Tag: Industri Musik

  • Bagikan Tips ‘Bersinar’ di Industri Musik, Maia Estianty: Suara Bagus Saja Tak Cukup

    Bagikan Tips ‘Bersinar’ di Industri Musik, Maia Estianty: Suara Bagus Saja Tak Cukup

    TIKTAK.ID – Musisi Maia Estianty merasa perlu membagikan beberapa resep bertahan di industri musik nasional kepada sejumlah penyanyi muda dan pendatang baru. Sebagai musikus yang jauh lebih senior, Maia mengaku tidak ingin karya mereka terhenti.

    Untuk itu, pentolan grup Duo Maia tersebut meminta para penyanyi muda untuk tak berpuas diri kala melahirkan lagu yang disukai banyak orang. Ia menjelaskan, memiliki lagu bagus harus dilakukan secara terus menerus oleh para penyanyi baru, sampai masyarakat menunggu-nunggu karya terbaru mereka.

    Maia menegaskan, memiliki modal suara bagus untuk penyanyi memang penting. Akan tetapi, ia mengingatkan bahwa modal suara bagus bukan segalanya. Pasalnya, kata Maia, ada kriteria pendukung lain yang bisa membuat para penyanyi pendatang baru dapat “bersinar”.

    Ia pun memaparkan beberapa tips bagi para penyanyi pendatang baru yang ingin kariernya “bersinar” di industri musik.

    “Jadilah diri sendiri. Belajar untuk percaya diri dan berbedalah saat kamu dilihat. Kemudian tetap mempunyai attitude yang baik, yang bagus,” ujar Maia melalui keterangan tertulis, seperti dilansir Liputan6.com di Jakarta, Minggu (15/11/20).

    Wanita berusia 44 tahun ini mengatakan, sebagai penyanyi, penting untuk memiliki sikap yang baik. Sebab, ia menilai hal itu akan sangat menentukan karier serta nasib baik di masa mendatang.

    “Karena attitude juga akan menentukan panjang atau tidaknya karier seseorang. Selain itu, tetap saja karakter vokal harus dikuatkan, dan rasanya juga,” tutur Maia.

    Maia membagikan sejumlah tips ini bukan tanpa alasan. Sebab, Maia menyatakan dalam beberapa tahun terakhir ini, dirinya ikut melahirkan generasi baru di industri musik melalui perannya sebagai juri ajang pencarian bakat, Indonesian Idol. Oleh sebab itu, wanita kelahiran Surabaya, 27 Januari ini merasa memiliki tanggung jawab untuk memberikan wejangan.

    “Yang pasti bahagia karena selalu dapat menemukan bintang-bintang idola baru untuk Indonesia. Semuanya berkesan karena ada saja bintang-bintang baru yang kita pilih dan tidak salah pilih tentunya, Alhamdulillah,” ucap Maia.

  • Ahmad Dhani Kritik Pedas Ma’ruf Amin yang Terkesan Latah Agung-agungkan Budaya K-Pop

    Ahmad Dhani Kritik Pedas Ma’ruf Amin yang Terkesan Latah Agung-agungkan Budaya K-Pop

    TIKTAK.ID – Pernyataan Wapres Ma’ruf Amin yang berharap budaya K-Pop dapat menginspirasi munculnya kreativitas anak muda Indonesia menuai kritik pedas dari Ahmad Dhani, musisi kawakan yang kini mulai serius terjun di dunia politik lewat Partai Gerindra.

    “Jadi, Pak Wapres kita memang tidak paham benar soal industri musik. Harusnya sebelum kasih statemen, diskusi dulu sama saya sebagai orang yang sangat paham industri musik,” kata Ahmad Dhani kepada wartawan, Minggu (20/9/20).

    Tegas membantah pernyataan Wapres, Ahmad Dhani menyebut musisi Indonesia jauh lebih berkualitas ketimbang artis K-Pop dan tentu lebih kreatif. Menurut Dhani, yang dibutuhkan musisi Indonesia saat ini justru dukungan dari Pemerintah.

    “Di Korea, disiapkan dana besar untuk memajukan musik nasional Korsel. Pemerintah Korsel serius untuk mengangkat industri musik Korsel menjadi masuk ke industri musik dunia,” ucap Ahmad Dhani.

    “Musisi Indonesia jauh lebih bermutu daripada Korsel, hanya saja selama ini belum ada presiden yang punya skill soal industri dunia,” sebut Dhani.

    Ahmad Dhani punya saran untuk Pemerintah terkait pengembangan musik. Dia berharap ada menteri yang mampu memahami seniman dan industri dunia.

    “Saran, untuk saat ini, cari menteri yang paham soal industri dunia. Seniman seperti pelaku industri pada umumnya. Butuh pemerintahan yang suportif,” kata Dhani.

    Sebelumnya, Wapres Ma’ruf menilai banyaknya produk Korea yang diproduksi di Indonesia dapat menjadi momentum pembelajaran bagi anak-anak bangsa untuk menciptakan produk berkualitas baik dan berdaya saing sehingga dalam jangka panjang diharapkan dapat mendorong proses industrialisasi Indonesia.

    Di sisi lain, Ma’ruf Amin melihat hubungan sosial budaya antara Korea dan Indonesia sekarang ini memiliki daya tarik yang tinggi bagi generasi Korea.

    Menurutnya, budaya Korea yang didiseminasi di Indonesia melalui K-Pop (musik pop Korea) dan K-Drama (film drama Korea) memiliki potensi meningkatkan kreativitas generasi muda Indonesia dalam membawa budaya RI “go international”.

    “Saat ini anak muda di berbagai pelosok Indonesia juga mulai mengenal artis K-Pop dan gemar menonton drama Korea. Maraknya budaya K-Pop diharapkan juga dapat menginspirasi munculnya kreativitas anak muda Indonesia dalam berkreasi dan mengenalkan keragaman budaya Indonesia ke luar negeri,” kata Ma’ruf Amin di acara Peringatan 100 Tahun Kedatangan Warga Korea di Indonesia melalui konferensi video seperti diunggah laman news.detik.com pada Minggu (20/9/20).