sendiri saja, yang terdapat banyak duri di sekelilingnya, kadang sudah cukup bikin orang yang melihatnya bergidik.

    Terlepas dari semua perspektif buruk terkait virus Corona, baru-baru ini para ilmuwan justru menemukan sesuatu yang menakjubkan dari virus yang telah memakan ratusan ribu jiwa di seluruh dunia tersebut.

    Ilmuwan dari Institut Teknologi Massachusetts diketahui membuat alunan musik indah dari struktur fisik virus Corona yang dapat diidentifikasi melalui mikroskop.

    Seperti dilansir National Geographic Indonesia, Markus Buehler bersama timnya berhasil menerjemahkan struktur protein pada SARS-CoV-2 ke dalam aransemen musik melalui teknik baru bernama sonifikasi.

    Dengan teknik sonifikasi itu pula, para ilmuwan memberikan masing-masing asam amino dalam not unik dalam skala musik yang mengubah seluruh protein menjadi sebuah skoring musik.

    Mereka pun menggunakan instrumen seperti lonceng dan seruling yang disesuaikan dengan susunan protein yang menonjol tak beraturan dari permukaan virus tersebut.

    Alhasil, terciptalah sebuah aransemen musik dengan alunan menyerupai musik klasik yang bisa bikin orang yang mendengarkannya menjadi rileks.

    Aransemen musik itu pun diunggah oleh tim Buehler di Soundcloud bagaikan sebuah track.

    Sementara, jurnal penelitiannya diunggah di situs ACS Publication.

    “Meskipun kita tidak dapat melihat benda-benda kecil nanoskopik seperti protein atau molekul lain yang membentuk hampir seluruh makhluk hidup termasuk sel, jaringan, serta patogen virus,” tulis Buehler di keterangan musiknya di SoundCloud.

    “Algoritma komputasi kami memungkinkan kita untuk membuat manifestasi materialnya terdengar,” tambahnya.

    Dari aransemennya sih, musik ini memang terdengar cocok sebagai medium relaksasi kala stres di saat isolasi.

    Tapi, kalian mungkin nggak bakal sadar kalo yang lagi kalian dengerkan tak lain adalah suara dari si “virus Corona” sendiri.

  • Dokter Australia Bikin Takut, Sebut Potensi Virus Corona Bisa Menular Lewat Kentut

    Dokter Australia Bikin Takut, Sebut Potensi Virus Corona Bisa Menular Lewat Kentut

    TIKTAK.ID – Sejak kemunculannya beberapa bulan lalu, virus Corona jenis baru atau Covid-19 sudah terbukti menular melalui droplets atau percikan air liur pasien yang positif. Namun baru-baru ini, dokter mengklaim cara penularan terbaru virus tersebut bisa terjadi saat seseorang buang gas atau kentut. Benarkah?

    Dikutip dari laman Daily Star, peneliti sudah membuktikan bahwa virus Corona jenis SARS-CoV-2 itu bisa muncul di feses atau kotoran manusia. Karenanya, dokter kemudian mengimbau agar masyarakat mewaspadai penularan virus itu melalui partikel kecil di feses.

    Terkait hal itu, dokter sekaligus presenter CBBC, Xander Vam Tulleken kembali mengatakan cara penularan baru. Hal ini berdasarkan penemuan dokter asal Australia, Andy Tagg, yang menyebut kentut dapat menjadi cara baru penularan virus Corona.

    Berdasarkan penelitiannya, 55 persen pasien Covid-19 terdapat virus di fesesnya. Ia menambahkan, tes terbaru menunjukkan bahwa proses kentut dapat menyebarkan serbuk kotoran dalam jarak jauh.

    Pusat kontrol dan pencegahan penyakit di China juga mengumumkan bahwa pemakaian celana bisa menjadi batasan yang efektif dalam mencegah virus Corona yang mungkin tersebar saat kentut. Dikhawatirkan, saat seseorang tak memakai celana, jika produksi gas dalam jumlah besar terjadi, dan seseorang berdiri di dekatnya, dapat terjadi penularan virus.

    “Mungkin saja virus SARS-CoV-2 dapat menular melalui besarnya tekanan gas. Kita butuh bukti lebih banyak. Tapi, ingat untuk selalu memakai celana,” ujar dokter Tagg.

