Tag: aplikasi navigasi

  • 5 Fitur Tersembunyi Google Maps

    5 Fitur Tersembunyi Google Maps

    TIKTAK.ID – Google Maps menjadi salah satu alat navigasi dan banyak digunakan masyarakat dunia. Akan tetapi, ternyata masih banyak fitur tersembunyi yang mungkin jarang diketahui.

    Seperti dilansir Okezone.com, berikut ini 5 fitur tersembunyi Google Maps yang belum banyak diketahui.

    1. Mengukur Jarak
      Mengetahui seberapa jauh jarak antara tempat satu dengan tempat lain akan sangat berguna. Apalagi bila kalian sedang merencanakan perjalanan yang jauh. Fitur tersebut pun tersedia di Google Maps.

    Google Maps memiliki fitur pengukuran bawaan, yang bisa diakses melalui desktop dan seluler. Pengguna dapat memilih lokasi, baik dengan mengklik kanan pada desktop atau menekan lama pada ponsel untuk menjatuhkan pin, dan pilih ukur Jarak.

    Pilih tempat lain di peta dan Google bakal memberi tahu seberapa jauh jarak kedua tempat itu. Pengguna juga bisa menambahkan lebih banyak tempat untuk diukur dari sana.

    1. Menambahakan Tujuan Penghentian
      Dengan adanya fitur ini, pengguna dapat menambahkan rute penghentian lebih dari satu rute. Caranya, Anda bisa memilih tujuan pertama dan klik tiga titik yang muncul di sudut kanan atas pada ponsel. Kemudian pilih “Tambah perhentian” dari menu dan pilih tujuan kedua.
    2. Jalan-jalan ke Masa Lalu
      Salah satu fitur menarik pada Google Maps yakni Google Street View. Melalui fitur ini, pengguna dapat melihat jalan dari belahan bumi mana saja. Tidak hanya itu, Google menambahkan fitur yang cukup rapi dalam Street View, sehingga memungkinkan pengguna kembali ke masa lalu untuk melihat bagaimana jalan atau tempat itu terlihat.

    Pengguna bisa memilih lokasi Street View dan titik di kanan atas, lalu klik tanggal. Street View bakal menampilkan rentang, mulai tahun 2008 hingga sekarang, yang tersedia untuk lokasi tersebut.

    1. Navigasi Penyamaran
      Jika Anda ingin pergi ke suatu tempat tanpa sepengetahuan Google Maps, ketuk ikon pengguna di sudut kanan atas pada aplikasi seluler, dan pilih “Aktifkan mode penyamaran”. Dengan begitu, akan mencegah tempat tersebut muncul dalam pencarian terakhir. Bila sudah selesai, navigasikan ke menu yang sama dan matikan mode penyamaran.
    2. Membuat Peta Sendiri
      Jika Anda mengunjungi kota baru dan Ingin menyimpan beberapa tempat makan siang yang lezat, bisa membuat katalog tempat, yang dapat dimanfaatkan di kemudian hari. Anda hanya perlu klik tiga garis di kiri atas desktop dan pilih Tempat Anda > Peta > Buat Peta. Selanjutnya Anda bisa membuat penanda, menambahkan arah, rute, dan mengukur jarak.
  • Google Maps Tawarkan Navigasi Ramah Lingkungan

    Google Maps Tawarkan Navigasi Ramah Lingkungan

    TIKTAK.ID – Google Maps diketahui memiliki fitur ramah lingkungan yang bisa berguna bagi para penggunanya. Fitur ramah lingkungan ini mungkin tidak banyak diketahui semua pengguna Maps.

    Sebelumnya, pada awal 2021, Google sempat mengatakan bahwa pihaknya tengah berupaya meningkatkan aplikasi Google Maps demi menawarkan opsi navigasi yang ramah lingkungan. Tidak lama setelahnya, fitur tersebut telah secara resmi tersedia untuk pengguna Google Maps Android dan iOS di seluruh Amerika Serikat (AS). Kemudian pada 2022, fitur ini akan hadir di Eropa.

    Dengan adanya fitur ini, setiap kali Anda mengetik di lokasi yang dituju, maka Google Maps bakal memberi rute tercepat dan paling hemat bahan bakar. Selain itu, Anda juga akan memperoleh perbedaan relatif dalam penghematan bahan bakar dan perkiraan waktu kedatangan (ETA).

    Lebih lanjut, saat rute tercepat dan yang paling hemat bahan bakar memiliki ETA yang sama, maka Google Maps akan menggunakan default untuk membatasi emisi karbon. Sehubungan dengan itu, akan ada pengaturan baru di aplikasi yang memaksa untuk selalu default ke opsi tercepat.

    Raksasa pencarian ini menunjukkan rute lebih cepat bisa lebih hemat bahan bakar.

    Google lantas menyebut fitur ini “berpotensi mencegah lebih dari satu juta ton emisi karbon per tahun—dan hal itu setara dengan menghilangkan lebih dari 200.000 mobil dari jalan”. Namun apa yang lebih baik daripada emisi karbon yang lebih sedikit? Jawabannya yaitu tidak ada emisi karbon.

    Sebagai pengakuan atas itu, Google mengaku punya rencana mengintegrasikan dengan yang disebut mode “Navigasi Ringan”. Navigasi Ringan tersebut merupakan mode baru yang memungkinkan pengendara sepeda bernavigasi tanpa memasuki antarmuka belokan demi belokan.

    Google mengklaim sudah memperoleh umpan balik dari pengendara sepeda motor yang menyatakan kalau mereka “tidak ingin memasuki navigasi belokan demi belokan ketika sedang berkendara, karena ponsel mereka biasanya tersimpan di sebagian besar perjalanan mereka”.