Tag: Bantuan Sembako

  • Risma Jadi Mensos, Pemerintah Kebut Bansos: Anak Usia Dini dan Ibu Hamil dalam Setahun Dapat 3 Juta, Lansia 2,4 Juta

    Risma Jadi Mensos, Pemerintah Kebut Bansos: Anak Usia Dini dan Ibu Hamil dalam Setahun Dapat 3 Juta, Lansia 2,4 Juta

    TIKTAK.ID – Bantuan dari Pemerintah diketahui terus dikucurkan sejak 4 Januari 2021. Terdapat tiga jenis bantuan sosial alias bansos sejak 4 Januari 2021. Melalui akun Instagram @kemensosri, Kementerian Sosial menyebut tiga bansos itu yakni bansos Program Keluarga Harapan (PKH), Program Kartu Sembako, dan bansos tunai.

    Lebih detailnya, PKH dengan anggaran Rp7,17 triliun akan disalurkan kepada 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Kemudian Program Kartu Sembako dengan anggaran sebesar Rp3,76 triliun untuk 18,8 juta KPM, serta program bansos tunai dengan anggaran Rp13,93 triliun untuk 10 juta KPM.

    “Pemerintah sudah menyiapkan anggaran pada tahun 2021 sebesar Rp110 triliun. Anggaran tersebut untuk program bantuan sosial bagi seluruh penerima di 34 provinsi di Indonesia. Bansos ini dalam rangka membantu masyarakat mengatasi dampak pandemi virus Corona (Covid-19), serta menggerakkan ekonomi nasional,” terang Kemensos, seperti dilansir CNBC Indonesia, Sabtu (9/1/21).

    Baca juga : Penasaran Siapa yang Danai Rizieq, Ade Armando Doakan Cepat Sembuh

    Berikut ini rincian tiga bansos yang disalurkan mulai Januari 2021:
    1. PKH
    Bansos ini akan disalurkan melalui empat tahap, yakni pada Januari, April, Juli, dan Oktober. PKH nantinya disalurkan melalui bank BUMN (BNI, BRI, Bank Mandiri, BTN).

    Besaran nilai bansos PKH yang diterima dalam satu tahun, yaitu untuk ibu hamil senilai Rp3 juta, anak usia dini senilai Rp3 juta, penyandang disabilitas berat senilai Rp2,4 juta, serta lansia 70 tahun ke atas senilai Rp2,4 juta.

    Selain itu, bansos juga akan diberikan kepada anak sekolah. Bagi yang duduk di bangku SD/MI/sederajat akan mendapatkan Rp900 ribu, SMP/MTs/sederajat mendapatkan Rp1,5 juta, dan pelajar SMA/MA/sederajat akan mendapatkan Rp2 juta.

    Baca juga : Dokter Tirta Jelaskan Kabar Dirinya Bakal Divaksin Bareng Jokowi

    2. Kartu Sembako
    Kartu Sembako atau yang juga disebut dengan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), bernilai sebesar Rp200 ribu/KPM/bulan. Bantuan akan disalurkan melalui bank-bank BUMN (BNI, BRI, Bank Mandiri, BTN), sejak Januari hingga Desember. Sedangkan proses pencairannya smelalui e-Warong terdekat.

    3. Bansos Tunai
    Nilai bantuan yang diterima setiap KPM pada program bansos tunai sebesar Rp300 ribu per bulan. Bantuan akan disalurkan melalui PT Pos Indonesia (Persero) selama 4 bulan, tepatnya pada Januari, Februari, Maret, dan April.

  • Empat Bulan Tidak Berkompetisi Akibat Covid-19, Atlet Tenis Meja Dapat Bantuan Sembako

    Empat Bulan Tidak Berkompetisi Akibat Covid-19, Atlet Tenis Meja Dapat Bantuan Sembako

    TIKTAK.ID – Pengurus kota (Pengkot) Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Jakarta Utara memberikan bantuan sembako kepada komunitas tenis meja, yang terkena dampak pandemi virus Corona (Covid-19). Bantuan tersebut diberikan untuk atlet dan para wasit.

    Diketahui para atlet dan wasit tersebut ikut terkena imbas pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia sejak Maret lalu. Pasalnya, sudah hampir 4 bulan mereka tidak berkompetisi.

    Sebanyak seratus lima puluh atlet dan wasit dari 25 Persatuan Tenis Meja (PTM) Jakarta Utara menerima bantuan berupa sembako. Bantuan tersebut merupakan salah satu bentuk perhatian, yang diharapkan dapat meringankan beban para atlet dan wasit selama pandemi Covid-19.

    Pemberian 150 paket bantuan diberikan melalui perwakilan atlet serta pelatih. Hal itu demi meminimalisir penularan virus Corona.

    “Bantuan ini merupakan kepedulian pengurus Pengkot PTMSI Jakarta Utara kepada 150 atlet dan wasit. Sebab, sudah hampir empat bulan mereka tidak melakukan kompetisi karena pademi Covid-19,” ujar Victor Pudjiadi, penasihat PB PTMSI yang juga penasihat Pengkot PTMSI Jakarta Utara, di GOR Sunter Jakarta Utara, seperti dilansir Liputan6.com, Minggu (21/6/20).

    Kemudian dalam sambutannya, Victor mengimbau di masa pandemi Covid-19 ini tetap tidak meninggalkan kewajiban seorang atlet untuk tetap berolahraga.

    “Meski di masa pandemi Covid-19, tidak ada alasan bagi seorang atlet untuk tidak berolahraga. Cukup di rumah dengan melakukan latihan-latihan ringan untuk menjaga kondisi agar tetap fit dan sehat,” tutur Victor.

    Sementara itu, Sekjen PB PTMSI Busman Zainuddin menjelaskan pemberian bantuan yang dilakukan oleh Pengkot PTMSI Jakarta Utara merupakan satu-satunya yang dilakukan oleh cabang olah raga tingkat kota.

    “Saya mengapresiasi kepedulian yang dilakukan oleh pengurus. Mudah-mudah ini dapat diikuti oleh Pengkot lain atau PTM, sehingga ajang ini bukan hanya sekadar kepedulian sesama. Selain itu, dapat menjadi ajang silaturahmi, serta menanamkan semangat juara di kalangan atlet tenis meja,” terang Busman.

    Di sisi lain, Ketua Pengkot Jakarta Utara Tatang Cahyono menyatakan dalam menyambut new normal atau masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi, pengurus telah melakukan berbagai upaya agar tenis meja di wilayah Jakarta Utara ini tetap eksis. Menurutnya, hal itu dengan melakukan permohonan tempat latihan bagi atlet.

    “Pengkot PTMSI Jakarta Utara mendapat fasilitas untuk menggunakan GOR Sunter dan GOR Tanjung Priok sebagai lokasi latihan,” kata Tatang.