Tag: Luar Angkasa

  • Song Joong Ki Muncul Lagi Bintangi Film ‘Space Sweepers’ Bertema Luar Angkasa

    Song Joong Ki Muncul Lagi Bintangi Film ‘Space Sweepers’ Bertema Luar Angkasa

    TIKTAK.ID – Song Joong Ki kembali ke layar lebar melalui film bertema luar angkasa “Space Sweepers”. Latar cerita di tahun 2092 kala Bumi hampir tidak dapat dihuni.

    Song Joong Ki memerankan awak pesawat bernama Spaceship Victory. Ia beserta awak lainnya hidup dari mengumpulkan sampah luar angkasa.

    Sesudah berhasil merampas satu pesawat luar angkasa yang hancur selama menuntaskan misi anyarnya, tim ini mendapati gadis kecil berusia 7 tahun dalam pesawat tersebut. Mereka pun akhirnya mengetahui gadis ini adalah sesosok robot mirip manusia yang sangat berbahaya.

    Berikut 7 fakta yang mewarnai film “Space Sweepers” yang bakal menjadi film original Netflix:

    1. Poster resmi baru diluncurkan
    Saat memperoleh keputusan final sebagai film original Netflix, “Space Sweepers” merilis poster resminya. Tampil dalam poster: Song Joong Ki sebagai Tae Ho, Kim Tae Ri sebagai Kapten Jang, Jin Sun Kyu sebagai Tiger Park, dan robot militer bernama Bubs yang diperankan oleh Yoo Hae Jin. Terdapat pesawat luar angkasa The Victory, galaksi, sampai planet-planet juga benda-benda rongsokan mengesankan kelompok pemburu luar angkasa.

    2. Space Sweepers ditulis 10 tahun yang lalu
    Sutradara Jo Sung Hee telah mulai menulis “Space Sweepers” sejak 2010 terinspirasi dari obrolan dengan seorang teman tentang bahaya dari sampah luar angkasa. Kemudian dia kemas cerita sekelompok orang yang menghimpun sampah-sampah luar angkasa itu dari sudut pandang orang Korea sebagai pemeran utama.

    3. Tiongkok turut investasi
    Jo Sung Hee butuh dana besar untuk menggarap film “Space Sweepers” meliputi kebutuhan kostum sampai efek visual yang berharga tinggi.

    Sang sutradara Jo memperoleh dukungan dari Huayi Tencent, perusahaan hiburan dari Tiongkok dengan pemberian investasi senilai USD 4,2 juta untuk membuat film ini. Total biaya produksi yang dihabiskan hingga “Space Sweepers” selesai menyentuh nilai USD 20,3 juta atau sekitar Rp299 miliar.

    4. Song Joong Ki bekerja sama lagi dengan sutradara Jo Sung Hee
    Film ini menjadi reuni bagi sutradara Jo Sung Hee dengan Song Joong Ki. Seperti diketahui, mereka telah pernah bekerja sama dalam film “A Werewolf Boy” yang sudah tayang pada 2012.

    5. Richard Armitage tampil perdana di film Korea
    Aktor Richard Armitage yang dikenal dalam adaptasi film trilogi “The Hobbit” turut menghiasi deretan pemeran bintang dalam “Space Sweepers” yang merupakan film perdana Richard Armitage garapan Korea Selatan.

    6. Terimbas Covid-19
    “Space Sweepers” menunda penayangan selama masa pandemi Covid-19. Mulanya, diagendakan tayang perdana pada musim panas 2020, lantas diundur lagi ke Agustus 2020, walau akhirnya ditunda lagi. Sampai diumumkan secara resmi bakal tayang eksklusif di Netflix dan dapat ditonton streaming pada 5 Februari 2021.

    7. Merambah Webtoon
    Cerita “Space Sweepers” lantas juga dikemas ke webtoon dan diluncurkan pada 26 Mei 2020 melalui laman webtoon Daum dan KakaoPage.

  • Astronaut NASA Berhasil Panen Lobak Pertamanya di Luar Angkasa

    Astronaut NASA Berhasil Panen Lobak Pertamanya di Luar Angkasa

    TIKTAK.ID – Astronaut Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA), Kate Rubins diketahui telah berhasil memanen lobak di luar angkasa. Lobak tersebut memang sengaja ditanam di Advanced Plant Habitat (APH) di atas Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Panen lobak yang dilabeli dengan Plant Habitat-02 (PH-02) dilakukan pada Senin (30/11/20) lalu.

    Ini merupakan pertama kalinya astronaut memanen lobak di ruang angkasa. Sebelumnya, para astronaut pernah menanam selada, kubis, mustard, dan kangkung. Tanaman-tanaman tersebut kemudian dikirim kembali ke Bumi untuk diteliti.

    Rubins lantas mengepak dan membungkus 20 tanaman lobak dengan kertas timah. Setelah itu, ia menempatkannya di kotak pendingin untuk perjalanan pulang ke Bumi pada 2021 dalam misi Layanan Pasokan Komersial ke-22 SpaceX.

    “Lobak termasuk jenis tanaman yang berbeda dibandingkan dengan sayuran hijau yang ditanam astronaut sebelumnya di stasiun luar angkasa, atau gandum kerdil yang merupakan tanaman pertama yang ditanam di APH,” ujar Manajer Program APH NASA di Kennedy Space Center, Nicole Dufour, seperti dikutip CNNIndonesia.com dari laman resmi NASA.

    NASA mengaku sengaja memilih lobak karena tanaman jenis ini dapat dipahami dengan baik oleh para ilmuwan. Lobak juga cepat dipanen, bahkan dapat mencapai kematangan hanya dalam waktu 27 hari.
    Selain itu, lobak bergizi dan dapat dimakan, serta secara genetik mirip dengan Arabidopsis yang merupakan tanaman berbunga kecil yang mirip kubis, dan sering dipelajari para peneliti dalam gaya berat mikro. Struktur percobaan ini pun akan memungkinkan NASA mengidentifikasi keseimbangan optimal antara perawatan dan pemberian asupan yang diperlukan untuk menghasilkan tanaman berkualitas.

    Menurut Dufour, hasil kali ini tidak seperti eksperimen sebelumnya di APH dan Vegetable Production System (Veggie) NASA. Ketika itu, mereka menumbuhkan tanaman hanya dengan menggunakan bahan tanah liat berpori, disertai tambahan pupuk pertumbuhan yang terurai perlahan.

    “Menanam berbagai tanaman dapat membantu kami menentukan tanaman mana yang tumbuh subur dalam gravitasi mikro, menawarkan variasi terbaik, dan keseimbangan nutrisi bagi astronaut dalam misi jangka panjang,” ucapnya.