    Diketahui, penularan virus Corona dapat terjadi saat percikan air liur seseorang menempel di tangan orang lain. Saat tangan yang mengandung virus itu menyentuh area wajah, virus bisa terhirup ke hidung dan masuk ke saluran pernapasan sehingga memicu penyakit Covid-19.

  • Sejak Pagi Hingga Siang Hari, Ribuan Cacing Tiba-tiba Muncul dari Dalam Tanah di Klaten dan Kota Asal Jokowi, Apa Kata para Ahli?

    Sejak Pagi Hingga Siang Hari, Ribuan Cacing Tiba-tiba Muncul dari Dalam Tanah di Klaten dan Kota Asal Jokowi, Apa Kata para Ahli?

    TIKTAK.ID – Ribuan cacing tiba-tiba muncul ke permukaan dari dalam tanah. Fenomena mengejutkan ini terjadi di Pasar Gede, Solo, Jawa Tengah, yang merupakan kota asal Presiden Joko Widodo (Jokowi).

    Peristiwa itu terjadi, Sabtu (18/4/20) sejak pagi hingga siang hari. Pedagang Bakso di Pasar Gede, Marsono mengungkapkan fenomena itu terjadi sejak pukul 05.30 WIB.

    Dia mengatakan, cacing-cacing tersebut muncul dari taman yang berada di sekitar pasar.

    Marsono menegaskan saking banyaknya cacing yang muncul, membuat dia merasa jijik dan tak nafsu untuk makan.

    “Cacing ini muncul dari taman. Kalau cacing itu dikumpulkan ada satu ember. Jumlah cacingnya banyak,” kata Marsono dikutip Kompas.com.

    Baca juga: Tega Tipu Ojek Online, Usai Diantar 230 Km Penumpang ini Kabur dan Hanya Tinggalkan Sandal

    Saking banyaknya, Marsono mengungkapkan cacing tersebut menyebar hingga ke jalur pejalan kaki dan jalan raya.

    Dia pun sempat membersihkannya dengan disapu, namun cacing-cacing itu terus keluar dari tanah.

    “Saya sapu cacing itu, saya buang ke jalan raya,” ujarnya.

    Dia mengungkapkan fenomena itu belum pernah terjadi selama berjualan di sana. Karena itulah dirinya mengaku tak paham peristiwa itu pertanda apa.

    “Selama lima tahun saya di sini, munculnya cacing dari dalam tanah baru kali ini terjadi,” tuturnya.

    Sementara itu, Pakar Lingkungan Hidup dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Prabang Setyono menyatakan bahwa banyaknya cacing yang muncul dari dalam tanah itu diduga karena fenomena alam.

    “Cacing itu habitatnya di agregat-agregat tanah. Sehingga bisa jadi yang pertama di situ kelembabannya telah terjadi perubahan drastis,” ujarnya seperti dilansir Kompas.com.

    Halaman selanjutnya…

  • Nekat Sambangi Pacarnya Saat Lockdown Corona, Pria ini Diganjar Denda 12,8 Juta dan 1 Bulan Penjara

    Nekat Sambangi Pacarnya Saat Lockdown Corona, Pria ini Diganjar Denda 12,8 Juta dan 1 Bulan Penjara

    TIKTAK.ID – Di tengah kegentingan situasi akibat wabah Corona, ada baiknya setiap orang lebih berhati-hati untuk tidak melanggar aturan yang ditetapkan masing-masing Pemerintah di setiap negara.

    Jangan sampai nasib buruk nenimpa, seperti yang dialami Jonathan David, warga Australia yang akhirnya dipenjara karena nekad mengunjungi pacarnya di tengah-tengah aturan lockdown di negaranya.

    Pria itu ditangkap setelah berulang kali menyelinap keluar dari kamar hotel Perth untuk mengunjungi pacarnya saat berada di bawah aturan lockdown atau karantina.

    Baca juga: Gara-gara Insiden ‘Gambar Syur, Singapura Larang Guru Mengajar Online Gunakan Aplikasi Zoom

    Jonathan David (35) mengaku bersalah atas dua tuduhan karena telah gagal mematuhi arahan di pengadilan Perth pada Rabu (15/4/20).

