Tag: anggota DPD RI

  • Disentil Fadli Zon, Mahfud MD Malah Tertawakan Balik, Soal Apa Sih?

    Disentil Fadli Zon, Mahfud MD Malah Tertawakan Balik, Soal Apa Sih?

    TIKTAK.ID – Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menertawakan anggota DPR RI Fadli Zon melalui cuitan di akun Twitternya, Minggu (31/5/20).

    Postingan Mahfud itu menanggapi cuitan @fadlizon yang mengunggah berita pernyataannya berjudul “Mahfud Singgung RUU HIP, Fadli: Hari Gini Masih Bicara Haluan Ideologi Pancasila”.

    “Hahaha. Bung Fadli, yang usul RUU HIP itu lembaga Anda. DPR yang mengusulkan, termasuk Gerindra. Bukan Pemerintah,” tulis @mohmahfudmd, seperti dilansir JPNN.com.

    Baca juga : Pamit ke Warga Surabaya, Risma Sampaikan Pesan dan Harapannya Lewat Medsos

    Perlu diketahui, keberadaan RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) kini memang jadi sorotan publik pasca disahkan menjadi RUU inisiatif Dewan pada rapat paripurna 12 Mei 2020 lalu. Sebab, RUU tersebut tidak mencantumkan TAP MPRS Nomor: XXV Tahun 1966 tentang pembubaran dan pelarangan PKI di Indonesia.

    “Jika Anda keberatan hari gini masih bicara haluan ideologi, seharusnya Anda yang ada di DPR menolak RUU itu disahkan untuk dijadikan usul inisiatif DPR. Selamat hari raya idul fitri ya,” lanjut Guru Besar Hukum Tata Negara tersebut.

    Sejumlah warganet pun lantas memuji cuitan Mahfud.

    Baca juga : Konflik Terbuka dan Cekcok Panas Risma-Khofifah Saat Korban Corona di Jatim Terus Bertambah

    “Good Job, Pak @mohmahfudmd. @fadlizon kena KICK MAHFUD!” kata salah satu warganet.

    Meski begitu, Mahfud buru-buru mengklarifikasi bahwa dirinya tidak bermaksud demikian terhadap Fadli Zon. Pria asal Sampang, Madura itu menjelaskan, saat webinar dengan rektor-rektor UIN kemarin, ada yang resah karena ada RUU HIP.

    “Saya bilang, kita akan mengawal agar RUU HIP tidak membuka pintu bagi Komunisme. Eh Fadli Zon menyoal RUU HIP itu, maka saya bilang, loh RUU itu usul DPR, dia kan ada di DPR,” terang Mahfud.

    Baca juga : Kurva Tak Turun, Target Jokowi Indonesia Bebas Corona Mei 2020 Kandas

    Sebelumnya, Fadli Zon sempat menyindir sikap Mahfud yang menyinggung dan mendorong RUU HIP. Fadli menilai dalam situasi dan kondisi saat ini, RUU HIP tidak penting untuk dibahas apalagi disahkan sebagai Undang-Undang.

    “Ini RUU yang sama sekali tidak penting, hari gini masih bicara Haluan Ideologi Pancasila. Memang apa urgensinya? Yang mau berkhianat pada Pancasila ya Komunisme,” ucap Fadli Zon menanggapi cuitan Mahfud MD di akun twitternya, Minggu (31/5/20).

  • Fahira Minta Maaf Cuitannya Soal Corona Dicap Sebar Hoaks, Gun Romli: Dulu Ahok Minta Maaf Tapi Kasusnya Tetap Lanjut

    Fahira Minta Maaf Cuitannya Soal Corona Dicap Sebar Hoaks, Gun Romli: Dulu Ahok Minta Maaf Tapi Kasusnya Tetap Lanjut

    TIKTAK.ID – Politisi PSI Guntur Romli angkat bicara perihal anggota DPD RI Fahira Idris yang meminta maaf usai kasus hoaks virus Corona dilaporkan ke polisi. Guntur membandingkan kasus tersebut dengan kasus yang dialami oleh Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok di masa lalu.

    Guntur menyampaikan hal tersebut melalui akun Twitter miliknya @gunromli.

    Fahira Idris dilaporkan ke pihak kepolisian usai membuat kicauan kasus virus Corona di Indonesia yang sempat menimbulkan kegaduhan.

    Beberapa saat kemudian, ia menyampaikan permohonan maaf dan mengakui tak bermaksud menebarkan keresahan di tengah publik.

    Lantas, Guntur membandingkan kasus Fahira tersebut dengan Ahok. Saat Ahok terlibat kasus penistaan agama, Ahok juga telah menyampaikan permohonan maaf.

    Baca juga: Cawagub DKI dari PKS, Calon Wakil Anies tapi Rasa Ahok

    Meski sudah minta maaf di depan khalayak, proses peradilan tetap berlanjut. Kata maaf tersebut tak berarti menghentikan kasus yang telah dibawa ke ranah hukum.

    “Ahok dulu minta maaf tapi kasusnya tetap lanjut,” ujar Guntur seperti dikutip Suara.com, Sabtu (7/3/20).

    Guntur minta agar pihak kepolisian tak tebang pilih dalam menangani kasus. Kasus hoaks virus Corona yang dituduhkan ke Fahira harus diselesaikan secara hukum.

    Ia pun menyoroti langkah polisi yang sudah menangkap seorang pria penyebar hoaks virus Corona di Bandara Soekarno Hatta, tapi tak segera menangkap Fahira.

    “Sebar hoaks virus Corona masuk Bandara Soetta, pria ini ditangkap polisi. Nah, ini ditangkap, bagaimana dengan Fahira Idris? Jangan tebang pilih, itu bikin geregetan, makanya ada tagar #TangkapFahiraIdris kan? Ayo polisi!” tulisnya di akun Twitter @GunRomli.

    Halaman selanjutnya…