Tag: Leicester City

  • Kalah dari Leicester, Liverpool Akui Tak Bisa Pertahankan Gelar Liga Inggris

    Kalah dari Leicester, Liverpool Akui Tak Bisa Pertahankan Gelar Liga Inggris

    TIKTAK.ID – Liverpool telah mengalami kekalahan dari Leicester City. Oleh sebab itu, “Si Merah” pun mengakui bahwa gelar Liga Inggris tak bisa dipertahankan, sehingga saat ini mereka ingin fokus untuk memperbaiki diri terlebih dahulu.

    Sebelumnya, Liverpool takluk dengan skor 1-3 dari Leicester City di King Power Stadium, Sabtu (13/2/21) malam WIB.

    Sebetulnya mereka sempat unggul lebih dulu lewat Mohamed Salah, namun Liverpool kebobolan tiga gol di penghujung laga.

    James Maddison telah menyamakan skor pada menit ke-78, kemudian disusul gol oleh Jamie Vardy di menit ke-81 dan Harvey Barnes di menit ke-85. Hasil tersebut lantas menahan sang juara bertahan di posisi empat dengan 40 poin dari 24 laga.

    Untuk diketahui, sekarang Liverpool sudah tertinggal sebanyak 10 poin dari Manchester City di puncak klasemen, yang baru bermain 22 kali. Man City sendiri akan menghadapi Tottenham Hotspur, pada Minggu (14/2/21) dini hari WIB.

    Jangankan bisa menyusul Man City, Liverpool bahkan mesti bersiap disalip oleh rival-rival terdekatnya. Liverpool akan menghadapi risiko disalip oleh Chelsea, West Ham United, hingga Everton.

    Sementara itu, Manajer Liverpool, Juergen Klopp mengungkapkan bahwa kini hampir tak mungkin timnya dapat menyusul Man City untuk mempertahankan gelar. Untuk itu, ia mengaku fokus Liverpool untuk saat ini yakni kembali ke jalur kemenangan, usai tiga kekalahan beruntun dan banyaknya kesalahan di lapangan.

    “Ya, jujur saja saya rasa kami tidak bisa menutup jaraknya pada musim ini. Kami masih harus memenangi pertandingan-pertandingan dan sebagian besar permainan kami hari ini sangatlah bagus,” jelas Juergen Klopp, seperti dikutip Detik.com dari Sky Sports.

    “Yang perlu kami coba hindari yaitu adanya kesalahan-kesalahan dan kesalahpahaman. Akan tetapi, pada dua situasi hari ini, kami tidak melakukan itu dan begitulah, mereka dibiarkan mencetak dua gol,” imbuh Juergen Klopp.

    “Hasil-hasil itu memang sangat berkaitan dengan performa. Meski begitu, kami sudah cukup bagus hari ini untuk memenangi pertandingan terlepas dari dua kesalahan jelang akhir laga,” sambung Juergen Klopp.

  • Kante Kembali dengan Performa Terbaik

    Kante Kembali dengan Performa Terbaik

    TIKTAK.ID – N’Golo Kante menunjukkan lagi bentuk permainan terbaiknya setelah menderita cedera di musim lalu. Ia bahkan hampir tidak tergantikan di Chelsea selama laga-laga awal di musim ini.

    Chelsea mencatatkan kemenangan telak dengan keunggulan skor 4-1 kala kedatangan tamu skuad Sheffield di Stamford Bridge dalam pekan ke-8 di ajang Liga Inggris, Minggu (8/11/20) dini hari.

    Tim berjuluk The Blues sempat tertinggal lebih dulu lantaran gol torehan David McGoldrick. Mereka lantas menggeliat melalui gol yang dicatatkan oleh Tammy Abraham, Ben Chilwell, Thiago Silva, dan Timo Werner.

    Selama adu strategi, pelatih utama Chelsea, Frank Lampard sekali lagi menerjunkan Kante selama 90 menit. Pemain dari Prancis itu di musim ini perannya hampir bisa dikatakan tidak tergantikan pada lini tengah Chelsea selama ajang Liga Inggris.

    Jika dihitung, delapan laga yang dilakoni Chelsea, Kante cuma sekali diganti Lampard yakni pada laga menghadapi Crystal Palace. Saat itu, Kante yang merumput sekitar 83 menit digantikan oleh Mateo Kovacic itu pun lantaran cedera.

    Konsistensi performa gelandang 29 tahun ini relatif terjaga sampai duel kontra The Blades.

    Sebagaimana dilansir WhoScored, Kante terhitung mempunyai persentase umpan akurat mencapai 91 persen, memberikan lima upaya tekel yang seluruhnya sukses serta dua kali intersep di laga ini.

    Performa bagusnya selama laga-laga di awal musim ini memperlihatkan bahwa Kante telah pulih dari cedera yang sempat menghambat kariernya di musim lalu.

    Mantan gelandang yang pernah memperkuat Leicester City ini hanya tampil dalam 22 laga Liga Inggris pada musim lalu lantaran beragam cedera pada engkel, hamstring sampai otot.

    Lampard menekankan bahwa Kante kembali fit tidak luput dari kebijakan yang ditetapkannya sehingga mengatur pola latihan serta gaya permainan pria kelahiran Paris ini. Ia turut senang Kante dapat pulih ke performa terbaik di samping perannya sangat krusial bagi tim London Biru.

