Tag: La Paz

  • Jaksa Agung Bolivia Perintahkan Polisi Tangkap Mantan Presiden Morales

    Jaksa Agung Bolivia Perintahkan Polisi Tangkap Mantan Presiden Morales

    TIKTAK.ID – Jaksa Agung Bolivia mengeluarkan perintah penangkapan mantan Presiden Bolivia Evo Morales yang saat ini berada di pengasingan di Argentina. Perintah penangkapan dikeluarkan Jaksa Agung setelah pemerintahan sementara Bolivia menuduh Morales melakukan penghasutan dan terorisme, seperti yang dilaporkan France24.

    Jaksa penuntut umum di La Paz, pada Rabu (18/12/19) menandatangani surat perintah penangkapan pria berusia 60 tahun itu, dan memerintahkan polisi membawanya ke pengadilan.
    Baca juga: Polisi Bolivia Paksa Demonstran Tinggalkan Peti Jenazah Rekan Mereka di Jalanan

    Morales meninggalkan Bolivia setelah pada Oktober lalu dipaksa mengundurkan diri oleh militer Bolivia. Morales kehilangan dukungan dari militer dan polisi setelah muncul tuduhan melakukan kecurangan dalam pemilu Bolivia yang dimenangkannya pada Oktober.

    Hasil audit Organisasi Negara-Negara Amerika (OAS) terhadap hasil pemilu yang memenangkan Morales, menyatakan menemukan bukti nyata kecurangan suara. Situasi ini semakin membuat Morales terpojok dan akhirnya mengambil langkah mundur dari jabatannya sebagai Presiden Bolivia.

    Pengunduran diri Morales memicu kerusuhan sipil di Bolivia, sebab para pendukung Morales yang sebagian besar adalah penduduk asli Bolivia menuduh Morales telah dikudeta.

    Baca juga: Upaya Pembunuhan Mantan Presiden Bolivia Evo Morales

    Halaman selanjutnya…

  • Polisi Bolivia Paksa Demonstran Tinggalkan Peti Jenazah Rekan Mereka di Jalanan

    Polisi Bolivia Paksa Demonstran Tinggalkan Peti Jenazah Rekan Mereka di Jalanan

    TIKTAK.ID – Polisi Bolivia menembakkan gas air mata kepada para demonstran yang tengah melayat. Demonstran membawa peti jenazah salah satu rekannya yang tewas akibat kekerasan polisi. Namun Polisi melarang demonstran melanjutkan perjalanan, meminta mereka bubar dan meninggalkan peti jenazahnya di jalan. Demikian dilaporkan Russian Today.

    Insiden itu terjadi di Ibu Kota Bolivia, La Paz, Kamis (21/11/19). Kala itu para peziarah dan demonstran akan menguburkan salah satu rekan mereka. Namun, pada aksi damai itu, jalan yang mereka harus lalui melewati rute dekat Istana kepresidenan, sehingga polisi menghalau mereka. Para demonstran merespons dengan meneriakkan “pembunuh!” kepada polisi. Sejumlah demonstran juga melempar polisi yang segera dibalas dengan tembakan gas air mata dan memaksa demonstran meninggalkan peti jenazah di jalanan.

    Baca juga: Upaya Pembunuhan Mantan Presiden Bolivia Evo Morales

    Peristiwa itu langsung ditanggapi dengan keras oleh mantan Presiden Bolivia, Evo Morales. Morales menuduh Pemerintah tak memiliki rasa hormat terhadap mereka yang meninggal.

    “Pemerintah de facto Anez tak menghormati orang mati dalam peti jenazah mereka, atau menghormati kerabat, wanita dan anak-anak yang berbaris dengan damai untuk menghormati kehidupan dan demokrasi,” kata Morales dalam sebuah twitnya pada Kamis (21/11/19).

    Pernyataan Morales itu ditujukan kepada “presiden sementara” Jeanine Anez. Ia adalah seorang senator oposisi yang menyatakan dirinya sebagai Pemimpin Bolivia, setelah Morales dipaksa mengundurkan diri oleh militer.

    Baca juga: Iran Sukses Jinakkan Kerusuhan Kurang dari 24 Jam

    Halaman selanjutnya…