    David pun dijatuhi hukuman satu bulan penjara dan didenda sekitar 1.300 dolar Australia (sekitar Rp12,8 juta).

    Seorang hakim meyebutnya “sangat arogan” berdasarkan laporan Perth Now. Pasalnya, David diminta untuk melakukan karantina mandiri di Hotel Travelodge selama 14 hari.

    Namun kenyataannya, dia menyelinap keluar dari gedung dan naik kereta pada 4 dan 5 April, berdasarkan keterangan WAToday Perth.

    Dia diduga meninggalkan gedung beberapa kali untuk mengunjungi pacarnya dan membeli makanan.

    Baca juga: Gara-gara Dinilai Gagal Tahan Laju Corona, Mendagri Turki Mengundurkan Diri

    Polisi mengatakan bahwa David bahkan membuka pintu darurat untuk kejadian kebakaran dengan serbet sehingga dia bisa pergi dan kembali tanpa diketahui staf.

    Jaksa tersebut menggambarkan tindakan itu sebagai “kebodohan besar” dan seorang hakim mengatakan David “lebih dari bodoh” dan “sangat egois sekali.”

    “Anda memilih untuk melempar dadu dengan nyawa orang lain dan itu sangat arogan,” kata hakim tersebut.

  • Telur Bisa Tangkal Virus Corona, Benarkah?

    Telur Bisa Tangkal Virus Corona, Benarkah?

    TIKTAK.ID – Baru-baru ini beredar informasi yang menyatakan bahwa telur bisa menangkal virus Corona atau COVID-19 yakni dengan cara merebusnya terlebih dahulu sebelum dimakan.

    Mungkin saja yang dimaksudkan bukan secara langsung, bahwa telur dapat menangkal Corona. Namun salah satu jenis protein hewani ini memang sangat bermanfaat jika dikonsumsi untuk menunjang kesehatan tdan meningkatkan daya tahan tubuh karena mengandung asam amino.

    Tubuh tentu memerlukan asupan makanan bergizi, apalagi saat banyak virus menyebar seperti saat ini. Telur lebih banyak dikonsumsi karena bisa didapatkan secara mudah dan pengolahannya gampang. Pengolahan dengan cara direbus lebih banyak dipilih karena dapat menghindarkan tubuh dari lemak.

    Baca juga : JengClean, Sabun Mandi Berbahan Dasar Jengkol, Kebayang Baunya Seperti Apa?

    Beberapa manfaat mengonsumsi telur rebus:
    Menyimpan nutrisi yang tinggi
    Selain asam amino, di dalam telur juga terdapat mineral dan vitamin. Selain itu, untuk menjaga sel-sel tubuh agar tetap sehat, telur dilengkapi dengan kolin, selenium, vitamin B12, fosfor serta antioksidan.
    Kalorinya rendah
    Meskipun telur mempunyai kandungan protein yang tinggi tapi kalori yang terdapat pada telur cukup rendah. Kandungan kalori pada sebutir telur hanya berkisar 78 saja. Bagi yang ingin mengurangi lemak tubuh, makan bagian putihnya saja.

    Baca juga : Babi Mutan dengan Wajah dan Rambut Mirip Manusia Gegerkan Venezuela
    Kesehatan otak terjaga
    Selain membantu fungsi metabolisme dan sistem saraf, telur rebus juga bermanfaat untuk kesehatan otak. Mineral dan vitamin yang terkandung bisa membantu kesehatan memori dan sel otak.
    Menurunkan berat badan
    Memakan telur rebus juga sangat membantu bagi yang sedang melakukan program diet. Banyak penelitian mengungkapkan bahwa dengan memakan telur rebus sebagai menu sarapan dapat membantu menurunkan berat badan sekitar 65 persen lebih baik dalam 8 minggu.
    Meningkatkan metabolisme tubuh

    Baca juga : Pemandangan Tak Biasa Saat Masjidil Haram Ditutup: Belasan Burung Putih ‘Tawaf’ Malam Jumat di Atas Ka’bah
    Telur dapat mendorong metabolisme dalam tubuh hingga 80-100 kalori karena mengandung protein yang digunakan oleh asam amino. Selain itu kandungan lemak tak jenuh ganda dan tunggal juga mampu mengurangi penyerapan kolesterol.
    Kandungan kolesterol yang baik
    Dengan mengonsumsi 2 butir telur setiap harinya maka akan meningkatkan kolesterol baik atau High Density Lipoprotein (HDL). Orang yang mempunyai kadar HDL tinggi dalam tubuhnya lebih rendah berisiko terkena penyakit jantung atau masalah kesehatan yang lain.

