Tag: instagram reels

  • Instagram Umumkan Fitur Link Affiliate di Reels

    Instagram Umumkan Fitur Link Affiliate di Reels

    TIKTAK.ID – Media sosial Instagram (IG) mengumumkan fitur baru yang membuat pengguna bisa menyisipkan tautan (link) produk berbasis komisi alias affiliate ke konten Reels. Pembaruan tersebut diumumkan langsung Head of Instagram, Adam Mosseri, melalui akun IG resminya @mosseri.

    “Anda kini bisa memakai tautan affiliasi dengan menandai (tagging) produk ke konten Reels dan mendapatkan komisi, bila ada pengguna lain yang berbelanja dari konten Anda,” ungkap Mosseri dalam sebuah unggahan, seperti dilansir Kompas.com.

    Menu tersebut bakal muncul sesaat sebelum pengguna mengunggah konten Reels Instagram. Tepat di bawah kolom takarir (caption) dan Tag People, akan muncul menu baru yang bertuliskan “Add Product”.

    Baca juga : Honor Rilis Watch GS 5, Punya Fitur Pemantauan Risiko Henti Jantung

    Kemudian saat diklik, pengguna dapat langsung menempelkan link produk yang muncul di video. Penggunaan tautan link tersebut bisa bertujuan memberi rekomendasi, hingga promosi produk.

    Tautan yang disematkan nanti bakal muncul tepat di atas nama profil dari konten Reels kreator. Link dengan ikon kantong belanja tersebut bisa diklik untuk mengantarkan pengguna ke situs belanja, tempat produk tersebut dibeli kreator.

    Namun masih belum diketahui kapan fitur ini akan disebar ke pengguna lebih luas, serta negara mana saja yang akan kebagian. Mosseri sendiri hanya memberikan petunjuk, kalau fitur ini akan digulirkan dalam beberapa minggu ke depan. Mengutip KompasTekno, Selasa (7/4/26) pagi, fitur ini belum tersedia di Indonesia, baik untuk versi Android maupun iOS.

    Baca juga : Honor Bakal Rilis HP Android Mirip iPhone 17 Pro

    Kehadiran fitur ini pun membawa angin segar dan membuka peluang cuan baru bagi pengguna Instagram. Seperti YouTube Shorts dan TikTok Shop, fitur baru di Instagram ini turut menawarkan cara kerja yang serupa.

    Kemampuan baru di Instagram ini juga memungkinkan pengguna untuk membuat konten Reels dengan format afiliasi. Lalu, produk yang digunakan atau masuk dalam konten bisa ditandai dengan menyematkan link produk. Kreator bisa memperoleh komisi dari setiap aktivitas penjualan yang berasal dari tautan tersebut.

    Akan tetapi, berbeda dari YouTube Shorts dan TikTok Shop, Instagram belum merinci syarat apa saja yang diperlukan untuk dapat menautkan link produk ke dalam konten.

  • Andalkan Kecerdasan Buatan ala TikTok, Instagram Reels Makin Diminati Pengguna

    Andalkan Kecerdasan Buatan ala TikTok, Instagram Reels Makin Diminati Pengguna

    TIKTAK.ID – Berdasarkan laporan keuangan Meta pada kuartal-III (Q3) 2023, saat ini Instagram (IG) Reels semakin diminati oleh pengguna IG. CEO Meta, Mark Zuckerberg menyampaikan laporan tersebut bersama Chief Financial Officer (CFO) Susan Li pada Rabu (26/4/23) waktu AS.

    Zuckerberg memaparkan bahwa waktu yang dihabiskan oleh pengguna dalam mengakses Instagram sudah tumbuh lebih dari 24 persen sejak perusahaan memperkenalkan fitur Reels pada 2019. Dia pun mengeklaim pertumbuhan tersebut tidak terlepas dari fitur rekomendasi konten yang mengandalkan teknologi kecerdasan buatan (AI/Artificial Intelligence).

    Fitur rekomendasi AI itu memiliki cara kerja yang mirip dengan TikTok. Untuk sedikit gambaran, sistem di dalam platform akan menyuguhkan konten Reels secara acak dari akun-akun yang tidak diikuti oleh pengguna.

    “Kami sangat bangga dengan apa yang kami lihat di Reels, karena dapat memberi kontribusi tambahan di dalam platform sejauh ini,” ungkap Li, seperti dilansir Kompas.com.

    Menurut Li, kebanyakan pengguna lebih berminat pada konten video berdurasi pendek. Dia mengatakan selama beberapa bulan terakhir ini, pihak perusahaan juga lebih banyak menyuguhkan konten Reels daripada konten jenis lain, seperti Feeds.

    “Kami melihat Reels yang berisikan konten yang dibagi ulang (sudah tumbuh) berlipat kali ganda selama enam bulan terakhir,” ucap Li.

    Meski begitu, Li tidak menjawab dengan tegas apakah pertumbuhan Facebook juga serupa dengan Reels. Pasalnya, Facebook sama-sama mengandalkan fitur rekomendasi dari AI. Li hanya menyebut rekomendasi berbasis AI yang dimiliki oleh Facebook tidak ditujukan untuk meningkatkan koneksi atau keterlibatan langsung di antara pengguna.

    Di sisi lain, walaupun Reels berhasil mengalami peningkatan positif, tapi pertumbuhan yang ada masih belum dapat memberi keuntungan yang signifikan terhadap perusahaan. Menurut laporan Meta, konten Reels sebetulnya “memakan” beberapa pendapatan dari jenis konten Instagram yang lain, seperti Instagram Stories dan unggahan di Feeds. Hal itu berarti Meta masih belum meraih keuntungan yang positif dari Reels.

    Li pun memprediksi untuk saat ini, posisi Reels bakal terus netral. Dia menjelaskan bahwa kondisi Reels akan berada di posisi aman, yakni tidak merugi, namun juga tidak menghasilkan banyak pendapatan di akhir 2023 hingga awal 2024.