    “Saya sudah membuat langkah besar guna mencoba serta mengelola latihan dan permainannya. Kami harus memastikan dia senantiasa fit dan dapat dimainkan dalam pertandingan,” terang Lampard seperti dilansir dalam situs resmi Chelsea.

    “Dia memperlihatkan dalam beberapa waktu terakhir, dia adalah N’Golo Kante. Kontribusinya luar biasa, dan dapat memainkan bermacam posisi di lini tengah. Dia memiliki energi yang luar biasa disertai kemampuan apik merebut bola.”

    “Ia juga memiliki kemampuan dalam menguasai bola. Hal Itu yang kerap diremehkan darinya,” imbuh Lampard.

  • Manchester City Kalah Telak, Mantan Pemain Sarankan Hal ini ke Pep Guardiola

    Manchester City Kalah Telak, Mantan Pemain Sarankan Hal ini ke Pep Guardiola

    TIKTAK.ID – Tanpa diduga, Manchester City kalah telak dari Leicester City dengan skor 2-5. Ada apa dengan The Citizens?

    Sebelumnya, laga Manchester City vs Leicester City dalam lanjutan Liga Inggris berlangsung di Etihad Stadium pada Minggu (27/9/20) malam WIB. Dalam pertandingan itu, Leicester berhasil membantai tuan rumah dengan skor 5-2.

    Diketahui gol-gol Leicester city dicetak oleh hat-trick Jamie Vardy (dua golnya penalti), James Maddison, dan penalti juga dari Tielemans. Manchester City hanya bisa mencetak gol melalui Riyad Mahrez dan Nathan Ake.

    Sebenarnya, Manchester City masih lebih unggul dalam penguasaan bola dengan statistik mencapai 70 persen berbanding 30 persen. Kevin De Bruyne dkk pun mampu melepas total 16 tembakan.

    Meski begitu, dari 16 tembakan hanya lima yang mengarah ke gawang. Sebaliknya, Leicester City berhasil melepas tujuh tembakan dan seluruhnya mengarah ke gawang.

    Man City sempat unggul berkat gol cantik dari Riyad Mahrez pada menit keempat. Setelah itu The Citizens justru terpuruk dan kalah 2-5 di kandang sendiri.

    Mengutip CNNIndonesia.com, Jamie Vardy berhasil mencetak gol pertama pada menit ke-37 dari titik putih. Usai mencetak gol backheel dari skema open play pada menit ke-54, Vardy kemudian mencetak gol lagi dari titik 11 meter pada menit ke-58.

    Merespons hal itu, mantan pemain Manchester City, Micah Richards mengaku aneh melihat performa Manchester City. Ia menilai City cuma ingin menang penguasaan bola saja.

    “Manchester City baru saja menjadi tim yang berbasis penguasaan bola,” ujar Micah Richards, seperti dikutip Detik.com dari Sky Sports.

    “Tak ada serangan yang berbahaya,” imbuh Micah Richards.

    Micah Richards yang sempat mengemas dua titel Premier League bersama Manchester City itu mengatakan lini pertahanan The Citizens menjadi kelemahan yang utama, dari gelandang bertahan sampai ke barisan bek.

    “Berapa kali hal itu harus terjadi sebelum City mampu memperbaikinya? Semua orang membicarakan pertahanan mereka. Hal itu berantakan dan memalukan,” ucap Micah Richards.

    Tak ayal, lima gol pun sampai bersarang ke gawang City. Micah Richards menilai pekerjaan rumah yang besar bagi manajer Pep Guardiola untuk buru-buru membenahi lini pertahanan tersebut.

    “Manchester City lemah pertahanannya. Sangat lemah,” tutur Richards yang bermain sebanyak 246 kali untuk Man City dari tahun 2006 sampai tahun 2014.

  • Bek Leicester yang Jadi Rebutan Barcelona dan Manchester United, Siapa Dia?

    Bek Leicester yang Jadi Rebutan Barcelona dan Manchester United, Siapa Dia?

    TIKTAK.ID – Belakangan ini, nama bek Leicester City, Ricardo Pereira tengah menjadi sorotan dalam dunia sepakbola. Hal ini karena sang pemain tengah menjadi salah satu properti yang banyak diincar sejumlah klub pada bursa transfer musim dingin ini. Bahkan, Manchester United dan Barcelona harus bersaing ketat agar bisa mendapatkannya.

    Seperti diketahui, Leicester City mendatangkan Ricardo Pereira dari FC Porto dengan banderol 25 juta Euro pada musim panas tahun 2018. Selama ini, penampilan Ricardo Pereira terus menanjak dan performanya dinilai super impresif.

    Baca juga: Demi Dapatkan Paul Pogba, Juventus Rela Serahkan Adrien Rabiot ke MU

    Pada musim pertamanya Pereira tampil sebanyak 37 kali pertandingan di semua kompetisi. Lalu, pada musim ini ia tampil sebanyak 22 kali pertandingan dengan mencatatkan 4 gol bagi klubnya.

    Performa yang menawan dari pemain berusia 26 tahun tersebut membuat Manchester United tertarik untuk memboyongnya. Bahkan Ole Gunnar Solskjaer menjadikan namanya sebagai prioritas pada bursa transfer musim dingin awal tahun ini.

    Halaman selanjutnya…