  • JengClean, Sabun Mandi Berbahan Dasar Jengkol, Kebayang Baunya Seperti Apa?

    JengClean, Sabun Mandi Berbahan Dasar Jengkol, Kebayang Baunya Seperti Apa?

    TIKTAK.ID – Meski digemari sebagian orang, jengkol menjadi salah satu makanan yang bagi kebanyakan orang tidak menggugah selera, karena aroma khas atau baunya yang tajam menusuk hidung.

    Tapi bagaimana jika jengkol malah dijadikan sabun untuk kecantikan? Seperti apa bau dan khasiatnya?

    Saat ini, sudah ada sabun kecantikan berbahan dasar jengkol yang dibuat oleh tiga mahasiswi cantik bernama Sifa Safisa Titanifa, Cynthia Maharani dan Yuni Sofiyanti. Ketiganya merupakan mahasiswi Prodi S1 Ilmu Manajemen, Universitas Dian Nuswantoro (Udinus), Semarang, Jawa Tengah.

    Baca juga: Pengajuan Kredit Ditolak, Bom Molotov Meledak

    Ketiga wanita cantik ini menghasilkan sabun kecantikan kulit yang mereka beri nama JengClean.

    Nama JengClean ini diambil dari nama sayuran itu sendiri yaitu “Jengkol” dan “Clean”.

    Di bawah payung CV Rumah Berkah Sejahtera, ketiganya terus mengembangkan inovasi.

    Alasan mereka memilih membuat sabut dari bahan utama jengkol, karena kandungannya yang ciamik.

    Buah mengandung karbohidrat sekitar 26 persen, sekitar 1,8 gram lemak, diperkaya oleh vitamin A dan B, pangan, fosfor, kalsium, dan zat besi.

    Selain itu, jengkol juga merupakan alternatif protein nabati yang cukup baik. Kandungan protein kasar dalam 100 gram buah jengkol diperkirakan sekitar 23,3 gram.

    Siapa sangka, ternyata semua kandungan tersebut, justru bisa mengencangkan dan menghaluskan kulit.

    Lalu bagaimana caranya agar produk ini tidak berbau menyengat layaknya bau buah asli jengkol yang tak disukai banyak orang? Agar tidak meninggalkan bau tak sedap, tiga mahasiswi kreatif ini menambahkan essential oil saat proses pembuatan.

    Baca juga: Panggang Uang Puluhan Juta di Microwave Demi Cegah Corona, Pria ini Gak Nyangka Begini Akibatnya

    Awalnya, produk ini dirintis saat tugas perkuliahan. Kini ketiganya sudah mendapatkan pundi-pundi uang. Tak main-main keuntungannya mencapai Rp20 juta per bulan. Bahkan sudah banyak reseller yang memasarkan produknya.

    Sabun mandi ini dijual dengan harga Rp20 ribu. Di samping sabun jengkol ini, mereka kini juga menjual sabun dari bahan dasar alga dengan harga Rp35 ribu.

    Gimana, penasaran dan tertarik pakai atau jadi reseller JengClean? Untuk pemesanan dan informasi lengkap, silakan klik https://jengcleandotink. wordpress.com.

  • Pengajuan Kredit Ditolak, Bom Molotov Meledak

    Pengajuan Kredit Ditolak, Bom Molotov Meledak

    TIKTAK.ID – Banyak cara yang mungkin dilakukan dan beragam ekspresi yang bisa muncul ketika seseorang merasa kecewa atas penolakan orang atau pihak lain. Namun apa yang dilakukan pria paruh baya ini sungguh di luar dugaan.

    Gara-gara merasa tidak terima pengajuan pinjaman kreditnya ditolak, pria ini melemparkan tiga bom molotov di Kantor BRI Unit Ampana, Kabupaten Tojo Una-una, Sulawesi Tengah, pada Minggu (15/3/20) pagi.

