Tag: Jemaah Umrah

  • Tawkeel, Aplikasi Buatan Start Up Arab Saudi untuk Badal Umrah

    Tawkeel, Aplikasi Buatan Start Up Arab Saudi untuk Badal Umrah

    TIKTAK.ID – Beberapa lembaga menyediakan layanan badal umrah dan haji untuk masyarakat yang memerlukan jasa tersebut. Lembaga itu pun menjalankan praktik peribadatan umrah dan haji seorang jemaah yang dibadalkan atau diwakilkan.

    Badal umrah atau haji yakni menggantikan ibadah umrah atau haji seseorang saat ia berhalangan untuk melakukannya. Secara bahasa, makna badal adalah mengganti, mengubah, atau menukar, sehingga badal umrah atau badal haji berarti diwakilkannya pelaksanaan ibadah umrah atau haji oleh orang lain.

    Badal umrah atau haji bisa dilakukan dengan syarat orang yang membadalkan sudah pernah menjalankan ibadah umrah atau haji, serta orang yang dibadalkan sudah uzur, baik karena sakit, renta/lansia, atau wafat.

    Sebuah startup asal Arab Saudi bernama Tawkeel Company for Commercial Services rupanya membuat sebuah aplikasi bernama Tawkeel. Aplikasi ini bertujuan membantu umat Islam di seluruh dunia supaya bisa mendelegasikan ritual umrah untuk dilakukan oleh orang lain atas nama mereka.

    Aplikasi Tawkeel termasuk salah satu teknologi terbaru yang mulanya dipamerkan di perhelatan Hajj Expo 2023, yang digelar Pemerintah Kerajaan Arab Saudi awal tahun ini di Jeddah Superdome.

    “Kami menawarkan badal umrah bagi orang-orang yang punya keterbatasan atau tidak dapat melakukan perjalanan, lantaran alasan keuangan atau untuk seseorang yang sangat dekat dengan mereka yang meninggal dunia,” ungkap juru bicara Tawkeel Company for Commercial Services, seperti dikutip detik.com dari The National News, pada Senin (19/6/23).

    Tawkeel pun memungkinkan pengguna untuk melacak orang yang melakukan ritual umrah lewat aplikasi tersebut.

    “Mereka (pengguna) bisa meminta mereka (pelaku ritual) untuk melafalkan doa-doa tertentu atau melacaknya di aplikasi,” tutur Tawkeel.

    Sebenarnya memakai aplikasi ini sama seperti kita menggunakan jasa badal umrah tradisional. Kita meminta seseorang yang kompeten baik secara fisik maupun keilmuan (mengetahui tata cara dan doa-doa ibadah umrah) untuk melakukan umrah sesuai dengan permintaan kita, lalu membayar sejumlah uang untuk jasa tersebut.

    Namun jika melalui Tawkeel, pengguna dapat memilih sendiri orang yang akan melakukan badal umrah. Selain itu, pengguna juga bisa melacak tahapan pergerakan orang tersebut dari awal hingga selesai menjalani prosesi ibadah.

  • Saudi Minta RI Segera Pulangkan Jemaah Umrah ‘Overstay’, Termasuk Habib Rizieq?

    Saudi Minta RI Segera Pulangkan Jemaah Umrah ‘Overstay’, Termasuk Habib Rizieq?

    TIKTAK.ID – Kerajaan Arab Saudi mengampuni jemaah umrah asal Indonesia yang overstay atau melebihi batas akhir visa. Saudi kemudian meminta Pemerintah RI menjemput mereka. Namun, permintaan Saudi tersebut hanya terbatas untuk jemaah umrah yang overstay tahun 1441 Hijriah, sehingga Habib Rizieq tidak termasuk di dalamnya.

    “Kedubes dengan hormat memohon Kemlu RI untuk memfasilitasi kepulangan jemaah umrah Indonesia tahun 1441 H, serta menyampaikan bahwa mereka telah dibebaskan dari segala implikasi hukum, denda yang ditentukan, dan dari perekaman sidik jari. Dimohon untuk menyediakan moda transportasi mereka kembali ke Indonesia,” demikian bunyi surat Kedutaan Besar Kerajaan Arab Saudi di Jakarta, yang bertanggal 24 Maret 2020.

    Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah mengimbau seluruh WNI jemaah umrah yang masuk pada periode umrah tersebut untuk mendaftarkan diri melalui situs https://eservices.haj.gov.sa dengan batas waktu pendaftaran pada hari Sabtu, 4 Syaban 1441 H bertepatan dengan 28 Maret 2020. Fasilitas itu hanya berlaku bagi WNI dengan visa umrah, tidak termasuk visa ziarah dan visa turis.

    Baca juga : Viral! Ternyata Begini Isi Surat Terima Kasih Anies untuk Tenaga Medis yang Bikin Nangis

    Adapun langkah pendaftarannya, Jemaah dapat membuka situs https://eservices.haj.gov.sa/, pilih tab “Overstayed registrations for Mutamers season 1441 H “. Setelah itu mengisi kolom kewarganegaraan, nomor paspor, kota keberangkatan (Jeddah/Madinah), dan nomor HP lokal di Arab Saudi.

    Mengutip Vivanews.com, Arab Saudi akan menyediakan pesawat penerbangan ke Indonesia dan pembebasan denda keimigrasian bagi jemaah umrah yang telah terdata. Jemaah akan mendapat notifikasi waktu dan jadwal penerbangan melalui nomor HP yang didaftarkan.

    Halaman selanjutnya…