    Menurut keterangan Ajwir, petugas Satpam Bank BRI Ampana, ia sempat adu mulut dengan pelaku dan menahan pelaku yang hendak melakukan aksi pelemparan di dalam ruangan Bank BRI.

    Baca juga: Panggang Uang Puluhan Juta di Microwave Demi Cegah Corona, Pria ini Gak Nyangka Begini Akibatnya

    “Awalnya saya sementara menulis buku mutasi tiba-tiba datang seorang laki-laki menggunakan mobil pikap Daihatsu Gran Max warna Silver. Pas depan pintu pos Satpam saya menyapa dia tapi dia tanya, ‘Mana Pak Febry?’ Saya jawab tidak ada, hari ini libur,” kata Ajwir.

    Setelah melempar bom molotov, pelaku kemudian mengatakan kepada Ajwir agar tidak menyentuh dus setrika yang diletakkan di luar area parkir.

    “Jangan disentuh karena itu bom,” ujarnya.

    Sementara itu, menurut keterangan Kabid Humas Polda Sulteng, AKBP Didik Supranoto, diduga pelaku merupakan nasabah BRI unit Ampana karena ia sempat menanyakan Febry yang merupakan pegawai BRI Ampana bagian pelayanan pinjaman yang biasanya melayani nasabah.

    Baca juga: Disuntik Virus Corona dengan Imbalan Rp 63 Juta, Mau Coba?

    “Kejadian murni karena pinjaman kreditnya tidak dipenuhi secara maksimal oleh BRI dan tidak ada terkait kelompok MIT Poso,” katanya.

    Pelaku tambahnya diketahui berinisial T (60) yang tinggal di Malotong dan telah ditangkap pada Minggu (15/3/20) pagi, di Desa Kanyole depan rumah makan Amanah Kanyole, Kabupaten Tojo Una-una.

    “Pelemparan bom molotov menyebabkan Bank BRI unit Ampana terbakar,” ujarnya.

  • Babi Mutan dengan Wajah dan Rambut Mirip Manusia Gegerkan Venezuela

    Babi Mutan dengan Wajah dan Rambut Mirip Manusia Gegerkan Venezuela

    TIKTAK.ID – Unggahan video yang menunjukkan seorang lelaki di Venezuela, Amerika Selatan, tengah mengangkat seekor anak babi cacat yang memiliki mata, rambut dan wajah mirip manusia, mendadak viral dan mengegerkan warganet di media sosial.

    Video yang sempat menghebohkan warga di Distrik Quebrada Arriba, Negara Bagian Lara, Venezuela itu diunggah oleh petani yang terkejut, saat melihat anak babi yang baru lahir.

    Baca juga: ‘Wolverine’ Versi Indonesia yang Mendadak Viral di Media Sosial, Siapa Dia?

    Seperti diwartakan Daily Star, Selasa (10/3/20) dalam sebuah rekaman, seorang pria tak dikenal terlihat memegangi babi yang cacat itu dalam selimut sebelum mengangkatnya menghadap ke arah kamera.

    Kemudian seorang wanita di belakangnya berkata, “Umurnya lebih dari tiga jam,” dan kemudian menambahkan, “Rambutnya juga!”

    Tak seperti kelahiran mutan pada umumnya, babi mutan ini lahir normal. Ajaibnya, babi ini tidak mati lahir meskipun cacat.

    Masih belum jelas apa yang menyebabkan anak babi ini menjadi cacat.

    Tetapi di negara-negara Amerika Selatan lainnya telah dikaitkan dengan penggunaan pestisida yang berlebihan.

    Baca juga: Penemuan Hewan Misterius dengan Bentuk Tubuh Langka, Viral di Jagad Maya

    Video aneh itu telah menjadi viral di Venezuela dan menyebabkan kegemparan yang cukup besar.

    Setelah menonton klipnya, seorang pengguna media sosial mengatakan, “Ini jelas sebuah mutasi. Akan sangat mengerikan jika pihak berwenang tidak melihat apa yang terjadi pada genetika hewan tersebut. ”

    “Makanan sangat buruk di Venezuela sehingga bahkan hewan tidak memiliki cukup vitamin dan mineral untuk melahirkan keturunan yang sehat!” timpal warganet lainnya.